Showing posts with label Teknik Kontrol Pikiran: Kontrol Informasi. Show all posts
Showing posts with label Teknik Kontrol Pikiran: Kontrol Informasi. Show all posts

Apakah Budak Setia Bijaksana Satu-satunya Sumber yang Bisa Dipercaya?

apakah budak setia dan bijaksana satu-satunya sumber yang bisa dipercaya
Apakah Budak Setia dan Bijaksana Satu-satunya Sumber
yang Bisa Dipercaya?
MAJALAH MENARA PENGAWAL edisi pelajaran April 2018 (di sini) dalam artikel “Pertanyaan Pembaca” membahas hal yang menarik berjudul “Mengapa publikasi Saksi-Saksi Yehuwa tidak boleh dipasang di situs web pribadi atau media sosial?” yang pada intinya para Saksi Yehuwa tidaklah diperbolehkan untuk meng-copy dan memasang publikasi jw.org di situs web lain atau media sosial pribai. Di akhir artikel tersebut, setiap Saksi Yehuwa disarankan untuk mengarahkan setiap peminat kepada situs resmi jw.org karena seperti yang dinyatakan dalam majalah tersebut yaitu “”budak yang setia dan bijaksana” yang ditugaskan oleh Yehuwa untuk menyediakan makanan rohani” (di sini).

Sekarang kita lihat kutipan tersebut biar lebih jelas:

Penyesatan Saksi Yehuwa: Hoaks Kebangkitan Tubuh Orang Kristen

penyesatan saksi yehuwa yang mengajarkan bahwa orang kristen tinggal di surga dengan tubuh manusia
Penyesatan Saksi Yehuwa: Tubuh Manusia dan Kebangkitan
APAKAH TUJUAN ORGANISASI Saksi Yehuwa menyebarkan hoaks yang memfitnah doktrin-doktrin Kristen seolah-olah tidak berdasarkan Alkitab dan mengajarkannya kepada pengikutnya, misalnya saja dengan sengaja mencampur-adukkan antara ajaran Modalisme dengan Trinitas (baca di sini) dan Triterisme vs Tritunggal (baca di sini)? Alasan pertama, untuk meyakinkan para pengikutnya bahwa ajaran denominasi Kristen tidak berdasarkan Alkitab sehingga kerapkali menjadi bahan topik olok-olokkan di kalangan para Saksi sendiri. Padahal para Saksi-lah yang tidak menyadari dirinya telah terkecoh dan tertipu oleh propaganda organisasinya sendiri yang dipercaya memberitakan kebenaran. Padahal yang dipercayanya sebenarnya hanyalah sebuah hoaks. 

Hoax Saksi Yehuwa Diyakini Sebagai Kebenaran

majalah menara pengawal terbitan saksi yehuwa merupakan berita hoax
Penyembahan Berhala Modern: Organisasi Yehuwa
DI ZAMAN INI tidak mudah untuk mengetahui dan membedakan antara hoax dengan berita informasi yang benar. Sama sulitnya membedakan siapakah orang-orang yang murni, tulus dalam pekerjaan Tuhan dan siapakah orang-orang munafik yang sebenarnya memakai kedok rohani atau agama agar terlihat seolah-olah melakukan kehendak Allah Yehuwa padahal maksud tujuan sebenarnya bersifat manipulatif yaitu menggunakan (baca mencatut) nama Tuhan agar dapat memanfaatkan dan memanipulasi orang lain demi kepentingannya.

Menurut saya, menangkal berita hoaks yang digunakan untuk memanipulasi orang agar tertipu adalah dengan mengamati apa yang diklaimnya dan membandingkan dengan fakta yang sebenarnya terjadi.

Perbedaan Pendidikan Dengan Propaganda

perbedaan propaganda dengan pendidikan saksi yehuwa untuk menjerat orang menjadi anggotanya
Perbedaan Pendidikan dengan Propaganda
SALAH SATU CIRI-ciri sebuah kultus berkedok agama Kristen adalah pemanfaatan propaganda informasi yaitu rangkaian pesan yang dibuat sedemikian rupa untuk tujuan mempengaruhi pendapat atau kelakuan sekelompok masyarakat tertentu. Silahkan baca Ciri Kultus: Menggunakan Propaganda Informasi untuk mengetahui bagaimana cara organisasi Saksi Yehuwa menggunakan propaganda informasi.

Sebagai propagandist ulung, organisasi Saksi Yehuwa dalam publikasinya Sedarlah! 22/8/1978 hlm. 3-4 memberikan pelajaran yang berharga tentang propaganda untuk dapat dipelajari oleh para pembacanya. Majalah Sedarlah! mengatakan:

Bukti Propaganda dan Kemunafikan Saksi Yehuwa: Situs JW.ORG

menyingkap propaganda kemunafikan badan pimpinan agama saksi yehuwa
Menyingkap Kemunafikan Situs Resmi Saksi Yehuwa: JW.ORG
KETIKA YESUS KRISTUS hidup di dunia, Ia banyak mengecam ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi sebagai orang-orang munafik (Mat. 23:13). Yesus mengecam kemunafikan mereka lebih keras dibandingkan dengan kecaman-Nya terhadap sikap dan tindakan mereka yang menolak-Nya, mencobai-Nya dan bahkan ingin membunuh-Nya. Mengapa demikian? Sebab, kemunafikan itu sungguh berbahaya.

Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan kata “munafik” sebagai sikap “berpura-pura percaya atau setia dan sebagainya kepada agama dan sebagainya, tetapi sebenarnya dalam hatinya tidak; suka (selalu) mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan perbuatannya; bermuka dua”. Jadi di dalam kemunafikan selalu ada kepura-puraan, tipu muslihat dan kelicikan. Dengan demikian, sikap munafik itu menghambat dan menghalangi orang lain untuk melihat dan menemukan kebenaran. Dalam artikel kali ini saya akan Menyingkap Propaganda dan Kemunafikan Situs Resmi Saksi Yehuwa: JW.ORG


Bukti Badan Pimpinan Saksi Yehuwa Bersumpah Palsu di Persidangan


MASIH INGATKAH ANDA dengan kasus KH Ma'ruf Amin, ketua MUI sekaligus Rais Aam PBNU yang menyangkal telah berkomunikasi dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di dalam salah satu persidangan kasus tuduhan penistaan yang dilakukan Ahok? (baca di sini kasusnya). 

Kali ini salah satu badan pimpinan Saksi Yehuwa yaitu Geoffrey Jackson bersaksi di bawah sumpah di depan Royal Commisioner Australia atas kasus tuduhan pelecehan seksual via satelit. Dalam persidangan tersebut, terbukti Geoffrey Jackson telah berdusta. Di atas adalah videonya yang saya ambil dari facebook: Counter Saksi Yehuwa dan berikut sebagian transkripnya dalam bahasa Indonesia yang menyangkut tanya-jawab:  

Teori Propaganda Goebbles, Definisi Trinitas dan Saksi Yehuwa


SALAH SATU TEKNIK propaganda yang diajarkan oleh Jozef Goebbles, menteri Propaganda Nazi pada zaman Hitler, adalah: “Sebarkan kebohongan berulang-ulang kepada publik. Kebohongan yang diulang-ulang, akan membuat publik menjadi percaya.” Apakah yang dikatakan teori Goebbles tersebut benar, dan apa buktinya? Dalam artikel kali ini yaitu Teori Propaganda Goebbles, Definisi Trinitas dan Saksi Yehuwa akan membuktikan kebenaran teori tersebut berdasarkan pengamatan terhadap para Saksi Yehuwa dalam memahami doktrin Tritunggal.   

Untuk awalnya, perlu kita ketahui dulu, apakah itu propaganda? 

Saksi Yehuwa Mengaku Bukan Peramal Kiamat? Bohong!

propaganda dusta saksi yehuwa di majalah menara pengawal tentang bukan peramal armagedon
Saksi Yehuwa Bukan Peramal Kiamat? Dusta!
MAJALAH MENARA PENGAWAL edisi 1 Mei 2015 berjudul “Apakah Akhir Itu Sudah Dekat?” menjelaskan tentang ”hari besar Allah” atau ”Har–Magedon”. (Penyingkapan [Wahyu] 16:14, 16).

Di samping adalah contoh dari edisi majalah tersebut yang menggambarkan kehancuran dari sebuah kota disertai wajah-wajah ketakutan dan kecemasan dari beberapa orang penduduknya menghadapi hari kiamat. Ini adalah salah satu contoh tipikal dari majalah Menara Pengawal untuk menciptakan rasa takut (phobia) akan kiamat. Gambar yang mirip dapat pula Saudara temukan pada edisi 1 Jan 2013 dengan judul “Akhir Dunia—Haruskah Ditakuti?”(di sini) 

Tentunya jika Saudara membaca artikel Takut Kiamat, Kehendak Bebas dan Motivasi Organisasi Saksi Yehuwa memahami bahwa ada maksud tujuan tertentu dari organisasi Saksi Yehuwa menggambarkan hal-hal yang demikian. Namun demikian, dalam artikel kali ini yaitu organisasi Saksi Yehuwa Mengaku “Bukan Peramal hari Kiamat”? akan membahas propaganda dusta — biasa dilakukan kelompok kultus — dari self-proclaimed organisasi Allah ini di halaman 6-8 yang menyatakan:

Bisakah Saksi Yehuwa Ambil Keputusan Berdasarkan Hati Nurani? Tidak!

jw.org/id melakukan propaganda informasi yang menyesatkan pembacanya di internet
Propaganda Dusta Saksi Yehuwa Melalui jw.org
SEBUAH PEPATAH BIJAKSANA mengatakan “Jangan menilai sebuah buku dari sampulnya saja”. Maksud pepatah itu adalah janganlah kita menilai sesuatu hanya berdasarkan tampilan luarnya saja, tanpa memeriksa isi dalamnya karena penampakan luar [bisa berupa cara berpakaian, kesopanan dan hal lain-lainnya yang kelihatan positif] dapat mengecoh dan menipu kita. Jika Saudara banyak menggunakan angkutan umum memahami bahwa para pencopet memanfaatkan pepatah tersebut untuk mengecoh dan penipu korbannya.  

Alkitab mengatakan “Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang” (2 Kor. 11:14, baca Kultus: Seperti Iblis Menyamar Malaikat Terang). Demikian juga organisasi Saksi Yehuwa sebagai grup kultus melalui jw.org/id memanfaatkan propaganda informasi untuk menyesatkan orang-orang tulus yang ingin mengetahui tentang gerakan ini. (baca Ciri Kultus: Menggunakan Propaganda Informasi). Mau buktinya?

JW.ORG/ID Mempropagandakan Informasi Menyesatkan, Mitos dan Lelucon

propaganda informasi menyesatkan saksi yehuwa
Propaganda Berisikan Lelucon Mati Ketawa ala Saksi Yehuwa
SITUS RESMI SAKSI-Saksi Yehuwa adalah jw.org/id. Situs itu fenomena luarnya begitu luar biasa bagus tetapi isinya mayoritas mengandung propagada informasi yang biasa digunakan oleh organisasi kultus untuk menipu dan menyesatkan orang awam maupun anggotanya sendiri dan doktrin yang bersifat mitos dan dusta agama.  

Misalnya saja orang awam yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Saksi-Saksi Yehuwa akan mengklik bagian Pertanyaan Umum dan di atas adalah contoh salah satu laman jw.org/id dengan judul “Apakah Saksi-Saksi Yehuwa itu Orang Kristen?” dengan keterangan berikut ini:

Saksi Yehuwa Dibaptis Untuk Membaktikan Diri dan Bergabung Dengan Organisasi Kultus

JIKA SAUDARA MENGUNJUNGI situs JW.ORG akan menemukan bahwa website tersebut luar biasa bagus sehingga akan menarik simpati orang awam untuk berpikir seolah-olah situs tersebut menyampaikan suatu kebenaran Kristen. Apakah demikian? Tidak. Organisasi Saksi Yehuwa merupakan propagandis ulung kelas wahid dunia yang merupakan salah satu ciri dari kelompok kultus berkedok agama Kristen. Untuk mengetahui apa itu propaganda dan bagaimana organisasi ini memanfaatkannya, silahkan klik Ciri Kultus: Memanfaatkan Propaganda untuk buktinya. 

Apakah Menginjil Untuk Beroleh Keselamatan?

propaganda dusta saksi yehuwa
Propaganda: Apakah Menginjil Untuk Beroleh Keselamatan?
SALAH SATU CIRI kelompok kultus berkedok agama Kristen adalah memanfaatkan propaganda, yaitu sebuah upaya disengaja dan sistematis untuk membentuk persepsi, memanipulasi alam pikiran atau kognisi, dan memengaruhi langsung perilaku agar memberikan respon sesuai yang dikehendaki propagandis.

Demikian juga organisasi Saksi-Saksi Yehuwa sebagai kelompok kultus memanfaat propaganda informasi untuk memengaruhi pembacanya. Silahkan klik Ciri Kultus: Menggunakan Propaganda Informasi untuk mengetahui apa itu propaganda dan beberapa bukti bagaimana organisasi Lembaga Menara Pengawal memanfaatkannya.

Ajaran Saksi Yehuwa: Jalan Menuju Kehidupan Atau Kebinasaan Abadi?

brosur menara pengawal jalan menuju kehidupan atau kebinasaan abadi
Jalan Menuju Kehidupan atau Kebinasaan Abadi?
ORGANISASI SAKSI YEHUWA menerbitkan sebuah brosur berjudul “Jalan Menuju Kehidupan Abadi—Sudahkah Anda Menemukannya?”* Bagian Pengantar, hlm. 2 menyatakan tujuan dari brosur itu diterbitkan, yaitu “Hanya ada dua jenis agama: yang satu menuju kehidupan dan yang satu lagi menuju kebinasaan. Tujuan brosur ini adalah membantu Anda menemukan jalan yang menuju kehidupan abadi.”

Pertanyaannya adalah apakah benar jika Saudara membaca brosur tersebut akan menemukan jalan menuju kehidupan abadi? atau sebaliknya, kebinasaan kekal karena berisi propaganda penyesatan akan doktrin Tritunggal karena pembacanya didustai dan tertipu? Artikel ini akan menyingkapnya. Saya persilahkan Saudara membaca artikel tersebut secara online sehingga dapat mengikuti artikel ini dengan baik.


KUNCI Memahami, Roh Kudus Dan Monopoli Alkitab Kristen

kunci memahami Alkitab Kristen Menurut Saksi Yehuwa
Kunci Memahami Alkitab Kristen Menurut Saksi Yehuwa
BAGAIMANA SEORANG KRISTEN sejati dapat memahami atau menafsirkan Alkitab? Apakah kuncinya? Menurut John R. W Stott dalam bukunya Memahami Isi Alkitab hlm. 168-176 menguraikan 3 hal mendasar dan salah satu yang penting atau utama adalah penerangan dari Roh Kudus. Ya, menurut Stott peranan Roh Kudus merupakan kunci yang sangat penting untuk menafsirkan atau memahami Alkitab. Mengapa? Ini menurut beliau:

Siapakah Menentukan Hidup Atau Keselamatan Kekal?

menara pengawal informasi keselamatan
Siapakah Menentukan Hidup Atau Keselamatan Kekal?
ORGANISASI SAKSI YEHUWA dengan badan hukumnya Lembaga Menara Pengawal telah dikenal dan ditandai oleh para pakar kultus sekuler sebagai sebuah kelompok kultus berbahaya yang mengaku agama Kristen. Tentunya pihak Menara Pengawal berupaya keras menolak label kultus dikenakan atasnya dengan cara berpropaganda informasi yang menyesatkan pihak luar yang ingin mengetahui informasi lebih mendalam dan sebenarnya tentang ajarannya melalui situs resminya jw.org/id.  

Saksi Yehuwa Toleran Agama Lain? TIDAK

Menara Pengawal Toleran Terhadap Agama Lain? TIDAK
Apakah Saksi Yehuwa ToleranTerhadap Agama Lain?
SALAH SATU KEAHLIAN grup kultus adalah berpropaganda informasi untuk menyesatkan orang yang mencari informasi lebih mendalam tentang organisasinya. Propaganda informasi menyesatkan juga dilakukan oleh organisasi Saksi Yehuwa yang disampaikan melalui situs resmi jw.org bagian “Pertanyaan Umum” dalam upaya menjawab pertanyaan-pertanyaan bersifat umum yang biasa diajukan orang. Dalam Artikel Apakah Saksi Yehuwa Menjauhi Mantan Anggotanya? dan Kultus: Seperti Malaikat Menyamar Malaikat Terang telah dibongkar propaganda dusta organisasi Menara Pengawal dalam upaya mengelabui orang dalam memberikan informasi akan ajaran Saksi Yehuwa yang sesungguhnya. Ya, terbukti; apa yang disampaikan organisasi Menara Pengawal dalam situs resminya, jw.org, tidak sesuai dengan praktek dan ajaran yang sesungguhnya.

Jangan Jadi Korban Propaganda Organisasi Yehuwa

Bagaimana Menghindari Propaganda Menara Pengawal
Bagaimana Menghindari Propangadan Informasi?
BAGAIMANA KITA DAPAT terhindar dari propaganda informasi yang menyesatkan? MAJALAH SEDARLAH! edisi 22 Juni 2000 hlm. 9* membahas dan memberikan nasihat bijaksana untuk menjawab pertanyaan tersebut. Judul artikelnya sangat memikat, yaitu “Jangan Jadi Korban Propaganda!” dengan sub-judulnya berdasarkan nasihat Alkitab, “Orang bodoh percaya segala sesuatu.—AMSAL 14:15, TODAY’S ENGLISH VERSION”. Ya, sebuah nasihat yang bijaksana yaitu hanya orang bodoh percaya segala sesuatu tanpa mengujinya dengan seksama dan berdasarkan fakta. Apakah Saudara setuju dengan nasihat Alkitab ini? 

Teknik Propaganda Ke-5: Memanfaatkan Slogan Dan Lambang

Teknik Propaganda Ke-5: Slogan Dan Simbol
ARTIKEL INI merupakan lanjutan dari artikel Teknik Propaganda Ke-4: Memanipulasi Emosi dan merupakan bagian dari rangkaian artikel bersambung dengan topik utama Ciri Kultus: Menggunakan Propaganda Informasi yang dilakukan oleh organisasi Saksi Yehuwa, sang maestro propagandis untuk mempengaruhi pikiran, perilaku dan emosi pengikutnya, Saksi-Saksi Yehuwa demi kepentingannya. Untuk memahami apa itu propaganda dan cara kerjanya, silahkan klik Ciri Kultus: Menggunakan Propaganda Informasi yang merupakan awal artikel bersambung ini. Semua bahasan tentang propaganda ini didasarkan pada majalah Sedarlah! edisi 22/6/2000, hlm. 4-8* 

Teknik PROPAGANDA Ke-4: MEMANIPULASI EMOSI

Taktik Propaganda Ke-4: Memanipulasi Emosi
MAJALAH SEDARLAH! 22/6/2000 hlm. 4-8 mengutip pernyataan Adolf Hitler tentang propaganda informasi yang lihai dan efektif, “Dengan propaganda yang lihai dan gigih, bahkan surga pun dapat disajikan sebagai neraka kepada orang-orang, dan sebaliknya kehidupan yang paling sengsara sebagai firdaus.” Ya, pernyataan tersebut adalah benar. Di dunia ini banyak ahli propaganda yang demikian lihai sehingga mampu menyajikan neraka sebagai surga dan sebaliknya. Keahlian berpropaganda merupakan salah satu ciri dari sebuah organisasi kultus dan organisasi Saksi Yehuwa dengan badan hukumnya Lembaga Menara Pengawal terbukti berpropaganda informasi dengan baik dan lihai dalam publikasi-publikasinya untuk mempengaruhi emosi, pikiran dan perilaku pengikutnya, Saksi-Saksi Yehuwa. Silahkan klik artikel thread di bawah karena bahasan kali ini merupakan sambungan dan bagian yang tak terpisahkan dari artikel:

Taktik PROPAGANDA Ke-3: Memberi JULUKAN (Name Calling)

Taktik Propaganda Saksi Yehuwa Ke-3: Memberikan Julukan
Taktik Propaganda Ke-3: JULUKAN
ARTIKEL CIRI KULTUS: Menggunakan Propaganda Informasi telah membahas apa itu propaganda, tujuan dan bagaimana organisasi Saksi Yehuwa terbukti dan secara efektif menggunakan teknik propaganda informasi di dalam publikasinya untuk memanipulasi pikiran dan perilaku manusia. Menurut majalah Sedarlah! edisi 22 Juni 2000 hlm. 4-8* ada 5 taktik propaganda informasi yang dilakukan propagandis untuk mempengaruhi pikiran dan perilaku orang; taktik pertama telah dibahas di artikel Taktik Propaganda Informasi: Dusta, Dusta! dan yang kedua di Taktik Propaganda Ke-2: Melakukan Generalisasi. Saya menyarankan Saudara membaca artikel-artikel tersebut karena bahasan kali ini yaitu taktik propaganda ke-3 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari artikel tersebut. Apakah teknik propaganda ke-3?

.