Membongkar Inti Agama Saksi Yehuwa: Kristen Sejati, Sesat atau Kultus?

bagaimana memilih agama kristen yang baik?
Bagaimana Memilih Agama Kristen Yang Baik Dan Sejati?
SALAH SATU FAKTOR yang mempengaruhi manusia dalam berpikir, berperilaku, berpandangan hidup, berinteraksi dengan sesama, bahkan kehidupan kekal dan lain-lain hal adalah agama kepercayaan yang dianutnya. Dan bagi Saudara yang sedang belajar dengan Saksi Yehuwa ingin menjadi seorang Saksi atau ingin mengetahui siapa dan apa ajaran Saksi-Saksi Yehuwa sebenarnya, silahkan pelajari thread artikel ini yang akan memberikan panduan rangkuman isi blog ini.

Saksi Yehuwa: Kasih Agape atau Bom Kasih?

bom kasih atau kasih agape
Kasih Agape atau Bersyarat?
SAKSI-SAKSI YEHUWA percaya bahwa mereka telah menemukan agama yang benar karena memiliki salah satu tandanya yaitu kasih yang dipraktekkan di antara mereka. Menurut booklet terbitan Lembaga Menara Pengawal mengenai tanda Kristen sejati menyatakan “Tanda yang paling mencolok dari orang Kristen sejati adalah bahwa mereka memiliki kasih yang nyata di antara mereka sendiri. (Yohanes 13:34, 35) Mereka tidak diajar untuk berpikir bahwa mereka lebih baik daripada orang-orang dari ras atau warna kulit lainnya. Mereka juga tidak diajar untuk membenci orang-orang dari negara-negara lain. (Kisah 10:34, 35) Jadi mereka tidak ikut serta dalam peperangan. Orang Kristen sejati memperlakukan satu sama lain sebagai saudara dan saudari.—1 Yohanes 4:20, 21.” (Apa yang Allah Tuntut dari Kita? hlm. 26)

Tentunya kita bertanya-tanya, apakah benar Saksi-Saksi Yehuwa memiliki kasih seperti yang dimaksud oleh Yesus (Yoh. 13:34,35) ataukah sebenarnya praktek bom kasih (love bombing) seperti yang dipraktekkan sebuah kultus? Artikel kali ini akan membahasnya.

Saksi Yehuwa Dan Pertanyaan Transfusi Darah


Bagaimana Saksi-Saksi Yehuwa Berdusta 
kepada Anda saat Berkunjung!


SEBERAPA JUJURKAH SAKSI Yehuwa menjawab pertanyaan Anda ketika ditanya tentang ajaran larangan transfusi darah? Berikut keterangan dari mantan Saksi Yehuwa bernama Christian Katja mengungkapkannya di mulai di menit 5:20.

Saksi Yehuwa Dan Kultus: Konsep Keselamatan

saksi yehuwa percaya kepada organisasi allah di bumi sebuah dusta
Yehuwa Memberikan Makanan Rohani
Bagi Umat-Nya Melalui Organisasi-Nya
KEPERCAYAAN SAKSI YEHUWA dapat ditemui di jw.org dengan judul “Apa yang Dipercayai Saksi-Saksi Yehuwa”. Dari 15 doktrin utama Saksi Yehuwa yang tertera di situs tersebut yaitu percaya kepada Allah, Alkitab, Yesus dan lain-lain keyakinan; point nomor 12 sungguh menarik untuk dikaji yaitu percaya kepada “Organisasi”. Menarik karena meskipun istilah organisasi tidak ada di Alkitab dan sepengetahuan saya, tidak ada satupun denominasi gereja percaya dengan suatu “organisasi” sebagai bagian dari kepercayaannya tetapi setiap Saksi Yehuwa begitu yakin dan percaya akan keberadaan suatu organisasi Yehuwa.  

Saya katakan menarik karena sebenarnya hanya 1 doktrin yang paling utama dan terpenting bagi Saksi Yehuwa yaitu kepercayaan kepada organisasi saja. Sedangkan 14 kepercayaan lainnya, meskipun katanya diklaim berdasarkan Alkitab, tidaklah penting karena semuanya bergantung kepada “organisasi” ini. Mengapa? Jika sang organisasi mengubah salah satu dari 14 keyakinannya maka secara otomatis keyakinan itu akan berubah. Misalnya saja Saksi Yehuwa percaya bahwa Yesus sudah hadir dan menjadi raja sejak 1914. Padahal dulunya, organisasi mengajarkan kehadiran Kristus terjadi tahun 1874, baca Perubahan Ajaran Berarti Memfitnah Allah dan Yesus.

Jika sang organisasi begitu powerful dalam kepercayaan Saksi Yehuwa; apakah yang dimaksud dengan istilah organisasi dan mengapa setiap Saksi Yehuwa harus mempercayainya? Sebelumnya menjawab detailnya, kita harus pahami bahwa ketika saya menyebut organisasi Yehuwa bukanlah dalam arti kiasan, tetapi Saksi Yehuwa benar-benar yakin secara harafiah bahwa Allah memang memiliki suatu organisasi di bumi. Organisasi ini disebut organisasi Yehuwa dengan badan hukumnya Lembaga Menara Pengawal.

Kita lihat kesaksian Sdr. Maxi-Sam — pengunjung reguler blog ini yang saya duga kuat seorang penatua — kepercayaan pada organisasi Allah di bumi yang diyakininya berdasarkan Alkitab, ini pernyataan Sdr. Maxi-Sam: 


Saksi Yehuwa vs Kristen Sejati: Akal Sehat dan Phobia

Saksi Yehuwa dan Wewenang Pemimpin kultus
Phobia Yang Menjadi Momok Saksi Yehuwa
SAKSI-SAKSI YEHUWA memiliki phobia-phobia atau rasa ketakutan yang kuat secara berlebihan atau irrasional terhadap suatu benda, situasi, dan kejadian atau keadaan tertentu yang dapat menghambat kehidupan penderitanya. Phobia-phobia ini yang berlebihan atau irrasional sengaja ditanamkan ke dalam proses internalisasi doktrin untuk tujuan-tujuan tertentu. Baca artikel Saksi Yehuwa: Rasa Takut Dan Phobia yang membahas bagaimana organisasi Yehuwa, Lembaga Menara Pengawal dengan sengaja menanamkan rasa takut atau phobia ke dalam hati Saksi-Saksi Yehuwa untuk tujuan-tujuan tertentu; salah satunya adalah agar anggotanya tetap terperangkap atau terpenjara dan setia tetap bergabung dengan organisasi Lembaga Menara Pengawal.

Masalah phobia sangatlah kompleks dan tidak dapat dianggap ringan. Bentuk atau jenis-jenis phobia dapat berbagai ragam, misalnya ada yang phobia berada di dalam ruang gelap (achluophobia), phobia terhadap pria berjenggot (pognophobia), phobia berada di ketinggian tertentu (acrophobia) dan lain-lain phobia.


Saksi Yehuwa, Tahun Baru dan Penyembahan Dewa Romawi

alasan saksi yehuwa tidak merayakan tahun baru karena didasarkan pada tradisi kafir
Hari-Hari Raya Menurut Taurat
ARTIKEL TAHUN BARU Bersumber dan Didasarkan Tradisi Kafir, Apa Kata Alkitab? membahas tentang Saksi Yehuwa tidak berpartisipasi dalam perayaan hari-hari raya seperti Tahun Baru atau pun Natal karena beberapa alasan, salah satunya seperti tidak diajarkan Alkitab ataupun dilabel perayaan tersebut sebagai tradisi kafir dan lain-lain alasan. Ajaran ini seperti juga para Muslim radikal dan intoleren yang sering mengkafir-kafirkan segala sesuatunya yang bertentangan [menurut mereka] dengan ajaran Islam.

Menurut saya pribadi, semestinya hal ini dikategorikan dalam masalah hati nurani masing-masing orang Kristen; apakah ingin merayakannya ataupun tidak. Mengapa? Silahkan baca artikel Natal dan Saksi Yehuwa atau Tahun Baru Bersumber dan Didasarkan Tradisi Kafir, Apa Kata Alkitab? untuk penjelasannya. Dan artikel ini merupakan tanggapan saya atas komentar Sdr. Maxi-Sam di sini dan juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari artikel Teori Disonansi Kognitif Dan Konsep yang Memenjarakan Pola Pikir Saksi Yehuwa yang membahas pola pikir dari Sdr. Maxi-Sam di luar akal sehat dan logika dalam mempertahankan imannya kepada keyakinan adanya suatu organisasi Allah di bumi, yaitu organisasi Saksi Yehuwa. Berikut adalah tanggapan Sdr. Maxi-Sam, saya duga seorang penatua Saksi Yehuwa:


Teori Disonansi Kognitif Dan Konsep yang Memenjarakan Pola Pikir Saksi Yehuwa

teori disonansi kognitif dalam memahami pola pikir saksi yehuwa yang diluar akal sehat dan daya nalar
Disonansi Kognitif Dalam Pola Pikir Saksi Yehuwa
KEYAKINAN PADA SUATU agama secara membabi buta dapat membuat manusia kehilangan daya nalar dan akal sehatnya, khususnya jika Anda adalah pengikut kultus berbaju agama Kristen yang percaya kepada konsep dasar kultus yaitu adanya pemilihan ilahi.

Frantz Fanon, seorang psikiater, filsuf dan pengarang, mengatakan: “Terkadang orang memegang keyakinan intinya dengan sangat kuat. Ketika mereka disajikan dengan bukti yang melawan keyakinan itu, bukti baru tersebut tidak diterimanya. Bukti itu akan menciptakan perasaan yang sangat tidak nyaman, ini disebut disonansi kognitif. Dan karena sangat penting untuk melindungi kepercayaan intinya, mereka akan merasionalisasi, mengabaikan dan bahkan menolak apapun yang tidak sesuai dengan keyakinan intinya”.


Apa yang disampaikan oleh Faton memiliki nilai kebenaran dalam menganalisa pola pikir Saksi-Saksi Yehuwa. Ajaran keyakinan inti apakah yang dimiliki setiap Saksi Yehuwa? Kepercayaan kepada konsep mitos dan dusta yang diciptakan oleh badan pimpinan [pemimpin tertinggi] Saksi Yehuwa yaitu konsep hamba setia dan bijaksana yang dipercaya Yesus mengelola organisasi Yehuwa! Keyakinan inti inilah yang menjerat dan memenjarakan pikiran dan hati para Saksi Yehuwa. Tanpa kelompok ini, para Saksi kehilangan arah dan bisa bubar. Oleh karena itu, Setiap Saksi Yehuwa mengultuskan hamba setia karena diyakini kelompok ini sebagai sumber makanan rohani setiap Saksi Yehuwa dan bergabung dengannya dapat beroleh keselamatan. 

Apakah Ajaran Tritunggal Berdasarkan Alkitab?

Badan Penyesat Manusia Melalui Buku-Buku
Terbitan Lembaga Menara Pengawal yang
Mengajarkan Tanpanya Manusia Tidak 
Mengerti Kebenaran Alkitab
BANYAK AJARAN UTAMA Saksi Yehuwa tidak berdasarkan Alkitab, melainkan opini badan pimpinan — atau golongan hamba setia yang mengaku wakil dan penganti Yesus — atas Alkitab pernah saya nyatakan di Doktrin Saksi Yehuwa Didasarkan Alkitab atau Ditambah Opini Manusia? Mengapa saya katakan demikian? Saya beri contoh sederhana saja tentang ajaran kehadiran Yesus tahun 19141 yang begitu penting dan utama dalam ajaran Saksi Yehuwa. Jika memang doktrin ini merupakan bagian dari pengajaran Alkitab maka tentunya ajaran ini bisa ditemukan dengan mudah dan jelas di Alkitab karena kedatangan-Nya merupakan pengharapan setiap orang Kristen yang hidup sepanjang masa untuk mengetahui waktu tersebut. 

Tahun Baru Bersumber dan Didasarkan Tradisi Kafir, Apa Kata Alkitab?

Selamat Tahun Baru 2018!
6 Tahun Pelayanan Dan Akan Terus Melayani
Demi Kemuliaan Allah Tritunggal
TAHUN 2017 SEGERA ditutup dalam buku sejarah yang tidak pernah diulang lagi. Sebentar lagi kita memasuki tahun 2018 dengan perayaan hiruk-pikuk Tahun Baru-nya.

Merefleksikan pelayanan saya di blog ini — yang membongkar ajaran kultus dan doktrin sesat Saksi Yehuwa — yang dimulai sejak September 2011 maka sudah ada 343 artikel yang bisa pembaca nikmati di sini.

Sebagai penulis blog ini, saya selalu berdoa kepada Allah agar tulisan-tulisan saya ini dapat mencerahkan dan menghindarkan banyak orang akan bahaya jeratan ajaran kultus dan doktrin sesat Saksi Yehuwa. Dan jika memungkinkan membawa kembali Saksi-Saksi Yehuwa yang disesatkan oleh organisasi Lembaga Menara Pengawal kepada Yesus Kristus sebagai Sang Gembala yang Agung; sebagai Allah dan Juru Selamat sejati, bukan sebuah organisasi Saksi Yehuwa yang mengklaim bergabungnya seseorang akan beroleh selamat, baca Keselamatan dan Kesetiaan Saksi Yehuda Pada Organisasi


Apakah Saksi-Saksi Yehuwa merayakan Tahun Baru?

Kelahiran Yesus Memberi Kuasa Menjadi Anak-Anak Allah

tema natal 2017 kelahiran allah menjadi manusia untuk memberi kuasa kepada semua manusia untuk menjadi anak-anak allah
Tema Natal 2017: Inkarnasi Allah Menjadi Manusia
TEMA NATAL YANG saya hadiri tahun 2017 adalah Kemuliaan Inkarnasi Kristus/The Glory of the Incarnation's Christ.

Tentunya ketika berbicara tentang inkarnasi Kristus yang diyakini Allah yang dilahirkan oleh dara Maria yaitu Firman menjadi manusia; ayat-ayat Alkitab yang diambil adalah dari Yohanes 1: 1-18 yaitu “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (ayat 1)

Saya sebagai orang Kristen percaya bahwa ayat 1 tersebut bukanlah berarti Pribadi Allah Bapa dengan Pribadi Kristus merupakan Satu Pribadi yang sama melainkan 2 Pribadi yang berbeda (baca Memahami Pengetahuan Allah Tritunggal). Pemahaman Pribadi Allah Bapa dengan Pribadi Yesus adalah Pribadi yang sama merupakan ajaran Modalisme, bukan Trinitas. Jika Anda mendiskusikan tentang doktrin Tritunggal dengan Saksi Yehuwa maka perdebatan akan berkisar kepada ajaran Modalisme yang dicampur-adukkan dengan Trinitas, baca Motivasi dan Tujuan: Mencampur-aduk untuk bahasan detailnya. 

Bolehkah Saksi Yehuwa Menerima Transfusi Darah, Apa Kata Yesus?

kisah yesus di lukas 6 tentang orang yang sakit dan membutuhkan pengobatan transfusi darah
Apakah Yesus Berkenan Seseorang
Melakukan Transfusi Darah Ketika Membutuhkannya?
LUKAS 6:6-11 MENCERITAKAN kisah Yesus menyembuhkan seseorang yang mati tangan kanannya di sebuah rumah ibadah pada hari Sabat. Hadir saat itu, para ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang siap untuk mempersalahkan Kristus jika Ia melakukan penyembuhan pada hari Sabat.

Tentunya sebagai Allah, Yesus mengetahui pikiran mereka tersebut. Ya hanya Allah saja dapat mengetahui isi hati dan pikiran manusia (1 Raja 8:39b, baca di sini). Lalu Yesus berkata kepada orang-orang tersebut: “Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?” (Luk. 6:9)

Badan Pimpinan Puji Anak yang Bunuh Diri Karena Menolak Transfusi Darah


KARENA DISESATKAN DALAM pemahaman ayat-ayat Alkitab, seseorang bisa menganggap bahwa ia sedang menjalankan perintah Tuhan ketika melakukan tindakan bunuh diri. Mengerikannya, sebuah tindakan bunuh diri bisa dianggap sebagai sebuah tindakan martir dan bagian dari keteguhan iman seseorang oleh kelompoknya sehingga tindakan bunuh diri beroleh tepuk tangan yang meriah sebagai sebuah pujian. Tentunya bagi orang berpikiran normal dan waras tindakan bunuh diri merupakan perilaku radikal di luar akal sehat, bertentangan dengan perilaku sosial masyarakat normal dan tentunya bertentangan dengan ajaran agama apapun juga. Ya, saya setuju dengan pernyataan majalah Menara Pengawal yaitu Majalah Menara Pengawal edisi 15 Feb. 1994 hlm. 4 menyatakan salah satu ciri dari sebuah kultus adalah: “Jelaslah, kultus biasanya dipahami sebagai kelompok-kelompok religius yang memiliki pandangan radikal dan praktek yang bertentangan dengan apa yang kini diterima sebagai perilaku sosial yang normal.”

Bantahan Ayat Alkitab yang Mendukung Transfusi Darah

majalah sedarlah terbitan organisasi lembaga menara membuat artikel tentang 3 anak muda saksi yehuwa yang mati karena menolak transfusi darah
Majalah Sedarlah! Membahas Pemuda Saksi Yehuwa
Mati Karena Menolakkan Transfusi Darah
DIPERKIRAKAN JUMLAH TOTAL Saksi Yehuwa yang mati sia-sia karena meyakini dan menjalankan doktrin horor penolakkan transfusi darah mencapai 1.220 orang pada tahun 2016 (klik di sini untuk bahasannya). Jumlah ini tentunya melampaui kematian bunuh diri massal yang dilakukan oleh pengikut pemimpin kultus Jim Jones tahun 1978. Namun demikian, dunia tidak dihebohkan oleh aksi ini karena Saksi Yehuwa sebagai pengikut melakukan secara satu per satu, tidak dalam bentuk massal dan bersamaan serta mengklaim aksi penolakkan ini berdasarkan hati nurani masing-masing individual Saksi Yehuwa. Benarkah hal ini berdasarkan hati nurani masing-masing indivual Saksi Yehuwa? Jika Anda membaca artikel Bisakah Saksi Yehuwa Ambil Keputusan Berdasarkan Hati Nurani? menjawabnya yaitu “tidak!”. Bagaimana bisa disebut sebuah keputusan dibuat berdasarkan hati nurani jika berada dibawah bayang-bayang tekanan pemecatan sebagai salah satu dari Saksi Yehuwa? Apa arti pemecatan di kalangan Saksi Yehuwa? Silahkan baca Mengucilkan atau Ekskomunikasi Mantan Anggota: Praktek Kultus untuk bahasannya.

Mengapa Saksi Yehuwa menolakkan transfusi darah?


.