Showing posts with label Artikel Kultus Menara Pengawal. Show all posts
Showing posts with label Artikel Kultus Menara Pengawal. Show all posts

Apakah Saksi -Saksi Yehuwa Suatu Kultus? Ya!

artikel ini menjelaskan alasan mengapa saksi yehwua adalah sebuah kultus berkedok agama kristen
Apakah Saksi-Saksi Yehuwa Suatu Kultus? Ya
TIDAK ADA SATU pun suatu organisasi atau golongan keagamaan ingin dicap atau dikenal sebagai suatu kultus berkedok agama, alias bukan agama yang sejati (baca arti kultus di sini). Oleh karena itu, Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir (Mormon) yang dikenal sebagai suatu kultus mencoba menyangkalnya website resminya di sini berjudul “Mengapa beberapa orang menyebut Mormonisme suatu kultus?”.

Demikian juga Saksi-Saksi Yehuwa dikenal sebagai sebuah kultus [jika tidak percaya, silahkan googling] akan mencoba mempropagandakan informasi yang menyesatkan di situs resminya jw.org/id ketika dipertanyakan “Apakah Saksi-Saksi Yehuwa Itu Suatu Kultus?” maka jawabannya di situs resminya di sini menyatakan “Bukan, Saksi-Saksi Yehuwa bukan kultus” dengan beberapa justifikasi di bawah ini.


Saudara, Wakil, Mengikuti Yesus Dan Ketaatan Total

Siapakah Saudara Yesus Matius 25:40 Menurut Saksi Yehuwa
Siapakah Saudara-Saudara Yesus di Mat. 25:40?
SIAPAKAH “SAUDARA-SAUDARA-Ku” yang Yesus Kristus maksud di Matius 25:40: “Dan sebagai jawaban raja itu akan mengatakan kepada mereka, ’Dengan sungguh-sungguh aku mengatakan kepadamu: Sejauh kamu melakukannya untuk salah seorang di antara yang paling kecil dari saudara-saudaraku ini, kamu melakukannya untuk aku.’” (NW)

Ajaran Saksi Yehuwa menafsirkan “saudara-saudara-Ku” adalah saudara rohani Yesus yang berjumlah 144.000 orang. Saksi Yehuwa menyebut mereka sebagai “kaum terurap”. Dan peranan kelompok atau golongan orang ini sangat signifikan dan merupakan pengajaran yang utama di dalam teologi kultus Saksi Yehuwa. Seorang peminat yang ingin menjadi seorang Saksi tidak mungkin dapat dibaptis dan menjadi seorang Saksi Yehuwa tanpa mengakui kedaulatan dan peranan golongan ini (baca di sini). Jadi jika Saudara ingin mengenal Saksi Yehuwa lebih dekat; kenalilah golongan ini. Perhatikan kutipan berikut ini yang menafsirkan identitas “saudara-saudara” Yesus berdasarkan tafsiran Menara Pengawal atas Mat. 25:40:

Kultus Seperti IBLIS Menyamar MALAIKAT Terang

Menara Pengawal: Iblis Menyamar Malaikat Terang
Kultus Seperti Iblis Menyamar Malaikat Terang
SALAH SATU CIRI atau tanda sebuah kelompok sebagai sebuah kultus adalah keahliannya dalam berpropaganda informasi yang menyesatkan orang. Demikian juga organisasi Saksi Yehuwa yang telah ditandai oleh para ahli kultus sebagai sebuah grup kultus yang destruktif (berbahaya) menolak dirinya sebagai grup kultus. Dan tentunya adalah hal yang wajar jika organisasi Yehuwa menolak cap kultus yang disematkan oleh para ahli kultus karena jika memang benar demikian maka tidak ada seorang pun yang mau menjadi anggotanya. Hei, pada akhirnya siapakah yang mau menjadi korban kultus, bukan?

Oleh karena itu, dalam upaya menolak tuduhan dirinya sebagai grup kultus, situs resmi Saksi-Saksi Yehuwa yaitu jw.org bagian “Pertanyaan Umum” menolak julukan kultus tersebut dengan berpropaganda informasi sebagai berikut:

Ciri Kultus: Pengabdian Tanpa Syarat & Eksklusif

Setelah saya berhasil membuktikan bahwa organisasi Lembaga Menara Pengawal merupakan salah satu dari organisasi kultus berkedok agama Kristen di Ciri Kultus: Mengasingkan Diri Dalam Suatu Komunitas, saya lanjutkan membahas ciri kultus lainnya yang terakhir dibahas di dalam majalah Menara Pengawal 15 Feb. 1994 hlm. 4 sebagai berikut:


Jelaslah, kultus biasanya dipahami sebagai kelompok-kelompok religius yang memiliki pandangan radikal dan praktek yang bertentangan dengan apa yang kini diterima sebagai perilaku sosial yang normal. Biasanya mereka melaksanakan kegiatan religius mereka secara rahasia. Banyak kelompok kultus ini benar-benar mengasingkan diri dalam komune-komune. Pengabdian mereka kepada seorang yang memproklamasikan dirinya sendiri sebagai pemimpin manusia kemungkinan besar bersifat tanpa syarat dan eksklusif. Sering kali para pemimpin ini membual bahwa mereka telah dipilih secara ilahi atau bahkan memiliki sifat-sifat ilahi.

Saya ingin pembaca memperhatikan kutipan 'Pengabdian mereka kepada seorang yang memproklamasikan dirinya sendiri sebagai pemimpin manusia kemungkinan besar bersifat tanpa syarat dan eksklusif.' Bagaimana saya dapat membuktikan bahwa ciri-ciri kultus itu sesuai dengan kondisi yang ada di Menara Pengawal? Dan bagaimana Menara Pengawal memperoleh pengabadian yang ekslusif tersebut?

Ciri Kultus: Mengasingkan Diri Dalam Suatu Komunitas

Menara Pengawal, 15 Feb. 1994
PERHATIKAN CUPLIKAN kutipan Pengakuan Simpatisan Saksi Yehuwa yang saya beri garis bawah berikut ini:

Banyak perenungan yg saya lakukan. Saya jd ingat betapa saya merasa adil benar di depan banyak orang, bahkan memandang remeh orang tua saya yg bukan Saksi Yehuwa. Masa SMA dan perkuliahan saya habiskan membaca literatur Watchtower, perhimpunan, kebaktian, penyiaran dan bergaul dg hanya golongan Saksi Yehuwa. Tentu saja saya jg bergaul dg rekan SMA atau universitas, tp dg batas2 tertentu. Saya jd ingat betapa kakunya saya saat itu.

Ciri Kultus: Melaksanakan Kegiatan Religius Secara Rahasia

Menara Pengawal 15 Feb. 1994
Setelah artikel sebelumnya yaitu Ciri Kultus: Pandangan Radikal & Perilaku Yang Aneh telah saya bahas. Kini saya lanjutkan membahas ciri-ciri organisasi kultus berikutnya seperti yang tertera di majalah Menara Pengawal 15 Feb. 1994 yaitu: 

Ciri Kultus: Pandangan Radikal & Perilaku Yang Aneh

Menara Pengawal 15 Feb. 1994
DI DALAM UPAYA MEMBUKTIKAN apakah organisasi Saksi Yehuwa dengan badan hukumnya, Lembaga Menara Pengawal adalah sebuah organisasi kultus berkedok agama Kristen, saya telah menjelaskan dengan detail di bagian pertama artikel bersambung ini yaitu Saksi Yehuwa, Suatu Kultus Atau Rohaniwan Allah: Pemilihan Ilahi, dan bagian kedua: Saksi Yehuwa, Kultus: Doktrin Baru. Kedua kajian tersebut membuktikan bagaimana organisasi Saksi Yehuwa begitu cocok dengan ciri-ciri sebuah grup kultus yang dijelaskan di dalam publikasinya sendiri yaitu majalah Menara Pengawal 15 Feb. 1994.

Saksi Yehuwa, Kultus: Doktrin Baru

Menara Pengawal 15 Feb 1994
BAGIAN PERTAMA artikel Saksi Yehuwa, Suatu Kultus atau Rohaniwan Allah: Pemilihan Ilahi, telah dijelaskan dengan panjang lebar bagaimana Lembaga Menara Pengawal nyata-nyata terbukti sesuai dengan ciri-ciri dari grup atau organisasi kultus yang berkedok agama berdasarkan kriteria yang diuraikan di dalam publikasinya sendiri; majalah Menara Pengawal  15 Feb. 1994.  

Saksi Yehuwa, Suatu Kultus Atau Rohaniwan Allah?: Pemilihan Ilahi

Menara Pengawal 15 Feb. 1994
LEMBAGA MENARA Pengawal merupakan organisasi resmi dari organisasi Saksi-Saksi Yehuwa yang menerbitkan majalah Menara Pengawal edisi 15 Feb. 1994 dengan judul sampul “Saksi-Saksi Yehuwa, Suatu Kultus Atau Rohaniwan Allah?. Artikel ini disiapkan oleh Lembaga Menara Pengawal untuk menolak tuduhan masyarakat umum yang mencapnya sebagai organisasi atau grup kultus (Cult, Inggris). Mengapa Lembaga Menara Pengawal menulis khusus tentang organisasi kultus? Hal ini karena pada tahun sebelumnya ada suatu kejadian di Amerika yaitu suatu grup kultus pimpinan David Koresh mencuat yaitu di mana 53 orang dewasa dan 21 anak-anak meninggal dalam peristiwa kebakaran di Waco, Texas sehingga menjadi pembicaraan hangat. Dan tentunya masyakarat Amerika juga mengait-kaitkan kepada grup-grup kultus lainnya termasuk Lembaga Menara Pengawal [1]. Tentunya, respons yang wajar adalah organisasi Saksi Yehuwa menolak tuduhan tersebut.

.