![]() |
| Natur Allah: Maha Kuasa |
Seorang Saksi Yehuwa bernama Ivan Robert berkomentar menarik di Artikel Ajaran Alkitab: Allah Mahahadir untuk membantah konsep kemahahadiran Allah berikut ini:
![]() |
| Natur Allah: Maha Kuasa |
![]() |
| Injil Menara Pengawal: Sejati Atau Palsu? |
Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma. Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.Mengapa Injil yang diberitakan Paulus merupakan kekuatan Allah yang dapat menyelamatkan setiap orang yang percaya? Nah, inilah berita Injil yang diringkas oleh Paulus ketika ia mengingatkan akan “Injil yang aku beritakan kepadamu” (1 Kor. 15:1) dan telah diterima oleh jemaat Korintus, demikian:
Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri. Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu--kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya. Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; (1 Kor. 15:1-4)Melalui surat itu, Paulus menegaskan kepada jemaat Korintus bahwa mereka telah diselamatkan jika mereka teguh berpegang padanya, yaitu bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan! Inilah berita Injil yang disampaikan oleh Paulus. Ya, 3 hal ini merupakan inti berita Injil yang Paulus kabarkan kepada segala bangsa. Sebenarnya, inti dari Perjanjian Baru adalah tentang rencana keselamatan manusia melalui karya Yesus Kristus; yaitu kelahiran-Nya, kematian-Nya untuk menebus dosa manusia dan kebangkitan-Nya. Dengan mempercayai Yesus Kristus dengan karya keselamatan-Nya maka manusia diselamatkan. Oleh sebab itu, Paulus mengatakan bahwa Injil itu merupakan kekuatan Allah yang menyelamatkan bagi orang yang percaya (Roma 1:16).
Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.(Gal. 1:6-9, TB)Injil Yang Diberitakan Saksi Yehuwa
![]() |
| Menara Pengawal, 1/5/1981, hlm. 17 |
Biarlah orang yang berhati jujur membandingkan jenis pengabaran Injil Kerajaan yang dilakukan oleh Susunan Kristen selama berabad-abad dengan yang dilakukan oleh Saksi-Saksi Yehuwa sejak akhir Perang Dunia I pada tahun 1918. Mereka tidaklah sama dan sejenis. Yang diberitakan Saksi-Saksi Yehuwa adalah benar-benar "Injil," atau "kabar kesukaan," tentang kerajaan Allah di surga yang telah didirikan sewaktu Putra-Nya, Yesus Kristus, ditakhtakan pada akhir Zaman Orang Kafir pada tahun 1914.Perhatikan pengakuan Menara Pengawal tersebut yaitu injil yang diberitakannya tidaklah sama dengan Injil yang diberitakan oleh gereja-gereja. Mengapa? Karena injil yang diberitakan Saksi Yehuwa adalah injil tentang “kerajaan surgawi yang didirikan oleh penobatannya Yesus Kristus pada tahun 1914”.
Let the honest-hearted person compare the kind of preaching of the gospel of the Kingdom done by the religious systems of Christendom during all the centuries with that done by Jehovah's Witnesses since the end of World War I in 1918. They are not one and the same kind. That of Jehovah's Witnesses is really “gospel,” or “good news,” as of God's heavenly kingdom that was established by the enthronement of his Son Jesus Christ at the end of the Gentile Times in 1914. (Menara Pengawal, 1/5/81, hlm.17, bold dari saya)
Lagi pula, jika kaum ulama Susunan Kristen mengakui bahwa kejadian-kejadian tahun 1914-18 menandai permulaan dari akhir untuk sistem tua ini, mereka harus mengakui corak-corak lain dari ”tanda kehadiran” Yesus dan harus ambil bagian dalam penggenapan dari kata-katanya, ”Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa.” (Matius 24:14) Itu berarti memberitakan, bukan Injil yang telah mereka beritakan selama berabad-abad, melainkan kabar baik tentang Kerajaan yang didirikan di surga pada akhir Zaman Orang Kafir pada tahun 1914. . . . (Menara Pengawal, w85_s-15 hlm. 13)Tentunya kita bertanya-tanya tentang Injil Kerajaan yang diberitakan oleh Saksi Yehuwa:
Selain itu juga, selaras dengan nubuat Yesus berkenaan ’kehadirannya’ dan ”kesudahan dari sistem ini”, harus ada satu organisasi yang bersatu yang ’memberitakan kabar baik kerajaan ini di seluruh bumi yang berpenduduk sebagai suatu kesaksian kepada semua bangsa sebelum akhir itu datang’. (Matius 24:3, 14) Dewasa ini, Saksi-Saksi Yehuwa saja yang memberitakan kabar baik bahwa Kerajaan itu sudah bekerja di surga sejak 1914 dengan Yesus Kristus sebagai Raja. Ada lebih dari 2.650.000 pengabar-pengabar Kerajaan yang diorganisasi dengan baik, dan barisan mereka berkembang dengan cepat karena berkat Allah.—Yesaya 43:10-12; 60:22. (Menara Pengawal, w84_s-1 hlm. 23)
![]() |
| Apakah Yesus adalah Malaikat Mikhael? |
Bukti-bukti berdasarkan Alkitab menunjukkan bahwa Mikhael adalah nama Putra Allah sebelum ia meninggalkan surga untuk menjadi Yesus Kristus dan juga setelah ia kembali ke surga. Mikhael adalah satu-satunya pribadi yang disebut ”penghulu malaikat”, yang artinya ”pemimpin malaikat”, atau ”malaikat utama”. (Pemahaman Alkitab 2, hlm. 126)Ya, Saksi-Saksi Yehuwa masa kini mempercayai bahwa asal usul Yesus Kristus sebenarnya adalah sang penghulu malaikat, yaitu Mikhael (Yudas 9). Pemahaman ini — mau tidak mau — diambil karena Menara Pengawal mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah makhluk ciptaan.
![]() |
| Berdamai & Mengatasi Dosa Masa Lalu |
![]() |
| Persembahan Janda Miskin |
![]() |
| No Birthday For Jehovah's Witness |
![]() |
| Allah Mahahadir |