Showing posts with label Natal Hari Raya Dan Saksi Yehuwa. Show all posts
Showing posts with label Natal Hari Raya Dan Saksi Yehuwa. Show all posts

Mengapa Saksi Yehuwa Tidak Merayakan Tahun Baru?

SAYA MENGUCAPKAN KEPADA SAKSI YEHUWA:
SELAMAT TAHUN BARU 2019!
TAHUN 2018 TELAH berlalu dan setiap orang, mau tidak mau, menyongsong tahun 2019 baru. Saya sudah menulis blog ini sejak Sep. 2011 dan sampai tahun 2018 sudah menyajikan 375 artikel tentang ajaran kultus dan doktrin sesat Saksi Yehuwa yang bisa Saudara baca di sini.

Saya selalu berdoa agar tulisan-tulisan di blog ini dapat menjadi berkat bagi banyak orang, khususnya orang Kristen yang tidak mengetahui kesesatan ajaran Saksi Yehuwa. Dan menghindarkan orang Kristen dari jeratan ajaran kultus dari sekelompok kultus asal Amerika yang memanfaatkan Alkitab untuk memanipulasi dengan psikologi dan memperbudak orang Kristen demi tujuan businessnya (baca di sini). AMIN

Sebagai informasi blog ini juga telah membuat akun Instagram (IG) #menyingkap.ajaran.saksiyehuwa untuk tujuan memudahkan Saudara  share blog ini kepada rekan Kristen lainnya. Di akun Instagram tersebut menyingkap kesesataan dan kultus Saksi Yehuwa secara singkat dan padat karena ruang postingannya terbatas. Oleh karena itu juga, saya mengusahakan meminimalkan menjawab dalam akun IG tersebut sehingga jika ada orang Kristen yang bertanya atau ingin berdiskusi, hanya dilakukan melalui blog ini.  Saya mohon kepada rekan seiman untuk menshare akun tersebut.

Apakah Saksi Yehuwa merayakan Tahun Baru?

Mengapa Saksi Yehuwa Tidak Merayakan Natal

dasar utama mengapa Saksi Yehuwa tidak merayakan natal adalah anti-kristus dan yesus tidak menebus dosa manusia
Dasar Utama Mengapa Saksi Yehuwa Tidak Merayakan Natal
SAKSI YEHUWA  MERAYAKAN Natal sampai pada tahun 1926 (baca Natal Dan Saksi Yehuwa). Tetapi setelah itu tidak lagi karena berbagai alasan. Misalnya alasan Alkitab tidak memberi tahu tanggal kelahiran Yesus atau menyuruh memperingati hari kelahiran-Nya, tidak ada bukti bahwa Yesus lahir pada 25 Desember; tanggal lahirnya tidak dicatat dalam Alkitab dan lain-lain hal.

Sebenarnya, ada aliran denominasi gereja yang juga tidak merayakan Natal dengan alasan yang mirip dengan Saksi Yehuwa, misalnya Gereja Yesus Sejati, Gereja Advent dan lain-lain. Tetapi bagaimana dengan pemahaman saya?

Setiap tahun saya memperingatinya dengan sukacita; bukan dengan hura-hura apalagi pesta pora melainkan dengan hikmat pergi ke gereja dan mengajak orang-orang yang bersedia ikut untuk mendengarkan esensi berita suka cita Natal yaitu Juruselamat, Kristus Tuhan sudah lahir untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa (Mat. 1:21). Inilah esensi berita Natal yang sebenarnya yang harus dirayakan dengan sukacita karena tanpa kelahiran-Nya berarti manusia tidak berpengharapan dan masih berada dalam kuasa dosa.

Saksi Yehuwa, Tahun Baru dan Penyembahan Dewa Romawi

alasan saksi yehuwa tidak merayakan tahun baru karena didasarkan pada tradisi kafir
Hari-Hari Raya Menurut Taurat
ARTIKEL TAHUN BARU Bersumber dan Didasarkan Tradisi Kafir, Apa Kata Alkitab? membahas tentang Saksi Yehuwa tidak berpartisipasi dalam perayaan hari-hari raya seperti Tahun Baru atau pun Natal karena beberapa alasan, salah satunya seperti tidak diajarkan Alkitab ataupun dilabel perayaan tersebut sebagai tradisi kafir dan lain-lain alasan. Ajaran ini seperti juga para Muslim radikal dan intoleren yang sering mengkafir-kafirkan segala sesuatunya yang bertentangan [menurut mereka] dengan ajaran Islam.

Menurut saya pribadi, semestinya hal ini dikategorikan dalam masalah hati nurani masing-masing orang Kristen; apakah ingin merayakannya ataupun tidak. Mengapa? Silahkan baca artikel Natal dan Saksi Yehuwa atau Tahun Baru Bersumber dan Didasarkan Tradisi Kafir, Apa Kata Alkitab? untuk penjelasannya. Dan artikel ini merupakan tanggapan saya atas komentar Sdr. Maxi-Sam di sini dan juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari artikel Teori Disonansi Kognitif Dan Konsep yang Memenjarakan Pola Pikir Saksi Yehuwa yang membahas pola pikir dari Sdr. Maxi-Sam di luar akal sehat dan logika dalam mempertahankan imannya kepada keyakinan adanya suatu organisasi Allah di bumi, yaitu organisasi Saksi Yehuwa. Berikut adalah tanggapan Sdr. Maxi-Sam, saya duga seorang penatua Saksi Yehuwa:


Tahun Baru Bersumber dan Didasarkan Tradisi Kafir, Apa Kata Alkitab?

Selamat Tahun Baru 2018!
6 Tahun Pelayanan Dan Akan Terus Melayani
Demi Kemuliaan Allah Tritunggal
TAHUN 2017 SEGERA ditutup dalam buku sejarah yang tidak pernah diulang lagi. Sebentar lagi kita memasuki tahun 2018 dengan perayaan hiruk-pikuk Tahun Baru-nya.

Merefleksikan pelayanan saya di blog ini — yang membongkar ajaran kultus dan doktrin sesat Saksi Yehuwa — yang dimulai sejak September 2011 maka sudah ada 343 artikel yang bisa pembaca nikmati di sini.

Sebagai penulis blog ini, saya selalu berdoa kepada Allah agar tulisan-tulisan saya ini dapat mencerahkan dan menghindarkan banyak orang akan bahaya jeratan ajaran kultus dan doktrin sesat Saksi Yehuwa. Dan jika memungkinkan membawa kembali Saksi-Saksi Yehuwa yang disesatkan oleh organisasi Lembaga Menara Pengawal kepada Yesus Kristus sebagai Sang Gembala yang Agung; sebagai Allah dan Juru Selamat sejati, bukan sebuah organisasi Saksi Yehuwa yang mengklaim bergabungnya seseorang akan beroleh selamat, baca Keselamatan dan Kesetiaan Saksi Yehuda Pada Organisasi


Apakah Saksi-Saksi Yehuwa merayakan Tahun Baru?

Kelahiran Yesus Memberi Kuasa Menjadi Anak-Anak Allah

tema natal 2017 kelahiran allah menjadi manusia untuk memberi kuasa kepada semua manusia untuk menjadi anak-anak allah
Tema Natal 2017: Inkarnasi Allah Menjadi Manusia
TEMA NATAL YANG saya hadiri tahun 2017 adalah Kemuliaan Inkarnasi Kristus/The Glory of the Incarnation's Christ.

Tentunya ketika berbicara tentang inkarnasi Kristus yang diyakini Allah yang dilahirkan oleh dara Maria yaitu Firman menjadi manusia; ayat-ayat Alkitab yang diambil adalah dari Yohanes 1: 1-18 yaitu “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (ayat 1)

Saya sebagai orang Kristen percaya bahwa ayat 1 tersebut bukanlah berarti Pribadi Allah Bapa dengan Pribadi Kristus merupakan Satu Pribadi yang sama melainkan 2 Pribadi yang berbeda (baca Memahami Pengetahuan Allah Tritunggal). Pemahaman Pribadi Allah Bapa dengan Pribadi Yesus adalah Pribadi yang sama merupakan ajaran Modalisme, bukan Trinitas. Jika Anda mendiskusikan tentang doktrin Tritunggal dengan Saksi Yehuwa maka perdebatan akan berkisar kepada ajaran Modalisme yang dicampur-adukkan dengan Trinitas, baca Motivasi dan Tujuan: Mencampur-aduk untuk bahasan detailnya. 

Mengapa Orang Kristen Merayakan NATAL?

natal dan saksi yehuwa
Mengapa Umat Kristen Memperingati Natal?
ALKITAB TIDAK MENGATUR tentang kewajiban maupun larangan bagi umat Kristen untuk merayakan hari kelahiran Yesus Kristus atau Natal. Bahkan Alkitab tidak mencatat secara spesifik tanggal kelahiran Kristus. Oleh karena itu, masalah perayaan Natal menjadi hal yang kontroversial bagi umat Kristen sendiri. Namun demikian, secara mayoritas umat Kristen memperingati Natal.

Terlepas dari kontroveri tentang Natal, saya pribadi merayakannya berdasarkan beberapa pertimbangan. Salah satu pertimbangan telah saya jelaskan di artikel Natal Dan Saksi Yehuwa. Dan dalam artikel kali ini yaitu Mengapa Orang Kristen Merayakan NATAL? kembali saya akan jelaskan mengapa orang kristen seharusnya merayakan hari Natal dengan alasannya.

Antikristus, Penyesat (2 Yohanes 1:7) Dan Saksi Yehuwa

saksi yehuwaa antikristus penyesat (2 yohanes 1:7)
Saksi Yehuwa Para Penyesat Dan Antikristus
SAKSI-SAKSI YEHUWA tidak memperingati hari Natal. Beberapa alasan yang biasa mereka ajukan sebagai penolakkan akan Natal adalah Natal merupakan bagian dari tradisi kafir yang dimasukkan ke dalam ajaran Kristen, Yesus Kristus tidak memerintahkan untuk merayakan hari kelahiran-Nya, orang Kristen masa awal tidak memperingatinya, dan lain-lain alasan. Namun demikian, sebagai orang Kristen, saya memiliki alasan berdasarkan Alkitab yang kuat mengapa orang Kristen memperingatinya tidak menjadi masalah. Silahkan baca artikel NATAL DAN SAKSI Yehuwa untuk melihat jawabannya yang sekaligus membongkar dusta Saksi Yehuwa yang mengklaim beroleh penentuan ilahinya oleh Yesus Kristus pada tahun 1918/1919. 

Natal Dan SAKSI YEHUWA

Natal Dan Pemilihan Ilahi
ARTIKEL KALI ini akan dibahas sebuah fenomena yang menarik tentang 'Natal, dan Saksi Yehuwa' dikaitkannya dengan klaim Menara Pengawal yaitu Pemilihan Ilahi. Tahukah Anda bahwa Saksi-Saksi Yehuwa tidak memperingati natal? Bahkan bukan hanya natal. Saksi Yehuwa juga tidak memperingati ulang tahunnya sendiri. Mengapa demikian? Karena Menara Pengawal mengajarkan bahwa natal merupakan sebuah peringatan yang bersifat pagan (kekafiran) sehingga harus dihindari. Berikut cuplikan dari kutipan publikasi Menara Pengawal yang menginformasikan tentang natal:

.