Membongkar Inti Agama Saksi Yehuwa: Kristen Sejati, Sesat atau Kultus?

bagaimana memilih agama kristen yang baik?
Bagaimana Memilih Agama Kristen Yang Baik Dan Sejati?
SALAH SATU FAKTOR yang mempengaruhi manusia dalam berpikir, berperilaku, berpandangan hidup, berinteraksi dengan sesama, bahkan kehidupan kekal dan lain-lain hal adalah agama kepercayaan yang dianutnya. Dan bagi Saudara yang sedang belajar dengan Saksi Yehuwa ingin menjadi seorang Saksi atau ingin mengetahui siapa dan apa ajaran Saksi-Saksi Yehuwa sebenarnya, silahkan pelajari thread artikel ini yang akan memberikan panduan rangkuman isi blog ini.

Amsal 4:18 Pembelaan Saksi Yehuwa Atas Perubahan Ajarannya.

Amsal 4:18 Pembelaan Saksi Yehuwa  Atas Perubahan Ajarannya
Amsal 4:18: Pembelaan Saksi Yehuwa
Atas Perubahan Ajarannya
PENGAMAT AJARAN SAKSI Yehuwa akan menemukan dengan mudah adanya perubahan pengajaran di dalam teologi Saksi Yehuwa merupakan hal yang biasa. Bagi seorang Saksi Yehuwa; perubahan ajaran adalah bukti bahwa Yehuwa mengarahkan dan mengendalikan organisasi Saksi Yehuwa. Tetapi bagi saya; perubahan ajaran merupakan (1) Bukti kepalsuan doktrin Saksi Yehuwa dan klaim-klaim dari badan pimpinan beroleh arahan dan pimpinan Allah merupakan sebuah dusta karena tidak ada contoh-contoh para nabi dan rasul di Alkitab yang mengubah pengajaran yang diberikannya. (2) Badan pimpinan perlu mengubah doktrinnya disesuaikan karena memiliki agenda dan maksud tertentu yang terselubung, misalnya bisa dibaca di Praktek Ekskomunikasi dan Pengucilan Saksi Yehuwa Bersumber Kafir. (3) Membuktikan perilaku munafik dari badan pimpinan sebagai pemimpin tertinggi Saksi Yehuwa, buktinya baca Perubahan Doktrin Saksi Yehuwa Membuktikan Perilaku Munafik!

Tentunya kita bertanya-tanya apakah penjelasan dan jawaban organisasi Saksi Yehuwa akan perubahan dalam pengajarannya? Berikut majalah Menara Pengawal bersub-judul ”Hamba yang Setia” Memberikan ”Makanan pada Waktunya” menjawab:

Praktek Ekskomuniasi dan Pengucilan Saksi Yehuwa Bersumber Kafir

majalah saksi yehuwa awake 8/1/1947 tentang ekskomunikasi
Majalah Awake! 8/1/1947 hlm. 27
ORGANISASI SAKSI YEHUWA mempraktekkan ekskomunikasi atau pengucilan terhadap mantan anggotanya. Praktek ini disebut pemecatan atau pengucilan, dalam bahasa Inggrisnya disebut disfellowship. Dan praktek ekskomunikasi ala Saksi Yehuwa ini merupakan salah satu dari ciri-ciri elemen mind control (kontrol pikiran), yaitu teknik psikologi persuasi yang digunakan oleh pemimpin kultus terhadap orang dalam upaya untuk mengontrol, mengendalikan dan memanipulasi agar seseorang bersedia bergabung dan diperbudak untuk tujuan obyektif pemimpinnya (baca Apa Itu Kontrol Pikiran). Untuk mengetahui detail praktek pemecatan dan akibatnya bagi mantan Saksi Yehuwa, silahkan baca Mengucilkan: Praktek Kultus.  

Nah, banyak hal yang tidak diketahui oleh anggota Lembaga Menara Pengawal yaitu Saksi-Saksi Yehuwa yaitu dulu organisasi Saksi Yehuwa mengkritik dan mencela praktek ekskomuniasi yang diterapkan oleh gereja Katolik Roma di majalah Awake! edisi 8/1/1947 (lihat gambar di atas) berjudul “Apakah Anda Juga di Ekskomunikasi?/Are You Also Excommunicated?” dengan mengatakan bahwa praktek ekskomunikasi adalah bukan ajaran Alkitab dan dipengaruhi oleh kekafiran:

Perubahan Doktrin Saksi Yehuwa Membuktikan Perilaku Munafik

perubahan ajaran membuktikan kemunafikan badan pimpinan saksi yehuwa
Bukti Sikap Kemunafikan Badan Pimpinan Saksi Yehuwa
ORGANISASI SAKSI-SAKSI Yehuwa terkenal dengan sikapnya yang senang menista dan mengkafirkan doktrin denominasi Kristen lainnya, khususnya Katolik. Misalnya mengatakan bahwa doktrin gereja yaitu Trinitas sebagai ajaran bersumber dari kekafiran ataupun setan. Hal ini bisa Saudara temukan dalam publikasi yang diterbitkan oleh Lembaga Menara Pengawal. Misalnya edisi Pelajaran majalah Menara Pengawal 15/2/2013, hlm. 9 berikut ini:

Apakah Yesus Allah Sejati atau Ciptaan Menurut Rasul Paulus?

filipi 1:21 bagiku hidup adalah kristus dan mati adalah keuntungan
Ilustrasi Gambar Rasul Paulus Menulis 
Surat-Suratnya
APAKAH RASUL PAULUS menganggap Yesus Kristus sebagai Pribadi Allah yang setara dengan Pribadi Allah Bapa ataukah suatu allah [bukan Allah] seperti yang diyakini oleh Saksi Yehuwa dan para Unitarian lainnya? Dalam bahasan kali ini, saya ingin mengajak para pembaca blog ini untuk merenungkan dengan mendalam akan hal ini bukan dengan debat ayat-ayat Alkitab melalui apa yang rasul Paulus tulis dalam begitu terkenal dipakai dalam kutipan-kutipan orang Kristen yaitu surat Filipi 1:21 yaitu “karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan”.

Agar tidak ada salah pemahaman tentang doktrin Tritunggal, untuk Saksi Yehuwa saya persilahkan dulu mengklik artikel Mengertikah Anda Doktrin Allah Tritunggal?  sebelum bisa merenungkan apa yang saya akan uraikan di bawah ini. Hal ini penting karena selama saya berdiskusi dengan Saksi-Saksi Yehuwa; mereka memiliki pemahaman yang keliru tentang doktrin Tritunggal. 

Saksi Yehuwa Mengajarkan Doktrin Palsu!

badan  pimpinan saksi yehuwa mengklaim sebagai satu-satunya sumber makanan rohani yang benar
Siapakah Satu-satunya Sumber Makanan Rohani
yang Benar?
BADAN PIMPINAN SAKSI Yehuwa yang juga merupakan golongan hamba setia dan bijaksana mengklaim sebagai “satu-satunya sumber makanan rohani yang benar [the one true source of spiritual food]” (klik di sini untuk bahasannya). Pertanyaannya adalah apakah memang klaim tersebut sesuai dengan faktanya? Siapakah atau apakah kebenaran itu? Artikel Saksi Yehuwa Mengajarkan Doktrin Palsu! akan membahasnya untuk membuktikan kepalsuan ajaran Saksi Yehuwa. 

Apakah Alkitab Atau Hamba Setia Sumber Makanan Rohani yang Benar?

Alkitab atau Golongan Hamba Setia Merupakan
Sumber Makanan Rohani yang Benar?
MENURUT AJARAN SAKSI Yehuwasatu-satunya sumber makanan rohani yang benar (the one true source of spiritual food)” adalah hamba setia dan bijaksana! Klaim pernyataan tersebut tidak akan Anda temui dalam Menara Pengawal Apr. 2018 hlm. 31 edisi Pelajaran bahasa Indonesia, melainkan dalam  edisi bahasa Inggris yang bisa Anda temukan di sini?

Dalam bahasan kali ini, saya ingin menekannya kata “true atau benar dan the one atau satu-satunya” mengingat hal ini menarik untuk dikaji karena bertentangan dengan esensi dasar iman Kristen. Mengapa bertentangan?


Apakah Kita Menyebut Nama Bapa Surgawi atau Yehuwa?

apakah kita menyebut nama yehuwa atau bapa surgawi
Orang Kristen Menyebut Allah: Bapa Surgawi
MENURUT AJARAN SAKSI Yehuwa Allah ingin agar manusia menggunakan nama pribadi-Nya yaitu Yehuwa karena dengan menyebutnya demikian akan mendekatkan diri kepada-Nya. Dan memang jika Saudara mendengarkan doa seorang Saksi Yehuwa; Saudara akan mendengarkan penyebutan nama Yehuwa dalam doa-doanya tersebut. Bahkan hal yang umum jika seorang Saksi Yehuwa menyebut juga Yehuwa dengan sebutan “Bapak surgawi” dalam doa-doanya meskipun sebenarnya para Saksi Yehuwa tidak layak untuk menyebut-Nya sebagai “Bapak surgawi” karena jutaan Saksi Yehuwa bukanlah anak-anak Allah (baca di sini untuk bahasannya). Ya, Alkitab mengajarkan hanya anak-anak Allah dapat menyebut Allah sebagai Bapa (Roma 8:14-15).

Sekarang kita lihat dan menganalisa dalam kutipan majalah Menara Pengawal di bawah ini:

Apakah Budak Setia Bijaksana Satu-satunya Sumber yang Bisa Dipercaya?

apakah budak setia dan bijaksana satu-satunya sumber yang bisa dipercaya
Apakah Budak Setia dan Bijaksana Satu-satunya Sumber
yang Bisa Dipercaya?
MAJALAH MENARA PENGAWAL edisi pelajaran April 2018 (di sini) dalam artikel “Pertanyaan Pembaca” membahas hal yang menarik berjudul “Mengapa publikasi Saksi-Saksi Yehuwa tidak boleh dipasang di situs web pribadi atau media sosial?” yang pada intinya para Saksi Yehuwa tidaklah diperbolehkan untuk meng-copy dan memasang publikasi jw.org di situs web lain atau media sosial pribai. Di akhir artikel tersebut, setiap Saksi Yehuwa disarankan untuk mengarahkan setiap peminat kepada situs resmi jw.org karena seperti yang dinyatakan dalam majalah tersebut yaitu “”budak yang setia dan bijaksana” yang ditugaskan oleh Yehuwa untuk menyediakan makanan rohani” (di sini).

Sekarang kita lihat kutipan tersebut biar lebih jelas:

Penyesatan Saksi Yehuwa: Hoaks Kebangkitan Tubuh Orang Kristen

penyesatan saksi yehuwa yang mengajarkan bahwa orang kristen tinggal di surga dengan tubuh manusia
Penyesatan Saksi Yehuwa: Tubuh Manusia dan Kebangkitan
APAKAH TUJUAN ORGANISASI Saksi Yehuwa menyebarkan hoaks yang memfitnah doktrin-doktrin Kristen seolah-olah tidak berdasarkan Alkitab dan mengajarkannya kepada pengikutnya, misalnya saja dengan sengaja mencampur-adukkan antara ajaran Modalisme dengan Trinitas (baca di sini) dan Triterisme vs Tritunggal (baca di sini)? Alasan pertama, untuk meyakinkan para pengikutnya bahwa ajaran denominasi Kristen tidak berdasarkan Alkitab sehingga kerapkali menjadi bahan topik olok-olokkan di kalangan para Saksi sendiri. Padahal para Saksi-lah yang tidak menyadari dirinya telah terkecoh dan tertipu oleh propaganda organisasinya sendiri yang dipercaya memberitakan kebenaran. Padahal yang dipercayanya sebenarnya hanyalah sebuah hoaks. 

Hoax Saksi Yehuwa Diyakini Sebagai Kebenaran

majalah menara pengawal terbitan saksi yehuwa merupakan berita hoax
Penyembahan Berhala Modern: Organisasi Yehuwa
DI ZAMAN INI tidak mudah untuk mengetahui dan membedakan antara hoax dengan berita informasi yang benar. Sama sulitnya membedakan siapakah orang-orang yang murni, tulus dalam pekerjaan Tuhan dan siapakah orang-orang munafik yang sebenarnya memakai kedok rohani atau agama agar terlihat seolah-olah melakukan kehendak Allah Yehuwa padahal maksud tujuan sebenarnya bersifat manipulatif yaitu menggunakan (baca mencatut) nama Tuhan agar dapat memanfaatkan dan memanipulasi orang lain demi kepentingannya.

Menurut saya, menangkal berita hoaks yang digunakan untuk memanipulasi orang agar tertipu adalah dengan mengamati apa yang diklaimnya dan membandingkan dengan fakta yang sebenarnya terjadi.

Badan Pimpinan Saksi Yehuwa Dan Pendidikan Sekolah Teologia

Saksi Yehuwa dan Sekolah Teologia
BERDISKUSI DENGAN SAKSI Yehuwa selalu membuat saya garuk-garuk kepala yang tidak gatal, khususnya saat mendengar rasionalisasi pembenaran yang disampaikan ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tentang organisasi Saksi Yehuwa; tempat ia membaktikan dirinya. Misalnya saja ketika ditanyakan apakah ada satu orang pun [termasuk badan pimpinan sebagai pemimpin tertinggi di dalam organisasi] yang menjabat di dalam organisasi Saksi Yehuwa berpendidikan sekolah teologia?  Dan jawabannya “Tidak ada”

Kembali saya tanyakan kepadanya bagaimana bisa setiap Saksi Yehuwa mengikuti tafsiran (sebenarnya merupakan opini pribadi diklaim bersumber ilahi, bukan tafsiran; baca di sini) badan pimpinan atau hamba setia dengan ketaatan mutlak tanpa boleh mempertanyakan validitas tafsirannya padahal tidak ada satupun dari sekelompok orang tersebut berpendidikan teologia? Nah, berikut adalah jawaban rasionalisasinya yang kelihatannya berdasarkan Alkitab tetapi jelas ngawur karena perbandingan yang dibuatnya keliru sehingga menghasilkan kesimpulan yang salah. Saksi Yehuwa itu menjawab:

Saksi Yehuwa Menyebut Bapa Padahal Bukan Anak Allah

hanya 144000 orang saja anak-anak allah sedangkan jutaan saksi yehuwa bukan
Anak-Anak Allah
DOKTRIN SAKSI YEHUWA mengajarkan bahwa hanya 144.000 orang saja merupakan anak-anak Allah sedangkan jutaan Saksi Yehuwa lainnya bukan anak-anak Allah, baca di sini untuk bahasannya. 

Tentunya doktrin Saksi Yehuwa tersebut bertentangan dengan Alkitab yang mengajarkan bahwa “Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah” (Roma 8:14). Perhatikan frase kalimat “Semua orang” artinya sudah jelas yaitu seluruh orang yang dipimpin Roh Allah adalah anak Allah; tidak ada batasan jumlah tertentu seperti yang diajarkan oleh Saksi Yehuwa yaitu hanya 144.000 orang saja anak-anak Allah.

.