Membongkar Inti Agama Saksi Yehuwa: Kristen Sejati, Sesat atau Kultus?

bagaimana memilih agama kristen yang baik?
Bagaimana Memilih Agama Kristen Yang Baik Dan Sejati?
SALAH SATU FAKTOR yang mempengaruhi manusia dalam berpikir, berperilaku, berpandangan hidup, berinteraksi dengan sesama, bahkan kehidupan kekal dan lain-lain hal adalah agama kepercayaan yang dianutnya. Dan bagi Saudara yang sedang belajar dengan Saksi Yehuwa ingin menjadi seorang Saksi atau ingin mengetahui siapa dan apa ajaran Saksi-Saksi Yehuwa sebenarnya, silahkan pelajari thread artikel ini yang akan memberikan panduan rangkuman isi blog ini.

Siswa Alkitab, Kerajaan Allah 1914 dan Dusta Badan Pimpinan

samuel herb badan pimpinan saksi yehuwa berdusta
Dusta Samuel Herd, badan pimpinan Saksi-Saksi Yehuwa
SAMUEL F. HERD ADALAH salah satu anggota dari badan pimpinan Saksi-Saksi Yehuwa. Ia merupakan satu-satunya badan pimpinan kulit hitam pertama yang pernah ada dalam sejarah struktur kepemimpinan tertinggi di dalam organisasi Lembaga Menara Pengawal. Gambar di samping adalah dirinya yang sedang berbicara dalam sebuah video dengan topik “Kerajaan — 100 Tahun dan Terus Berlanjut”. Silahkan klik di sini untuk melihatnya karena kali ini saya akan bahas bagaimana badan pimpinan sekaligus salah satu dari golongan hamba setia dan bijaksana yang mengklaim sebagai juru bicara Allah berdusta kepada pengikutnya yang naif dan dunia pada umumnya melalui video itu.

Studi Psikologikal dan Sosial Terhadap Anggota Kultus

Ketika Nubuatan Gagal
BUKU AHLI KULTUS Steve Hassan yaitu Combatting Cult Mind Control salah satunya didasarkan pada Cognitive Dissonance Theory (Teori Ketidak-Sesuaian Kognitif) penelitian ilmiah karya Leon Festinger yaitu seorang psikolog social yang menulis buku “When Prophecy Fails” (A Social and psychological study of a modern group that predicted the destruction of the world = Sebuah studi psikologikal dan sosial dari sebuah grup modern yang memprediksi kehancuran dunia) tahun 1956 bersama rekannya. Buku ini meriset sebuah grup kecil kultus apokaliptik yang dipimpin oleh Dorothy Martin (Marian Keech), yaitu seorang ibu rumah tangga yang mengklaim dan meramal bahwa sebuah bencana banjir yang tidak dapat dihindarkan akan menghancurkan dunia pada 21 Desember 1954 berdasarkan sebuah pesan dari “the Guardians”, sekelompok makhluk superior dari planet bernama Clarion. Harapan selamat dari bencana tersebut dapat dihindarkan jika ada orang yang bersedia mengikuti Keech. Tentunya bencana banjir tersebut tidak pernah terjadi. Penelitian Festinger terfokus pada bagaimana reaksi anggota kultus kecil tersebut untuk bertahan dan menghadapi kegagalan ramalan tersebut dan bagaimana mereka harus berpikir dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai dan citra dirinya.   

Contoh Bagaimana Psikologi Manipulasi Kultus Terjadi Terhadap Anggotanya

cara bisa memahami psikologi pola pikir anggota kultus saksi yehuwa
Bagaimana Memahami Pola Pikir Anggota Kultus?
BERULANG KALI DALAM blog ini disampaikan bahwa saya bisa membaca atau memahami pikiran Saksi-Saksi Yehuwa. Tentunya saya bukanlah pembaca pikiran, tetapi saya memahami pola pikir para Saksi Yehuwa dalam perspektif psikologi kultus. Maksud saya adalah sebagai anggota grup kultus — tak soal doktrin Alkitab yang diyakini dan dari mana asal mereka misalnya Saksi-Saksi Yehuwa, Mormon, Scientolgy dan kelompok kultus lainnya — mereka memiliki kesamaan pola karena semua pemimpin kultus menggunakan pola teknik manipulasi psikologi yang sama terhadap para anggotanya. Jika Saudara membaca buku Combatting Cult Mind Control karangan Steven Hassan, seorang ahli kultus maka saya jamin Saudara pun akan memahami pola pikir para anggota kultus mana pun juga, termasuk Saksi Yehuwa ataupun grup kultus lainnya.

Mengapa Ada Banyak Aliran Doktrin Kristen atau Gereja?

mengapa banyak denominasi gereja di indonesia dewasa ini
Mengapa Ada Banyak Aliran Doktrin Gereja?
MENGAPA BANYAK ALIRAN atau doktrin berbeda-beda yang diajarkan oleh gereja atau pemimpin Kristen Protestan? Bukankah para Trinitarian Protestan tersebut mengaku dipimpin oleh Roh Allah atau Roh Kebenaran akan mengajar dan memimpin mereka ke dalam seluruh kebenaran (Yoh. 14:26, Yoh. 16:13). Lalu mengapa mereka memiliki pemahaman atau kebenaran yang berbeda-beda? Apakah mereka dipimpin oleh Roh Kudus yang berbeda-beda?

Artikel kali ini yang merupakan artikel bersambung dari Bolehkah Ada Berbagai Aliran Doktrin Kristen atau Gereja? akan menjawabnya berdasarkan pengertian saya atas fenomena ini.  


Bolehkah Ada Berbagai Aliran Doktrin Kristen atau Gereja?

alasan banyaknya aliran denominasi kristen
Mengapa Banyak Perbedaan Aliran Doktrin Kristen?
KITAB EFESUS 4:5 MENGATAKAN, “satu Tuhan, satu iman, satu baptisan” bahkan setiap orang Kristen percaya kepada Alkitab yang sama tetapi tidak dapat dipungkiri setiap denominasi yang mengaku sebagai Protestan memiliki variasi pemahaman dan ajaran yang berbeda-beda? Mengapa begitu banyak gereja berkembang-biak bagaikan jamur di musim hujan mengajarkan doktrin yang berbeda? Apakah berarti orang Kristen salah ataukah cara kita memahami Efesus 4:5 dan bagian Alkitab lainnya yang keliru? Artikel bersambung ini akan mencoba menjawab pertanyaan dan kebingungan orang Kristen dewasa ini. Saya coba menjawabnya berdasarkan pemahaman dan pengalaman sendiri dalam mencermati gejala banyak pemimpin Kristen atau gereja mengajarkan beda pemahaman.  Untuk memahami hal ini, saya akan mengupasnya dalam beberapa tahap, di mulai dari penjelasan tentang apakah gereja itu?

Saksi Yehuwa Memprediksi Kebinasaannya Sendiri!

organisasi saksi yehuwa memprediksi kapan waktu kiamat
Saksi Yehuwa Kultus Armagedon
ORGANISASI SAKSI YEHUWA dikenal sebagai sebuah kultus armagedon atau kiamat karena telah berulang kali terbukti secara sah menubuatkan kapan waktunya kiamat (baca Nabi Palsu Berseru: Kiamat! Kiamat!! kiamat!!!). 

Namun demikian, secara tidak jujur, organisasi Saksi Yehuwa mengaku bahwa “Saksi Yehuwa bukan peramal hari kiamat” padahal dalam edisi Menara Pengawal lainnya, Saksi Yehuwa mengaku “Saksi-Saksi Yehuwa pernah salah memprediksi kapan akhir itu datang”, artinya benar pernah meramalkan hari kiamat (baca di sini). Memang hal yang biasa bagi sebuah kultus berkedok agama Kristen menyembur-nyemburkan dusta. Amsal 6:16-19 dengan jelas menyatakan, “Enam perkara ini yang dibenci [Yehuwa], bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hatiNya: mata sombong, lidah dusta, . . . seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.”

.