Membongkar Inti Agama Saksi Yehuwa: Kristen Sejati, Sesat atau Kultus?

bagaimana memilih agama kristen yang baik?
Bagaimana Memilih Agama Kristen Yang Baik Dan Sejati?
SALAH SATU FAKTOR yang mempengaruhi manusia dalam berpikir, berperilaku, berpandangan hidup, berinteraksi dengan sesama, bahkan kehidupan kekal dan lain-lain hal adalah agama kepercayaan yang dianutnya. Dan bagi Saudara yang sedang belajar dengan Saksi Yehuwa ingin menjadi seorang Saksi atau ingin mengetahui siapa dan apa ajaran Saksi-Saksi Yehuwa sebenarnya, silahkan pelajari thread artikel ini yang akan memberikan panduan rangkuman isi blog ini.

Menganalisa Kaum Terurap Adalah Kristus Palsu

badan pimpinan saksi yehuwa mengaku sebagai pengganti kristus palsu di publikasi menara pengawal
Apakah Kaum Terurap Pengganti Yesus?
BANYAK PEMIMPIN AGAMA yang mengaku sebagai messiah, inkarnasi Yesus bahkan sebagai Tuhan sendiri, saya bahas di sini. Menggelikan tetapi terjadi dan menarik banyak pengikut. Menariknya, tidak ada satu pun pengakuan sepihak tersebut disertai dengan dengan kata “palsu” karena jika demikian, tidak ada orang yang mempercayainya, bukan? Demikian juga dengan klaim-klaim sepihak organisasi Saksi Yehuwa. Badan Pimpinannya tidak saja mengaku dirinya telah dipilih pada tahun 1919 oleh Yesus Kristus sendiri tetapi juga mengklaim bahwa kaum terurap adalah duta-duta yang menggantikan Kristus didasarkan pada 2 Kor. 5:18-20 sebagai pembenaran dalam kutipan berikut ini:

Saluran Komunikasi Allah di Bumi Tidak Menerima Pengarahan Dari Surga

Sejak dilantik pada 1919, budak yang setia terus menyiapkan makanan rohani
bagi umat Allah
SEORANG PROPAGANDIS ULUNG bernama Paul Joseph Goebbels, menteri Adolf Hitler mengatakan, “Jika Anda mengatakan sebuah dusta cukup sering berulang-ulang, orang akan mempercayainya, dan Anda sendiri pun pada akhirnya akan meyakininya = If you repeat a lie often enough, people will believe it, and you will even come to believe it yourself”.  

Pernyataan Goebbles tersebut mengandung sebuah kebenaran ketika berhubungan dengan keyakinan Saksi Yehuwa akan adanya satu-satunya saluran komunikasi Allah di bumi yaitu golongan hamba setia dan bijaksana atau badan pimpinan Saksi Yehuwa yang mengklaim telah dipilih oleh Yesus sendiri pada tahun 1919 berdasarkan Mat. 24:45-47 (baca di sini).  

Edukasi Adalah Kekuatan Untuk Mengevaluasi dan Mengkaji Ajaran Sesat

jangan pernah meremehkan kekuatan orang bodoh dalam kelompok yang besar saksi yehuwa
Jangan Meremehkan Kekuatan
Orang Bodoh dalam Grup yang Besar
STATUS FACEBOOK MILIK Ade Armando pada Kamis (20/4/2017), dosen komunikasi Universitas Indonesia, menyatakan, “Orang pintar milih Ahok. Orang bodoh milih Anies. Jadi kalau sekarang Ahok kalah artinya jumlah orang bodoh jauh lebih banyak daripada orang pinter. Simpelkan?,”. Sebagai dosen komunikasi di universitas terbaik di negeri ini, pernyataan Armando itu punya dasar yang bisa dipertanggungjawabkan karena menurut penelitian Rico Marbun, Direktur Survei Eksekutif Media Survei Nasional (Median), yang dilakukan pada tanggal 1-6 April 2017, sebanyak 60,4 persen pemilih Anies adalah emosional dan hanya 31,4 persen rasional. Sementara pemilih Ahok-Djarot, 67,1 persen rasional dan hanya 18,2 persen yang emosional. Artinya apa? Banyak orang yang memilih Anies karena faktor emosional; kurang daya nalar entah karena masalah keagamaan ataupun pendidikan yang kurang atau rendah. Sedangkan pemilih Ahok didasarkan pada daya nalar dan berpendidikan tinggi.

Jadi pernyataan terkenal dari George Carlin yaitu “Jangan pernah meremehkan kekuatan orang bodoh dalam sebuah kelompok besar” ada benarnya juga.

Mengapa Seseorang Terpengaruh dan Menjadi Saksi Yehuwa?

alasan mengapa seseorang dapat terpengaruh dan menjadi saksi yehuwa merupakan sebuah prosess
Mengapa Seseorang Terpengaruh dan Menjadi Saksi Yehuwa
BERSEDIAKAH ANDA MENJADI anggota organisasi Saksi Yehuwa jika Anda mengetahui sejak awal, ya saya tekankan lagi sejak awal, bahwa Yesus Kristus sudah hadir sejak tahun 1914 dan tahun 1919 telah memilih sekelompok orang, yaitu golongan hamba setia dan bijaksana (Mat. 25:45-47) atau badan pimpinan Saksi-Saksi Yehuwa yang mengaku sebagai wakil dan pengganti Yesus Kristus di bumi agar supaya Anda taat dan tunduk kepadanya. Dan salah satu cara membuktikan ketaatan dan ketundukkan Anda kepada kaum terurap adalah dengan menginjil (istilahnya berdinas) dari rumah ke rumah tanpa mendapatkan bayaran berdasarkan Mat. 28:19? Saya yakin tidak ada orang yang mau. Lalu mengapa ada jutaan Saksi Yehuwa bersedia melakukannya? Artikel ini akan membahasnya; mengapa seseorang terpengaruh dan menjadi Saksi Yehuwa? Baca di sini untuk melihat klaim-klaim badan pimpinan lebih jelas dan beberapa pertanyaan tantangan saya kepada penatua Saksi Yehuwa.

Orang Lugu Percaya Setiap Perkataan, Tapi yang Cerdas Meminta Bukti

orang lugu percaya setiap perkataan saksi yehuwa tapi yang cerdas meminta bukti
Orang Lugu Percaya Setiap Perkataan
Tapi yang Cerdas Meminta Bukti
BAGI SAKSI YEHUWA yang membaca blog ini tentunya memiliki kemarahan sekaligus kekesalan membaca judul dan tulisan yang saya buat cukup provokatif, misalnya perkataan lugu, bodoh, dusta, munafik dan lain-lain perkataan sehingga menganggap tulisan saya penuh kebencian. Saya memang harus meminta maaf dan dalam banyak kesempatan, saya sisipkan pula kata maaf. Saya ungkapkan demikian karena memang tidak ada kata-kata lain yang bisa digunakan untuk menggambarkan apa yang dimaksud dalam kajian dan analisa yang saya buat sehubungan dengan ajaran Saksi Yehuwa.

Satu hal perlu juga pembaca ketahui bahwa ketika saya menyebut kata-kata provokatif itu disertai dengan bahasannya. Misalnya ketika saya sebut ajaran Saksi Yehuwa munafik dalam artikel Bukti Propaganda dan Kemunafikan Saksi Yehuwa, saya memang membuktikan apa yang saya maksud. Atau ketika saya mengatakan Saksi Yehuwa berdusta/bohong di sini, saya juga membuktikannya.  Dan banyak lagi artikel-artikelnya yang Anda bisa baca di sini. Jadi saya tidak asal tuduh saja secara membabi buta. Saya analisa dan buktikan. Namun demikian, jika kemudian ada Saksi Yehuwa tersinggung dan marah. Ya memang haknya. Tugas dan kewajiban setiap Saksi untuk membela agamanya. Misalnya Sdr. Maxi-Sam mengatakan:


Sikap Intoleran Ajaran Saksi Yehuwa Terhadap Orang Tua yang Murtad

bagaimana sikap intoleransi ajaran saksi yehuwa terhadap orang tuanya yang murtad dari organisasi lembaga menara pengawal
Fakta Sikap Intoleran Ajaran Saksi Yehuwa Terhadap Orang Tua
PILKADA KALI INI benar-benar di luar kewajaran. Kita dipertontonkan sikap intoleransi keberagamaan pihak tertentu terhadap Djarot S. Hidayat meskipun sesama Muslim. Misalnya, Jumat tanggal 14 April 2017 Djarot Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua di usir setelah Jumatan dari Masjid Al-Atiq Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Kejadian pengusiran yang dialami oleh Djarot bukanlah yang pertama. Sebelumnya beliau juga diusir dan dijuluki kafir oleh sekelompok orang pada saat menghadiri haul Presiden Soeharto di Masjid At-Tin, Jakarta Timur, pada 11 Maret 2017 (baca di sini)

Saya ingin Saudara renungkan apa yang terjadi pada kasus Djarot, yaitu ia seorang Muslim dan juga telah haji. Namun demikian, ia diusir dari mesjid dan bahkan dijuluki sebagai kafir. Padahal yang menentangnya belum tentu iman atau keislamannya lebih baik dari Djarot. Dan sangat mungkin yang berteriak-teriak kafir bukanlah haji pula. Lucu sekaligus ironis, bukan? Tetapi ini adalah fakta. Jelas apa yang dialami Djarot merupakan sikap intoleransi terhadap keagamaan dan keragaman [kebhinekaan].

Bukti Propaganda dan Kemunafikan Saksi Yehuwa: Situs JW.ORG

menyingkap propaganda kemunafikan badan pimpinan agama saksi yehuwa
Menyingkap Kemunafikan Situs Resmi Saksi Yehuwa: JW.ORG
KETIKA YESUS KRISTUS hidup di dunia, Ia banyak mengecam ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi sebagai orang-orang munafik (Mat. 23:13). Yesus mengecam kemunafikan mereka lebih keras dibandingkan dengan kecaman-Nya terhadap sikap dan tindakan mereka yang menolak-Nya, mencobai-Nya dan bahkan ingin membunuh-Nya. Mengapa demikian? Sebab, kemunafikan itu sungguh berbahaya.

Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan kata “munafik” sebagai sikap “berpura-pura percaya atau setia dan sebagainya kepada agama dan sebagainya, tetapi sebenarnya dalam hatinya tidak; suka (selalu) mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan perbuatannya; bermuka dua”. Jadi di dalam kemunafikan selalu ada kepura-puraan, tipu muslihat dan kelicikan. Dengan demikian, sikap munafik itu menghambat dan menghalangi orang lain untuk melihat dan menemukan kebenaran. Dalam artikel kali ini saya akan Menyingkap Propaganda dan Kemunafikan Situs Resmi Saksi Yehuwa: JW.ORG


Memperingati Jumat Agung: Arti Lambang Tubuh dan Darah Kristus

saksi yehuwa memperingati perjamuan tuan saat jumat agung
Lihatlah Anak Domba Allah yang Menghapus Dosa Dunia
SETIAP ORANG KRISTEN akan memperingati Jumat Agung atau peristiwa penyaliban dan kematian Yesus Kristus pada tanggal 14 April 2017. Namun demikian sedikit berbeda, Saksi-Saksi Yehuwa akan memperingatinya pada hari Selasa, 11 Apr. 2017 dan peringatannya disebut sebagai Perjamuan Tuan. Mengapa? Karena Saksi Yehuwa mengadakannya berdasarkan penanggalan kalender pada zaman Alkitab yaitu tanggal 14 bulan Nisan.

Di beberapa gereja Protestan, saat Jumat Agung atau Kenaikkan Yesus Kristus akan dilaksanakan Perjamuan Kudus. Pada waktu itu, segenap jemaat Kristen yang hadir dan layak berpartisipasi [telah dibaptis, dewasa rohani dan telah mempersiapkan diri] akan mengambil roti dan anggur.

Mengapa setiap orang Kristen turut berpartisipasi dalam mengambil roti dan anggur? Orang Kristen mempraktekkannya sesuai dengan perintah Yesus yang disampaikan melalui Paulus untuk memperingatinya sampai kedatangan-Nya (1 Kor. 11:26). Roti tak beragi dan anggur hanyalah lambang. Lambang apakah?

Teori “KEMUNGKINAN” Saksi Yehuwa Berkontradiksi Dengan Alkitab

teori spekulasi kemungkinan badan pimpinan saksi yehuwa berkontradisksi dengan pernyataan yesus di alkitab tentang waktu kiamat
Gambaran Armagedon Berdasarkan Menara Pengawal Mei 2015 hlm. 4
TAHUKAH ANDA BANYAK ajaran Saksi Yehuwa bukan saja didasarkan pada mitos dan dusta agama tetapi juga pada teori “kemungkinan atau barangkali” sehingga berkontradiksi dengan Kitab Suci Kristen? Jika Saudara sedikit bingung dengan pernyataan saya, izinkan saya membahasnya dalam artikel ini. Begini:

Organisasi Saksi Yehuwa selalu menyatakan bahwa “akhir dunia” yang disebutkan dalam Alkitab sudah sangat dekat (Matius 24:3). Bahkan organisasi Saksi Yehuwa menginternalisasikan hal tersebut ke dalam hati dan pikiran para pengikutnya sehingga mereka — tanpa disadarinya — memiliki phobia akan kiamat

Bersediakah Anda Mengevaluasi Konsep Pemahaman Progresif Demi Kehidupan Kekal?

apakah perbedaan propaganda rumah dp 0% program anies sandiaga dengan ajaran saksi yehuwa
Propaganda Rumah DP 0% Vs Ajaran Saksi Yehuwa
BANYAK CONTOH KASUS yang dapat kita pelajari di PILKADA (Pemilihan Kepala Daerah) DKI Jakarta 2017 kali ini. Dari isu agama yaitu menjual nama Tuhan demi pemenangan salah satu kandidat gubernur, melarang disholatkannya jenazah Muslim yang mendukung petahana Ahok dan sampai kepada propaganda janji DP % bagi pembelian rumah. 

Dalam beberapa artikel, saya sengaja menyinggung juga kesamaan yang berbau Pilkada dengan ajaran Saksi Yehuwa dengan satu tujuan: Yaitu berharap menyadarkan para Saksi Yehuwa dari tidur panjangnya dengan mempelajari kasus-kasus dalam Pilkada yang begitu aktual terjadi saat ini.

Kali ini saya akan membahas tentang propaganda pasangan calon gubenur Anies dan Sandiaga tentang DP rumah 0%. Tentunya Saudara bertanya; apa sih hubungan antara program propaganda rumah DP 0% dengan Saksi Yehuwa? Ini penjelasannya.

Janji Palsu Saksi Yehuwa Tentang Bumi Firdaus dan Syarat Berolehnya

propaganda saksi yehuwa bumi firdaus di bumi bertentangan dengan ajaran alkitab dan sesat
Gambaran Anak-Anak Berenang di Bumi Firdaus
SEBAGAI PROPAGANDIST ULUNG, organisasi Saksi Yehuwa banyak melukiskan suatu gambaran indah hidup kekal di bumi firdaus dalam publikasi terbitannya untuk menarik orang-orang agar mau menjadi anggotanya. Gambaran visual yang demikian indah memang dapat menarik orang.

Seperti Ohn Thwin dalam kesaksiannya di Buku Tahunan Saksi-Saksi Yehuwa 2013 hlm. 137 yang tadinya beragama Buddha, mengenang, “Ketika membandingkan kepercayaan Buddhis tentang Nirwana dengan janji Alkitab tentang Firdaus di bumi, saya merasa bahwa Firdaus lebih menarik”.

Buku “Apa yang Sebenarnya Alkitab Ajarkan” hlm. 27 mengatakan tentang bumi firdaus berikut ini:

Perbedaan Menghakimi Ajaran Saksi Yehuwa Dengan Mengkritisinya?

apakah perbedaan menghakimi ajaran saksi yehuwa dengan mengkristisi dan mengkajinya
Apa Benar Saya Menghakimi Saksi Yehuwa?
KERAPKALI SAYA MERASA heran dengan beberapa pembaca blog ini — entah orang Kristen ataupun Saksi Yehuwa — yang menuduh saya sedang menghakimi ajaran orang lain, khususnya ajaran Saksi-Saksi Yehuwa berdasarkan sepotong perkataan Yesus di Matius 7:1-5: “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi”. 

Awalnya saya tidak terlalu peduli dengan komentar-komentar yang demikian. Tetapi setelah dipikir ulang, perlu kiranya saya luruskan pemahaman yang keliru tentang pernyataan Kristus “Jangan menghakimi”. Marilah kita lihat 2 komentar dari 2 pembaca berbeda blog ini:

.