Kritik Saksi Yehuwa: Kolekte Persembahan, Alkitabiahkah?

Persembahan Janda Miskin
Jika Saudara berjumpa dengan seorang Saksi Yehuwa, kerapkali ia mengkritik praktek persembahan kolekte (berupa media kantong ataupun nampan) yang diedarkan di gereja-gereja Kristen sebagai hal yang tidak berdasarkan Alkitab yaitu Mat. 6:1-4 dan praktek mengedarkan yang demikian memberi kesan seolah-olah jemaat dipaksa untuk memberi persembahannya. Nah, seorang Saksi Yehuwa bernama Dylan P (lihat Selamatkah Umat ManusiaApr 22, 2012 04:49 PM) juga mempertanyakannya. Bagaimana pendapat saya?

Berikut merupakan tulisan Sdr. Dylan:

Dalam Matius6:4 mengatakan:Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan TERSEMBUNYI....Memungut kolekte dengan memakai piring itu memenuhi apa yang dikatakan Mat.6 :4 tidak?


Ada yang memakai cara yang dibawah ini.

PERINCIAN PERSEMBAHAN

Nama/Kode : ........ Tanggal : ........
Telepon : ....... Jumlah Persembahan: .......
Tempat Kebaktian : .......

Jenis Persembahan: PersembahanPembangun
Rumah Doa Bagi SegalaBangsa..........Persepuluhan Rp ....... PersembahanLangsung ....Rp..Ucapan Syukur Rp ........ Persembahan Sebagai........
Diakonia Rp ......... Realisasi JanjiIman ....Rp...
Pendidikan/KOM Rp .........Penginjilan Rp ......... Fax bukti transfer ke:021-4584 2660Persepuluhan Bank Permata a/c.... B .Permata a/c 070 197...
Bank BCA a/c .... B.BCA a/c 413 300 78 50GBI jl G Subroto GBI jl G Sobroto

Di sampulnya tertulis:PERSEMBAHAN TERBAIKKU


Apakah dapat dikatakan,bahwa persembahan itu diberikan dengan TERSEMBUNYI?

Saya juga belum pernah mendengar orang yang memberi sedekah Rp.10.000,- gembar gembor,bahkan belum pernah ada orang yang mengatakan kepada saya :Tadi saya memberi kolekte sebesar.......

Saya hanya cerita pengalaman saya dan bagaimana perasan saya dan saya ingin tahu,apakah cara dengan piring itu selaras dengan apa yang alkitab ajarakan atau tidak. [Matius 6 :3 [4]]

Saya mengatakan secara ilmu jiwa memaksa orang, tetapi oleh Sdr Awi langsung ditimpali dengan mengatakan:Tidak PERNAH sy melihat 1 gereja pun YANG MEMAKSA.....
Memang tidak ada gereja yang TERANG-TERANGAN menyuruh jemaatnya untuk memberi berapa banyak uang sedekah,tetapi kalau alkitab mengatakan beri DENGAN TERSEMBUNYI,lalu piring ceper besar yang sudah ada tumpukan uang,yang memiliki nilai yang besar, disodorkan ke orang,maka ada maksud yang tersembunyi tidak. Kalau sdr dalam hati dapat mengatakan TIDAK,maka Sdr Awi memang luar biasa.

Apakah ada orang yang memiliki perasaan seperti saya,mengahadapi pengalaman seperti yang saya alami,saya yakin pasti ada.

Pakai kantong seperti yang dilakukan oleh gereja lain,kan kita bisa benar-benar memberi sedekah kita dengan tersembunyi.
Uang kita gengam di tangan,tangan masuk kantong,uang kita lepas,kan benar-benar tidak ada yang dapat lihat berapa banyak uang kita masukan dalam kantong kolekte. Betul-betul tersembunyi.
Tetapi sayangnya gereja-gereja memberikan lembaran berita Gereja. Lembaran berita gereja yang diantaranya dapat di baca daftar orang-orang yang mempemberi banyaknya uang sedekah,apakah itu dapat dikatakan:memberi dengan TERSEMBUNYI.
Membaca kritik tersebut, saya bertanya kepada Sdr. Dylan "apakah pemahamannya tentang memberi dengan tersembunyi berdasarkan Mat. 6:1-4". Sdr Dylan menjawab:

Saya kurang tahu pemahaman yang bagaimana yang dimiliki oleh mereka yang dengar Yesus yang mengatakan apa yang tertulis dalam Matius 6:3-4 Karena mereka mungkin saja kebanyakan orang-orang yang sederhana seperti saya, ya, saya kira pemahaman saya tidak jauh berbeda dengan mereka, yaitu kalau dikatakan tersembunyi itu, ya maksudnya tidak kelihatan. Anak itu tidak dapat dilihat, karena ia sembunyi di belakang pohon besar.

Sekarang saya menjadi jelas pemahaman Sdr. Dylan di Mat. 6:1-4 yaitu tentang 'pemberian secara tersembunyi' yaitu pemahaman secara harafiah; benar-benar tidak kelihatan. 

Baik, sekarang waktunya saya bahas satu per satu berdasarkan terang Firman Tuhan tentang kolekte persembahan. Namun begitu, perlu pembaca blog ini memahami bahwa tulisan saya ini bukanlah suatu upaya membela praktek kolekte yang dilakukan oleh gereja-gereja pada umumnya. Tidak. Saya tidak sedang membelanya. Melainkan apakah kolekte persembahan yang dilakukan oleh gereja-gereja dengan cara mengedarkan secara tidak tersembunyi melalui media kantong atau nampan   berdasarkan Alkitab atau tidak. Baik kita mulai pembahasannya di bawah ini.

Jika kita membaca Matius pasal 6 ayat 1-18 secara keseluruhan menjadi jelas yaitu sesungguhnya Tuhan Yesus sedang mengajarkan kita agar ketika melakukan keadilbenaran (kewajiban agama, LAItidak bermotivasi untuk pamer agar diamati atau dilihat oleh orang banyak. Tidak pamer dalam hal apakah? Tuhan Yesus memberi contoh dalam hal sedekah (2-4), mengenai doa (5-6) dan tentang puasa (16-18). 

Perhatikan ayat 1 yang menyatakan tidak mempraktekkan keadilbenaranmu di depan manusia dengan maksud agar diamati oleh mereka yang artinya tidak bermotivasi pamer:
Perhatikan baik-baik untuk tidak mempraktekkan keadilbenaranmu di depan manusia dengan maksud agar diamati oleh mereka; jika demikian kamu tidak akan memperoleh upah dari Bapakmu yang di surga. (TDB/NW)

Tentunya bahasan hanya terfokus pada Mat. 6:2-4 yang menjadi topik kita kali ini, yaitu: 
2 Karena itu apabila engkau memberi pemberian belas kasihan, jangan terlebih dahulu meniup terompet, sebagaimana yang dilakukan orang-orang munafik di sinagoga-sinagoga dan di jalan-jalan, agar mereka dimuliakan oleh manusia. Dengan sungguh-sungguh aku mengatakan kepadamu: Mereka telah memperoleh upah mereka sepenuhnya. 3 Tetapi engkau, apabila memberi pemberian belas kasihan, jangan biarkan tangan kirimu tahu apa yang dilakukan tangan kananmu, 4 agar pemberian belas kasihanmu tersembunyi; dengan demikian Bapakmu yang memandang secara tersembunyi akan membalas kepadamu. (TDB/NW)
Nah, kita lihat ayat 2, Tuhan Yesus mengecam praktek pemberian sedekah dengan cara meniup terompet atau mengumumkannya lebih dahulu. Jika kita melakukannya maka kita seperti orang-orang munafik yang motivasi pemberiannya untuk kemuliaan dirinya sendiri.

Ayat 3-4 Tuhan Yesus menyatakan agar jangan tangan kiri tahu apa yang dilakukan tangan kanan kita agar sedekah (pemberian belas kasihan) tersembunyi. Apakah artinya? Apakah berarti pemberian kita dilakukan secara sembunyi dalam pemahaman 'agar tidak dilihat orang'? Saya rasa tidak. Kita perhatikan konteks dari ayat 2 jelas maksudnya adalah agar tidak mengumumkan pemberian sedekah yang kita berikan dengan tujuan untuk pamer, bukan pemahaman pemberian diberikan dengan secara sembunyi agar tidak dilihat oleh orang. Jika hanya membaca ayat 3-4 saja, pengertian 'tersembunyi' memang artinya 'tidak terlihat orang', tetapi jika kita lihat konteks keseluruhan ayat 1 dan 2 menjadi jelas apa maksud dari 'tersembunyi' yaitu tidak mengumumkan atau meniup terompet agar orang lain mengetahui pemberian sedekah kita. Jika kita melakukan hal demikian maka kita sesungguhnya telah mempraktekkan keadilbenaranmu di depan manusia dengan maksud agar diamati oleh mereka alias pamer. (ayat 1)

Untuk membuktikan bahwa 'tersembunyi' bukanlah memaksudkan pemberian sedekah kita tidak terlihat orang, kita bandingkan dengan Markus 12:41-44 di mana Tuhan Yesus mengamat-amati orang-orang yang memberi sumbangan:
Dan ia duduk menghadap ke arah tempat sumbangan dan mengamati bagaimana orang banyak menjatuhkan uang ke dalam tempat sumbangan; dan banyak orang kaya menjatuhkan banyak uang logam. 42 Lalu seorang janda miskin datang dan menjatuhkan dua uang logam kecil, yang sangat sedikit nilainya. 43 Maka ia memanggil murid-muridnya dan mengatakan kepada mereka, ”Sesungguhnya aku mengatakan kepadamu bahwa janda miskin ini telah menjatuhkan lebih banyak daripada semua orang yang menjatuhkan uang ke dalam tempat sumbangan; 44 karena mereka semua menjatuhkan dari kelebihan mereka, tetapi dia, dari kekurangannya, menjatuhkan semua yang dia miliki, segenap penghidupannya.” (TDB/NW)
Perhatikan Tuhan Yesus menghadap ke arah tempat sumbangan (peti persembahan, LAI) di mana banyak orang sedang memberi sedekahnya. Pertanyaannya, apakah orang-orang yang memberi itu tersembunyi atau terlihat jelas? Jawabannya mudah: Yesus dapat melihat jelas; baik petinya dan orang yang memberi, jumlah persembahan dari orang kaya dan bahkan sedekah janda miskin tersebut sangat jelas terlihat yaitu dua uang logam kecil. Saya tidak tahu bentuk tempat sumbangan atau peti persembahan itu, misalnya apakah sebuah peti dengan tutup atasnya terbuka atau ada tutup dengan sebuah lubang kecil di mana orang-orang memasukkan uangnya. Ini tidak terlalu penting bagi saya. Yang utama adalah sedekah itu dapat dilihat oleh semua orang; individu yang memberi dan jumlah sumbangan.

Dari perbandingan Mark. 12:41-44 semakin jelas bagi kita bahwa maksud dari pemberian sedekah secara 'tersembunyi' bukanlah dalam pemahaman pemberian dilakukan agar tidak dilihat orang. Melainkan, agar sedekah kita tidak diumumkan dengan motivasi pamer sehingga dipuji orang. Jadi argumentasi Saksi Yehuwa bahwa orang Kristen yang memberi persembahan tidak secara sembunyi dengan sendirinya gugur. 

Media Persembahan (nampan, kantong kolekte atau amplop)

Jika hal ini sudah menjadi jelas, bagaimana dengan argumentasi Saksi Yehuwa tentang pemberian kolekte persembahan yang dilakukan pada media sebuah nampan (piring), sebuah kantong ataupun amplop?

Menurut saya pribadi, media apapun juga yang digunakan tidaklah terlalu penting karena itu hanyalah sebuah media di mana pengumpulan sumbangan dilakukan. Meskipun pemberian dilakukan dalam sebuah nampan (piring) yang dapat dilihat oleh orang, hal ini tidak dipermasalahkan oleh Tuhan Yesus karena Ia pun dapat (bahkan mungkin banyak orang dapat mengetahui dan melihatnya juga) melihat besaran jumlah sumbangan di Markus 12:41-44 itu. Yang utama adalah tidak ada motivasi dari seorang pemberi untuk memamerkan pemberiannya. Tentunya hal ini kita kembalikan kepada masing-masing individu yang memberi. Bukanlah hak kita untuk menghakiminya.

Sumbangan Yang Diedarkan

Demikian juga media yang diedarkan atau sebuah kotak sumbangan ditempatkan di suatu tempat. Ini pun tidak penting. Mengapa? Bagi saya, semuanya masalah kepraktisan. Saya biasanya pergi ke sebuah gereja yang minimal pengunjungnya minimal 1.500 orang dan hanya seminggu sekali ke gereja itu. Bayangkan jika sedemikian banyak orang antri memberi sumbangan. Tentunya tidak praktis. Akan lebih praktis dan menghemat waktu ketika kita sambil menyanyikan lagu pujian sambil memberi kolekte sesuai dengan kemampuan kita. Bagaimana dengan di Balai Kerajaan? Biasanya 1 kali perhimpunan tidak lebih dari 150 orang saja dan bahkan memiliki banyak waktu untuk memberi sumbangannya karena Saksi-Saksi Yehuwa ke Balai Kerajaan minimal 2 kali dalam seminggu. Tentunya hal ini tidak menjadi masalah jika setiap Saksi Yehuwa secara sukarela menuju ke kotak persembahan. 

Saya rasa, kita tidak perlu merasa sungkan jika kita tidak mampu untuk memberi. Saya tidak dapat memberikan penilaian terhadap orang lain apakah ia merasa terintimidasi atau merasa tidak enak karena tidak mampu memberi saat kolekte diedarkan. Saya hanya bisa bicara tentang pribadi saya sendiri yaitu saya tidak merasa terintimidasi karena tidak memberi, bahkan setahun terakhir ini saya tidak memberi karena uang persembahan itu saya gunakan untuk penginjilan pribadi saya. Secara ekonomi, saya berada di bawah kelas menengah, tetapi rindu untuk melayani Tuhan. Dengan demikian, saya gunakan yang seharusnya saya persembahkan itu untuk penginjilan pribadi saya.

Lembaran Berita Gereja

Inilah bedanya antara gereja yang benar dan bertanggung jawab dengan sebuah organisasi kultus seperti Menara Pengawal. Gereja yang sehat dan baik seharusnya memberikan pertanggungjawaban masalah keuangannya kepada jemaat yang memberi; baik pengeluaran dan pemasukkannya. Bukan untuk pamer berapa nilainya seseorang memberi (bandingkan dengan Mark. 12:41-44). Tetapi memang masalah keuangan haruslah transparan dan jelas. Jika gereja tidak mengumumkan secara terbuka posisi keuangannya, ada kemungkinan penyalahgunaan keuangan oleh individu-individu yang mengelola keuangan tersebut dapat terjadi.

Saya pribadi sangat peduli dengan masalah keuangan di gereja-gereja. Saya selalu memantau mana gereja yang transparan dan jelas masalah keuangannya, mana yang tidak. Tuhan Yesus berkata "di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada." (Matius 6:21) Oleh sebab itu, transparansi dan kejelasan masalah keuangan di dalam gereja-gereja seharusnya menjadi perhatian bagi umat Kristen. Saya pribadi berpendapat bahwa jika ada gereja yang tidak mempertanggungjawabkan keuangannya kepada jemaatnya sangat menyarankan pembaca blog ini untuk tidak memberi. Kita tidak ingin uang persembahan yang diberikan dengan maksud baik tetapi disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu. Sebaliknya, jika sebuah gereja bersikap terbuka dan bertanggungjawab atas kepercayaan yang diberikan jemaatnya, kita harus mendukungnya semampu kita. Janganlah kita bersikap seperti Sdr. Dylan ketika saya tanyakan apakah perlu gereja mempertanggungjawabkan masalah keuangannya kepada jemaat yang memberi, dijawab:

Semua persembahan yang diterima dan dikumpulkan HARUS dipertanggungjawakan kepada Yehuwa, TIDAK kepada jemaat.
Jemaat TIDAK perlu minta pertanggungjawaban, karena kalau TIDAK percaya kepada gereja yang menerimannya,ya TIDAK perlu memberi sedekah

Menurut saya, jawaban yang demikian sungguh-sungguh keliru dan tidaklah didasarkan pada akal yang sehat.  Memang segala sesuatunya harus dipertanggungjawabkan kepada Allah, tetapi harap kita ingat bahwa yang mengurus keuangan adalah manusia yang berdosa yang memiliki potensi untuk berbuat dosa dengan menyelewengkan wewenangnya. Ingat Judas Iskariot, seorang murid Yesus yang dipercaya untuk mengurus hal keuangan tetapi mengambilnya untuk kepentingan pribadi (Yoh. 12:6). Fakta ini memberi pelajaran kepada kita bahwa penyalahgunaan sudah terjadi sejak jaman Kristus. Oleh karena itu,  sebenarnya, ketika gereja mengumumkan siapa dan jumlah yang diberi bukan untuk motivasi pamer tetapi untuk transparansi, kejelasan dan pertanggungjawaban gereja kepada jemaat yang memberi persembahan. 

Sebaliknya, organisasi kultus seperti Menara Pengawal tidak pernah memberitahukan kepada anggotanya berapa besar nilai sumbangan sukarela yang diperolehnya dengan alasan-alasan seperti yang Sdr. Dylan ajukan. Yang ada adalah laporan sidang kepada Menara Pengawal nilai dari sumbangan Saksi Yehuwa, tetapi dari Menara Pengawal kepada anggotanya; tidak ada pertanggungjawabannya! Dan setiap Saksi Yehuwa mempercayainya begitu saja seolah-olah organisasi ini dijalankan oleh Allah Yehuwa sendiri.

Mudah-mudahan artikel kali ini dapat menjadi berkat bagi kita semua. Amin


Ada jalan yang lurus dalam pandangan seseorang, tetapi ujungnya adalah jalan-jalan kematian (Amsal 16:25, NW)

44 comments :

  1. To Sdr. Dylan

    Berikut adalh jawaban sy di artikel Selamatkah May 1, 2012 05:49 AM yg sy pindahkan ke sini agar pembaca mudah mengikutinya.

    Sdr Dylan:

    Saya ingin tahu yang di maksud Sdr Awi dengan tidak diumumkan lebih dulu,kalau memberi persembahan itu yang bagaimana? Apakah kalau diumumkan itu begini:
    Apa seperti ini MISALNYA: Saudara-saudara lihat,saya akan memberi sedekah seratus ribu rupiah.
    Apakah benar ada orang seperti itu, Seumur hidup saya menghadiri gereja-gereja dan perhimpunan SSY belum sekalipun saya pernah menemui orang semacam itu.

    AWI:

    Ketika sy menulis ‘tidak diumumkan lebih dulu' dasarnya dari TDB. Coba lihat apa yg TDB tulis “... jangan terlebih dahulu meniup terompet, sebagaimana... ”. Apakah artinya dr kalimat ‘jangan terlebih dahulu meniup terompet’? Bukankah artinya tdk diumumkan lebih dulu?

    Sdr. Dylan:

    Dan kalau alkitab mengatakan secara tersembunyi itu,tidak perlu orangnya yang tersembunyi.Orangnya boleh saja kelihatan dengan jelas sekali,tetapi persembahannya JANGAN sampai terlihat. Saya mengatakan,bahwa gereja-gereja yang saya kunjungi memakai kantong-kantong dan itu yang saya setujui.Kantong-kantong kolekte yang diedarkan.

    Pengeritian saya dengan TERSEMBUNYI itu,ya TIDAK kelihatan,tetapi rupanya Sdr Awi memiliki penafsiran yang berbeda.Itu boleh saja.

    AWI:

    Sy memahami maksud Sdr bahwa orang yg memberi boleh kelihatan tapi persembahannya jangan terlihat. Sebab itu sy referensikan Mark. 12:41-43 sebagai bukti bhw jumlah uangnyapun dpt terlihat.

    Sdr Dylan:

    Di Markus 12 :41-44? Bagaimana Yesus tahu berapa banyak uang yang dijatuhkan ke peti sumbangan? Bukan karena Ia MELIHAT berapa jumlahnya ,tetapi karena di zamanNya, yang ada, adalah uang dari logam.Jadi dari suara kemercingnya logam yang saling beradu sewaktu diJATUHKAN ke peti,Ia tahu banyak atau tidaknya.
    Sewaktu janda nenjatuhkan dua LOGAM kecil,Yesus tahu,bahwa itu nilainya kecil sekali.Yesus tahu uang yang bernilai kecil itu sebesar bagaimana dalam bentuk logamnya,maka Ia bisa tahu,betapa kecilnya nilai persembahannya,dari suara yang ia dengar dari peti sedekah.

    AWI:

    Uang pada jaman itu memang benar berbentuk koin. Tapi asumsi Sdr bhw Yesus tahu nilai persembahan dari suaranya merupakan rasionalisasi yg tidak Akitabiah.

    Pertama, kita lihat terjemahan lain yg lebih jelas mengenai nilai uangnya dlm bentuk uang logam perungu:

    NIV: “But a poor widow came and put in two very small copper coins, worth only a fraction of a penny.” Dengan footnote: Greek two lepta, Greek kodrantes

    ESV: “And a poor widow came and put in two small copper coins, which make a penny.” Dengan footnote: Greek two lepta, which make a kodrantes; a kodrantes(Latin quadrans) was a Roman copper coin worth about 1/64 of a denarius (which was a day's wage for a laborer).

    ILT: “Dan ketika datang seorang janda miskin, ia menaruh dua lepton, yakni satu kodrantes.”

    Perhatikan ke-3 terjemahan itu dng jelas menggambarkan bentuk uangnya yaitu 2 lepta/lepton yakni satu kodrantes.
    Jd ketika Sdr katakan Yesus mendengar dr suaranya, ini sungguh mengada-ada krn yg diinformasikan merupakan bentuk uangnya yaitu 2 lepton. Jk mendengar sj bisa keliru, lagi pula tidak sesuai dgn apa yg ditulis Alkitab. Misal, sy memasukkan uang logam Rp.500 & Rp.1.000, apa Sdr bisa membedakan yg mana 500 & yg mana 1,000 tanpa melihat? Tentu sulit, bukan? Jk gak percaya, silahkan coba.

    Kedua, TDB menulis, “Dan ia duduk menghadap ke arah tempat sumbangan dan mengamati... ”.

    Apa artinya kata mengamati? Alkitab menulis segala sesuatunya dgn teliti. Bukankah kita mengamati dgn mata, bukan dgn telinga. Jk Yesus mengetahui dr menggunakan telinga, akan ditulis ‘mendengar’.

    Bagian 1 dr 5 bagian jawaban: bersambung...

    ReplyDelete
  2. Sdr Dylan:

    Baik sekali Sdr Awi mau memakai alkitab TDB,karena terjemahannya memang lebih jelas dari alkitab yang lainnya.

    AWI:

    Sy gunakan TDB utk kasus2 tertentu sj. Lagi pula setiap SSY lebih percaya TDB dibanding lainnya. Dlm kasus janda miskin terjemahan lainnya seperti NIV & ESV dll lebih jelas dr pd TDB.

    Sdr Dylan:

    Saya juga yakin,bahwa tidak semua yang memberi nilai besar semuanya termasuk yang dikecam Yesus,tetapi Yesus tahu orang-orang yang bagaimana yang munafik itu.

    AWI:

    Setuju. Yg utama adalah motivasi dr orang yg memberi; ingin dipuji atau memberi dgn tulus. Tidak soal, memberi banyak atau sedikit; asal tulus.

    Sdr. Dylan:

    Dikatakan,bahwa apa yang dilakukan tangan kananmu jangan diketahui oleh tangan kirimu. Betul-betul TERSEMBUNYI.

    AWI:

    Sy sdh jelaskan bhw maksud dr tersembunyi bukanlah seperti yg Sdr maksud. Lihat konteks di ayat 1 & 2, jangan fokus pd ayat 4 saja. Dan Sdr tidak mencoba menjelaskan ayat 1 & 2 seolah-olah tidak ada. Atau memang pura-pura gak tahu, ya? Padahal dlm memahami Alkitab, hrs melihat konteksnya.

    Lagi pula jk kita ingin memahaminya secara harafiah, maka kalimat yg lainpun harus ditafsirkan secara harafiah juga. Lalu bgmn mungkin ketika kita memberi ‘tangan yg satu tidak kelihatan oleh tangan yg lain’ dan ‘meniup terompet’ jk ditafsirkan secara harafiah? Demikian juga ‘tersembunyi’ memiliki arti kiasan yg sesuai dgn konteks ayat 1 & 2. Sayangnya, Sdr mengambil kata ‘tersembunyi’ secara harafiah dgn mengabaikan pemahaman ungkapan mengenai ‘tangan kanan & kiri’ dan ‘meniup terompet’. Jk mau konsisten, tafsirkan ‘tangan dan terompet’ secara hurufiah juga. Jangan setengah-setengah. Ini namanya mentafsirkan semaunya sendiri.

    Sdr Dylan:

    Buat Sdr Awi berkenaan medianya itu bukan maslah.
    Kalau kita ingin menaati apa yang dikatakan alkitab,ya jangan mengatakan:Media apapun yang digunakan tidak ada maslah.
    BAGI SSY,karena menaati apa yang ditulis firman Allah,maka dicari sebisa mungikn,bagaimana jangan sampai menyalahi kehendak Allah.

    AWI:

    Setiap SSY tidak dpt membedakan apa yg utama & apa yg tidak. Apa yg prioritas utama & apa yg tdk penting. MP menggambarkan zaman Yesus berjanggut, kenapa MP tidak mewajibkan SSY berjanggut juga? Bukankah MP tidak konsisten dgn Alkitab? Bgmn dgn MP yg tidak membaptis SSY di dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus, melainkan masuk ke dalam organisasi? Padahal membaptis dlm nama Tritunggal itu merupakan perintah Yesus langsung?

    Sdr. Dylan:

    Kalau pakai piring untuk mengumpulkan sedekah dan Sdr Awi menjatuhkan uang senilai Rp50,000- dan kebetulan saya duduk disebelah Sdr Awi dan saya melihat itu maka,bagaimana Sdr Awi masih dapat MENGATAKAN,bahwa Sdr memberinya secara tersembunyi.
    Dimana terlihat artinya “TERSEMBUNYI” dalam kejadian itu?

    AWI:

    Lihat konteksnya dari arti ‘tersembunyi’ yaitu memberi dgn tidak bermotivasi untuk pamer. Jk org memberi dgn tulus & tdk utk pamer ya tidak apa2.

    Bagian 2 dari 5 tulisan jawaban: bersambung...

    ReplyDelete
  3. Sdr. Dylan:

    Saya pikir Sdr Awi mau lebih unggul dari Tuan Yesus. Apakah sewaktu Yesus memberitahu murid-muridNya,Ia memaksudkan seperti yang Sdr Awi maksudkan.
    Apakah murid-murid Yesus dapat memikirkan seperti yang Sdr Awi maksudkan? Maka Yesus memberi gambaranan yang sangat sederhana kepada mereka dengan mengatakan :jangan diketahui kanan kirimu apa yang dilakukan oleh tangan kananmu. Suatu gambaran yang mudah untuk dimengerti bahkan oleh orang-orang yang tidak berpendidikan,bahwa yang dimaksudkan adalah “TERSEMBUNYI”, jangan diketahui oleh siapapun.
    Sdr Awi, mereka yang mendengar Yesus mengatakan apa yang dicatat dalam Mat.6 :1-4 ,bukanlah orang-orang sepintar Sdr Awi.

    AWI:

    Penulis Markus pasti melihat koin itu, maka ditulis dgn teliti jumlah dan bentuk uangnya. Sy mencoba memahami berdasarkan apa yg tertulis di Alkitab. Tidak perlu jadi org pintar untuk memahami Alkitab. Sekali lagi Sdr mengabaikan konteks ayat tersebut. Jangan hanya baca ayat 3-4, baca juga ayat 1-2. Yg Sdr lakukan mencoba merasionalisasikan ajaran MP agar masuk akal.


    Sdr Dylan:

    Lembaran gereja yang memuat daftar orang-orang yang memberi sebanyak sedekah mereka,yang dapat dibaca oleh siapa saja yang mendapatkan lembaran itu,kok masih dapat dikatakan TERSEMBUNYI.
    Si A memberi Rp.100.000,- ,Orang dapat TAHU berapa yang disedahkan oleh si A,kok masih dapat dikatakan ,bahwa si A memberi dengan TERSEMBUNYI.

    AWI:

    Jelas bisa jika kita memahami Mat. 6:1-4 & Mark. 12:41-44 dgn benar & sesuai dgn konteksnya.

    Daftar dibuat oleh gereja sebagai pertanggungjawaban pada jemaat yg memberi. Itu saja.

    Sdr Dylan:

    Maka apa yang saya katakan:Kalau piring ceper besar diedarkan dan sudah ada tumpukan uang dengan nilai lima puluh ribuan,dua puluh ribuan,sepuluh ribuan,lima ribuan dan kebetulan Sdr Awi tidak dapat memberi dan tidak ada perasaan apapun pada Sdr Awi ,maka Sdr Awi memang orang yang hebat. [lupa saya katakan,bahwa saya mengalami itu sewaktu saya untuk pertama kali himpun di gereja itu]

    AWI:

    Sy berbicara utk diri sy sendiri. Sy tidak bisa berbicara bagi org lain krn sy tidak tahu perasaan mereka. Dan memang sy tidak risih atau pun malu. Buktinya sy umumkan secara terbuka bhw sy tidak memberi di blog ini. Sy tdk malu menulisnya krn memang sy tidak memberi. Dan sy tdk merasa hebat, bahkan sebetulnya sedih krn tdk dpt memberi.

    Jk sdr merasa ada suatu perasaan tertentu, ya itu khan Sdr. Perasaan setiap org berbeda. Sdr tdk dpt menyamakan pengalaman yg Sdr alami pasti terjadi kepada semua orang.

    Sdr Dylan:


    Saya ingin tahu.Sedekah dari seluruh hadirin dimasukkan ke kantong kolekte,maka kalaupun kemudian diumumkan di akhir bulan,apakah orang-orang bisa tahu apakah pemberiannya benar-benar ada dalam laporan keuangan itu.
    Apakah di gereja benar-benar ada cara itu.
    Kalau anggautanya 100 saja,jangan dikatakan 1500 orang,bagaiman pengurus uang itu dapat membuat daftar: misalnya: Sdr Awi memberi berapa Sdr Dylan,berapa dan sterusnya. Sedangkan pengurus TIDAK tahu,dalam empat minggu itu Sdr Awi dan lain-lainnya memberi berapa.
    Ini baru betul-betul dapat dikatakan:TIDAK MASUK DI AKAL.

    AWI:

    Jika dari uang kolekte yg diedarkan tanpa nama, memang tidak dapat disebutkan namanya krn anonim. Maksud sy adalah menanggapi ttg amplop yg Sdr uraikan di artikel ini. Di situ ada namanya, bukan? Nah, jk ada namanya, akan diumumkan.

    Bagian 3 dr 5 bagian jawaban: bersambung...

    ReplyDelete
  4. Tanggapan:

    Sdr Dylan:

    Dulu SSY ada laporan keuangan setiap bulannya,tetapi sudah ditiadakan. Laporan keuangan hanya mengenai penerimaan berapa dan pengeluaran berapa,setiap bulanya. Saya tidak pernah ada keinginan untuk bertanya mengapa ditiadakan.
    Tetapi saya percaya,bahwa keputusan itu diambil dengan maksud yang baik.
    Karena kami SSY percaya penuh kepada Saudar-saudara kami.


    Maka saya dapat mengatakan,kalau orang ragu terhadap Suadara-Saudara seimannya yang menjada pengurus keuangan,ya, jangan memberi sedekah.

    AWI:

    Kita hrs bedakan beberapa laporan 3 jenis keuangan:
    a. Laporan dr sidang setempat kpd jemaatnya, ini sy tahu dulu memang ada.

    b. Laporan keuangan dr sidang kepada MP pusat, AS

    c. Laporan dr MP kepada seluruh SSY

    Nah, laporan dr MP ke seluruh SSY? Maaf, tidak pernah dari dulu sampai sekarang MP mengumumkan jumlah keuangannya kepada jemaat dgn cukup rinci! Yg ada adalah hanya informasi global pengeluaran, sedangkan pemasukkan? Tidak pernah ada.Bisa dibuktikan di publikasi mana jk MP mengumumkannya?

    Sdr Dylan:

    Kami memberi sedekah untuk kemulian Yehuwa,maka uang yang kami sedekahkan sudah menjadi miliki Yesuwa.Saya dan kami SSY yakin penuh,bahwa TIDAK ADA DIANTARA kami yang MERAGUKAN SEDIKITPUN akan intergritas saudara-saudara kami,yang menyandang jabatan apapun.

    AWI:

    Sy rasa semua orang memberi dgn maksud untuk kemuliaan Allah, meskipun sy tahu pasti Allah tidak butuh uang.

    Sy tahu bhw setiap SSY yakin penuh & tidak ragukan sedikitpun kpd MP. Padahal di blog ini tlah sy bahas MP adalah organisasi kultus yg berkedok agama, bgmn bisa tetap yakin? Lagi pula MP gak pernah membuat laporan koq, tidak ada pertanggungjawabannya? Keyakinan Sdr itu tidak masuk akal yg sifatnya fanatisme & tdk dpt dipertanggungjawabkan.

    Sdr Dylan:

    Itulah bedanya SSY dengan gereja-gereja yang sdr ragukan.Kalau TIDAK meragukan,maka mengapa haru terus memantau?
    Tidak TERSEMBUNYI saja,Sdr Awi sudah meragukannya,apalagi kalau benar-benar TERSEMBUNYI,Sdr bisa banyak kehilangan waktu untuk memantaunya.

    AWI:

    Sy tidak meragukan gereja, tp bgmnpun juga gereja dikelola oleh orang2 yg berdosa yang memiliki potensi berbuat dosa. Dan gereja krn dipercaya maka ia harus mempertanggungjawabkan kepercayaan yg diberikan jemaat.

    Sdr Dylan:

    Allah itu kaya,kita memberi sedekah itu kan untuk memperlihatkan kasih kita dan rasa terima kasih kita untuk segalanya sebagai berkat dari padaNya.

    AWI:

    Setuju

    Sdr Dylan:

    Kalau yang diberi tugas mengurus keuangan tidak jujur seperti Yudas - meskipun tidak ada orang yang tahu - janganlah khawatir. Yehuwa tidak akan jadi meskin karenanya dan Ia tahu bagaimana menangani orang yang seperti Yudas itu.
    Mengapa Yudas tidak ditegur oleh Yesus?Apakah Yesus Guru yang kurang baik? Pikirkan.

    AWI:

    Setuju, Allah tdk akan menjadi miskin. Tp orang2 yg tdk jujur yg mengelolanya bisa kaya dgn menfaatkan kepercayaan yg diberikan kpdnya. Contohnya Rutherford hidup bagaikan raja di Beth Sarim yg dibangun sangat mewah waktu itu. Aneh ya, memprediksi kebangkitan nabi PL, eh yg tinggal di situ adalah org yg memprediksi dgn alasan udara di San Diego baik buat kesehatannya.

    Mengapa Yudas tidak ditegur Yesus? Maaf, sy tidak ingin memikirkan hal2 yg tidak tertulis di Alkitab, bikin pusing saja. Ul. 29:29, “ SSY memang senang memikirkan di luar dr apa yg tertulis.

    Bagian 4 dari 5 bagian jawaban: bersambung...

    ReplyDelete
  5. Sdr Dylan:

    Bagi SSY yang punya atau tidak punya,biarlah ia memberi apa yang ada padanya,Jangan sampai sedikitpun ada perasaan harus memberi lebih dari apa yang ada padanya....

    AWI:

    Setuju.

    Sdr Dylan:

    Saya kira kalau gereja-gereja diharuskan memberi laporan
    Keuangan secara transparan,maka ini benar-benar sudah sangat MENYEDIHKAN. Berarti Sdr Awi sama sekali TIDAK percaya kepada kejujuran gereja-gereja

    AWI:

    Hmm, rupanya Sdr tdk paham arti kata ‘tanggung jawab & kepercayaan’. Sy percaya pada kejujuran gereja, tdk meragukan. Jemaaat percaya mk tugas gereja mempertanggungjawabkan kepercayaan itu. Bedakan antara kata ‘tanggung jawab dgn kepercayaan’.

    Sdr Dylan:

    Kalau firman Allah diajarkan dengan baik,pasti akan menghasilkan orang-orang yang TIDAK perlu diragukan kejujurannya.
    SSY adalah orang-orang yang takut untuk mendukakan hati Allah...

    AWI:

    Tdk ada sedikit pun keraguan dihati sy akan ketulusan & kejujuran setiap SSY. Yang tdk jujur & penuh kepalsuan adalah MP.

    Sdr Dylan:

    Ada ribuan wadah kristen,maka yang pastinya memiliki ajaran yang berbeda-beda . Berarti menurut 1 Kor1 : 10 ada PERPECAHAN yang hebat.
    Lha kok yang dijadikan sasaran Sdr Awi, SSY saja.
    Mengapa sih? Apakah dendam atau karena kasih?
    Kalau, karena kasih saya kira itu sautu kebohongan yang besar,sebab kalau berani jujur dihadapan Allah Yehuwa.Sdr Awi tahu,bahwa yang Sdr belain jauh lebih membutuhkan bantuan,Ada ratusan juta orang dibandingkan SSY yang belum mencapai delapan juta orang.
    Jangan Sdr kira Yehuwa tidak dapat membaca hati dan pikiran Sdr.

    AWI:

    Sy tdk membela siapapun jg, firman Tuhan pun tidak sy bela. Bagi sy, Sdr mau terima atau tidak, ya terserah. Tugas sy memberitahu saja.

    Alasan sy membongkar Menara Pengawal klik di sini

    Sdr Dylan

    Yang jelas –jelas keliru,masih dibela mati-matian,sampai-sampai mengenai kata TERSEMBUNYI yang anak SD saja pasti tahu apa artinya dibuat begitu rumit,hanya untuk dapat membela yang keliru.

    AWI:

    Hmm, di mana kelirunya?

    Coba Sdr berikan ayat 1-4 kpd siswa SMA non SSY yg belum dpt proses indoktrinisasi MP. Jangan hanya ayat 3-4, tp seluruhnya. Tanyakan mereka apa sih maksudnya ayat2 itu?

    Sdr Dylan:

    Ya memang, kata Sdr Awi, tulisan Sdr BUKAN untuk membela praktek kolekte gereja-gereja.

    Tetapi saya yakin,bahwa orang kristen siapa saja yang membaca ,akan dapat kesan,bahwa Sdr Awi membela gereja-gereja.

    AWI:

    Yg sy jelaskan adalh apa yg sebenarnya Alkitab ajarkan, bukan rasionalisasi pembenaran Sdr, apalagi membela gereja2. Meskipun sy pergi ke gereja, tp bukanlah anggota gereja manapun.

    Sdr Dylan:

    Mohon dipikirkan apa yang dikatakan Gamaliel: Jika maksud dan perbuatan SSY dari Allah Yehuwa,kamu TIDAK akan dapat melenyapkan SSY ini; mungkin ternyata juga nanti,bahwa Sdr Awi melawan Allah Yehuwa.

    AWI:

    Sekali lagi Sdr sdh menggunakan argumen rhetorical fallancy utk membuktikan bhw SSY dari Allah. Perkataan Gamalielyg ditulis di Alkitab bukanlah perkataan Allah. Apa Sdr setuju bhw Islam bersumber dr Allah? Tentunya tdk, bukan? Lalu mengapa Islam msh ada sampai hari ini bahkan menjadi agama ke-2? Jelas Gamaliel salah, bukan?

    Sdr Dylan:

    Hati-hatilah! Yehuwa BUKANLAH Allah yang dapat dipermainkan.

    AWI:

    Sy setuju. Sayangnya, MP telah mempermainkan Allah dgn perbuatannya yg tdk terpuji. Bernubuat palsu dan membohongi pembacanya. Jd siapa yg mempermainkan Allah?

    Sdr Dylan:

    NB.
    Mohon tanya: Bunyinya Doktrin Tritunggal yang benar ini, yang bagaimana sih.

    Saya lihat di iternet kok beda-beda sih,kesanya dibuat supaya doktrin Tritunggal itu dapat diterima/dibenarkan.

    AWI:

    Mengapa Sdr tdk buktikan kpd sy di mana doktrin Tritunggal yg berbeda2 yg Sdr lihat di internet dr pd asal ngomong aja?

    ReplyDelete
  6. Salam Sdr Awi.

    Terima kasih untuk jawabannya,

    Jangan terlebih dahulu meniup trompet,bukankah artinya tidak diumumkan terlebih dahulu? [tulis Sdr Awi]
    Benar, justeru yang igin saya ketahui adalah ,kalau memberi tidak diumumkan terlebih dahulu itu yang bagaimana?

    Sdr Awi memberi Markus 12 : 41-43. Mengenai berapa banyak yang diberikan janda,saya setuju dengan Sdr Awi , memang alktab mengatakan demikian, tetapi oleh orang-orang yang kaya,saya tidak mengatakan bahwa Yesus tahu nilainnya.
    Saya mengatakan tahu banyak atau tidaknya yang diberikan.

    Memang sulit untuk mengetahui nilai uang dari saura yang didengar dari kemerincingnya uang logam dan saya memang tidak mengatakan berapa nilainya,tetapi banyak atau sedikitnya.

    Memang kita mengamati, bukan dengan telinga tetapi dengan mata,tetapi,kalau orang yang memberi hanya kelihatan bagian belakang badanya saja,apakah Sdr Awi bisa tahu,banyak atau tidaknya yang diberikan,kalau tidak mendengar suara kemerincingnya uang?
    Apakah alkitab memberi perincian :petinya dimana dan orang yang memberi itu,pasti dapat dilihat uangnya yang dimasukan ke dalam peti sedekah?


    Matius 6:1 dan 2 tidak perlu diperjelas lagi,karena sudah tercakup dalam ayat 4.
    Yang mentafsirkan semaunya itu siapa?Saya atau Sdr Awi?
    Kalau dikatakan tersembunyi ya, TIDAk kelihatan,menurut pengertian saya.
    Apakah kamus memang juga mengatakan kalau tersembunyi itu juga berati dapat dilihat?
    Kalau benar,maka maaf saja,kan saya sejak semula saya sudah katakan saya tidak pandai bahasa Indonesia..
    Apa yang Sdr Awi maksudkan dengan TIDAK hurufiah itu:Tidak kelihatan,tetapi dapat dilihat?

    Bukankah saya katakan:menaati yang TERTULIS dalam alkitab?
    Kok,jadinya,Sdr mengatakan:mengapa MP tidak mewajibkan SSY untuk berjanggut,karena Sdr melihat di majalah MP Yesus berjanggut.
    Apakah itu ditulis di alkitab? Kalau ya,pasti akan ditaati oleh SSY.
    Janganlah mentafsirkan semaunya.

    Kalau belum pernah menyaksikan baptisan SSY,jangan membrri komentar mengenai baptisan SSY.
    Bukankah Tritunggal itu merupakan kebohongan ?

    Kalau saya lihat Sdr Awi menjatuhkan uang bernilai Rp.50.000, saya bukan mempersoalkan apakahSdr Awi pamer atau tidak,tulus atau tidak,tetapi “TERSEMBUNYI” atau tidak!



    Mengenai memungut sedekah dengan pring ceper, saya paham kalau Sdr Awi tidak dapat memberi komentar,mengenai bagaiman perasaan Sdr ,karena Sdr tidak mengalami sendiri Tetapi Sdr juga tidakperlu mengatakan: saya tidak merasa risih,Sdr Ttidak mengalami sendiri dan tidak mungkin Sdr dapat mengatakan:saya tidak rish.
    Saya katakan bahwa SSY percaya penuh kepada saudara-saudara mereka.
    Maka saya mengatakan ,kalau orang ragu terhadap saudar-saudara seimannya yang mengurus keuangan ya ,jngan memberi.

    Sdr Awi mengatakan:TIDAK PERNAH DARI DULU SAMPAI SEKARANG MP MENGUMUMKAN JUMLAH KEUANGAN KEPADA JEMAAT DENGAN CUKUP RINCI. YANG ADA ADALAH HANYA INFORMASI GLOBAL PENGELUARAN SEDANGKAN jika PEMASUKKAN TIDAK PERNAH ADA
    Bisa dibuktikan di publikasi mana jika MP mengumumkannya?
    [1]

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saudar Dylan adalah seorang SSY dan tahu benar bagaimana memahami suatu ayat alkitab yaitu salah satunya lihat ayat terkait agar bisa lebih bisa memahami suatu ayat dan itu diajarkan si salah satu majalah MP tapi anda kok ttp saja memahami kata TERSEMBUNYI itu secara harafiah,,,klo anda melihat ke ayat terkait itu bukan arti sebenarnya...anda kok jadi lebih pintar dari Nabi2 anda yg LMP....sangat memalukan anda ini...saya juga banyak mendapat majalah dari SSY dan dengan rendah hati menerimanya namun saya tidak pernah percaya dengan Nabi2 LMP!!!....saya sarankan anda kurangin baca majalah2 MP karna kalian SSY lebih mengandalkan alat bantu(majalah)dari pada Alkitab....saya juga sering baca walaupun kemampuan saya sangat terbatas namus saya banyak menemukan doktrin2 yg berubah dan banyak yg dipaksakan walaupun tidak dipungkiri ada juga kebenarannya...dan boleh saya menilai majalah itu maka saya akan memberi nilai 70% adalah kebenaran alkitab dan 30% doktrin yg berbahaya sampai "member" yg baru tidak akan bisa mengetahuinya dan butuh waktu lama...saya sekarang sering bergaul dengan satu keluarga saksi tapi kehidupannya tidak mencerminkan skeluarga saksi.Mereka sangat giat berhimpun dan mungkin sudah mau 4 thn tapi tidak pernah mau mengabar dan masih sering diskusi2 dengan saya dan agak meragukan doktrin2nya....Oh ya saya juga ada Alkitab TDB dan menurut saya bagus juga terjemahannya dan mudah dimengerti namun saya juga mendapatkan terjemahan2 yg aneh dan sangat berbeda dan terjemahan untuk memaksakan suatu doktrin tertentu dll....saya juga akui terjemahan lain juga ada yg kurang tepat(tidak salah)krna saya sering baca 2 alkitab untuk membandingkan...kapan2 saya saya sertakan ayat2 itu...Tapi hari ini saya akan memberikan satu ayat di buku ayub yg menurut saya terjemahannya membuat perbandingan yg aneh!

      contohnya Ayub 6:6
      TDB = Apakah makanan yang hambar akan dimakan tanpa garam,
      Atau apakah ada rasa dalam sari yang kental dari tanaman marsmalow?

      TB = Dapatkah makanan tawar dimakan tanpa garam atau apakah putih telur ada rasanya?

      TL = Bolehkah orang makan barang yang campah dan yang tiada bergaram; adakah rasanya pada putih telur?

      Ayat itu sudah jelas si penulis firman Allah(klo tidk salah MUSA)sudah jelas melukiskan ayat itu dengan makanan sehari2 dan membandingkan makanan tawar dengan rasa putih telur dan itu sidah pasti kenapa TDB malah menerjemahkannya sangat ngawur dan aneh yaitu membandingkan dengan suatu tanaman liar dengan ilustrasi makanan hambar,,,Ini sungguh menurut saya sangat tidak logis...msih ada lagi ayat2 yg lebih ekstrim lagi...kebetulan di warnet dan itu yg saya ingat....Bisakah saudara Dylan jelaskan kenapa bisa seperti itu...thanks

      Delete
    2. Ih...baik banget kamu kasi nilai 70% kebenaran Alkitab.

      Coba dibaca ulang majalah2 yg lawas, tapi terlebih dulu tahu apa rencana jahat dari majalah Wt, maka penilaiannya pasti beda.

      Rencana majalah: mengganti Alkitab, orang jadinya menghafal isi perkataan majalah, lantas distempel "selaras dengan kebenaran Alkitab".

      30% berbahaya kurang tepat, yg tepat Fatal. Misal kalimat sederhana hanya ada SATU agama PALING benar. Ini adl strategi agar satu agama bentrok dg agama lain shg keuntungan bisa diraih dg tanpa keringat. Coba dibobot tingkat fatalnya bukan banyaknya huruf.

      Contoh lagi artikel semua orang punya nama. Kelihatannya benar seluruh artikel, padahal rencana artikel adl kejahatan rohani mendesakralisasi nama YHWH dan memicu ricuh orang yg tidak setuju penyisipan vokal a,I,u,e,o diantara konsonan y,h,w. Singkat kata akan ada dua kutub Yahweh vs Yehuwa/Jehovah.

      Rencana2 super jahat majalah MP kandas dan malah terbongkar. Alkisah setan pun mengutip ayat dg benar tapi pemakaiannya dg niat rencana jahat.

      Terjemahan ngawur yg Anda temukan benar2 menarik , sebab marshmallow memiliki arti yg lain yaitu permen empuk berbahan gelatin.
      Dalam bayangan anak2 tanaman bisa berbuah permen sebab anak2 melihat marshmallow dipajang di supermarket berwujud permen empuk, padahal yg dimaksud tanaman liar.

      Salam
      AS

      Delete
    3. salam saudara AS

      Maksud saya memberi nilai 70% atau berapapun itu bukan membenarkan majalah MP tapi seperti yesus juga mendengarkan orang2 farisi membacakan ayat di sinagoge artinya sekalipun ada yg fatal di majalah MP menurut saudara,kita harus ttp menghargainya...maksud memberi nilai 70%(tidak mutlak benar) adalh karna didalam majalah itu juga ada nama YEhuwa dan ada ayat2 yg dikutip dari alkitab terlepas dari itu tafsiran yg salah atau benar karna tak ada sesuatupun yg 100% benar atau 100% salah...saya bisa aja kasih 20% saja tapi nilai itu tidak mewakili 100% benar....kan dimajalah itu ada juga bagaimana seorang kristen hidup dengan benar dan banyak hal lain seperti mengupas suatu topik kejadian di dunia dewasa ini dll yg menurut saya ada benar karna mereka juga mengutipnya dari sumber2 valid...Yg tidak benar dan meragukan didalam majalah itu buat saya adalah "ramalan2" yg sangat parah dan doktrin2 yg membingungkan itu yg saya anggap 30% keliru atau bahkan saya balik saja 70% keliru dan 30% benar wajar saja,kan?...intinya saya ttp meragukan doktrin2 utama mereka dan gaya hidup kaum terurap yg mengaku dipilih dan meramal seenaknya saja tp tidak merasakan ada yg tidak beres dan tidak takut terhadap perkataan Yehuwa bahwa Nabi palsu pantas MATI di ulangan 18:20

      Salam

      Delete
    4. Penilaian 70% kebenaran Alkitab itu bisa memberi zona aman bagi saksi, shg saksi yg "berpikir positif" akan bertahan karena masih ada harapan untuk pembenahan internal.
      Padahal lalang tidak akan pernah bisa jadi gandum , watchtower nggak akan pernah kapok seratus tahun lebih hanya dg segelintir reformis yg lemah dihadapan BPLMP.

      Kita harus berpatokan pada Paulus dan Yohanes Pembaptis bahwa watchtower si penyesat harus mati. Bentuk pertobatan tertinggi adl membubarkan diri segera, moratorium total mengimpor majalah sampah.

      Kalau ingat jaman sekolah dulu kalau ulangan ada 10soal ke jawab benar 7soal, berarti dapat nilai 7 = lulus.
      Taa.....pi jawaban 3soal yg salah isinya mengumpat guru, maka ini tidak bisa ditoleransi. Begitu kira2
      Tiang siksa dan "tuan" itu mengejek Yesus dan membatalkan nilai tebusan. Ini sangat fatal dan intolerable.

      Saya tidak marah sama Anda, hanya menjelaskan hal2 yg kurang pas dan jangan diambil hati dan jangan lupa tulis lagi ayat2 TDB yg ngaco.

      Salam
      AS

      Delete
    5. Ok thanks saudara AS...saya akan introspeksi lagi...salam damai...

      Delete
    6. Salam damai sejahtera juga.

      Secara Anda baca MP juga, saya kasi tips bagaimana membaca niat terselubung majalah.

      Gini, bila Anda membaca ajaran aneh atau formula kalimat aneh atau teori aneh, bikin simulasi tiga langkah kedepan ajaran tsb, jika hasilnya kacau balau maka bisa dibongkar dg mudah, jika hasilnya lurus maka itu hanya kecurigaan belaka.

      Selamat mencoba

      Salam
      AS

      Delete
  7. Didalam Tritunggal tidak ada yang lebih dahulu atau lebih kemudian,tidak ada yang lebih besar,atau lebih kecil,tetapi ketiga pribadi itu sama-sama kekal,bersama2 dan setara.

    Yang sebenarnya yang bagaimana sih?

    Sebenarnya siapa sih yang banyak mengajarkan kebohongan?

    Alkitab megatakan,bahwa tidak ada orang yang memandang Aku [ Allah] akan hidup][Kel.33:20] , ,tetapi di Kel. 33:11 dikatakan ,bahwa Musa berbicara berhadapan muka dengan Tuhan dan juga Yakub melihat Tuhan berhadapan muka [Kej 32:30],tetapi mereka tidak mati ,maka disimpulkan bahwa Yehuwa itu adalah Yesus . Mengapa? Karena Yesus dapat dilihat/pandang dan Allah tidak,katanya.
    Ada juga yang mengatakan Allah bisa mati dan Allah adalah Yesus yang dibungkus daging.
    Yesus dikatakan 100%Allah dan juga 100% manusia.
    Orang yang selamat akan ke sorga. Apakah benar?
    Mengenai si penjahat dan Yesus bagaimana?
    Semuanya kan tidak benar?
    Dan juga pertnyaan saya : Tiga hari SEBELUM Yesus dibangkitkan dari kematiannya, Yesus ada dimana. Yang saya sudah jelaskan juga, tetapi tidak ada komentarnya:benar atau salah, Kalau salah,maka yang benarnya yang bagaimana?
    Mengenai Kej.1 :28 juga tidak ada komentar,padahal Sdr Awi memiliki buku-buku Pemahaman.

    Sekian.
    Salam kristen saya dalam nama Yehuwa dan Putranya Yesus Kristus.







    [3]

    ReplyDelete
  8. Saya katakan lagi:Tidak ada diantara kami yang meragukan sedikitpun akan integritas saudara-saudara kami yang menyandang jabatan APUPUN
    Boleh saja Sdr Awi untuk mengatakan bahwa keyakinan kami tidak masuk akal dan sifatnya fanatisme dan tidak dapat di pertanggungjawabkan.
    Itu kan kata Sdr Awi yang meragukan terhadap kepercaan yang diberikan gereja,maka menurut Sdr Awi MP harus diragukan juga.

    Apakah Sdr Awi,kalau sudah menika0h ni,akan selalu minta pertanggungjawaban terhadap uang yang Sdr berikan kepada isteri?
    Apakah TIDAK bisa mempercayai orang sekaligus percaya bahwa orang itu penuh bertanggungajawab ,TANPA ia diminta.
    Itulah,maka MP itu berbeda sekali.
    Kami percaya,bahwa jabatan apapun yang diberikan kepada Suadara-Sudara kami,pasti ditangani dengan penuh tanggungjawab. Kami percya itu,maka tidak perlu meminta pertanggungjawaban.

    Rupanya Sdr Awi gemar sekali mengungkit-ngunkit peristiwa-peristiwa yang sudah kuno.
    Sdr Awi tahu dari alkitab, bagaimana murid-murid Yesus diantaranya ,sebelum mereka menjadi pengikut-pengikut Yesus.
    Jangan sesat! Orang cabul,penyembah berhala ,orang berzina,banci,orang pemburit,pencuri,orang kikir, pemabuk,pemfitnah, dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.DAN BEBERAPA ORANG DIANTARA KAMU D E M I K I A N DULU.

    Apakah mereka yang belajar dari apa yang mereka tulis,jadi oarng-orang seperti mereka sebelumnya?

    Sdr Awi mengatakan: Tidak ada sedikitpun keraguan di hati saya atau ketulusan setiap SSY,yang TIDAK JUJUR & PENUH PALSU ADALAH MP.

    Jadi SSY-nya jadi orang-orang yang baik atau jadi orang-orang yang tidak jujur dan penuh dengan kepalsuan,karena MP.

    Kok tanya:kesalahannya dimana.
    Ya,karena menyalahi apa yang tertulis dalam Matius 6 :1-4.
    Biar pembaca saja yang menentukan,kalau kita tidak dapat mencapai kesepakatan.

    Mengenai Gamaliel. Mungkin di ilhamkan, mungkin juga Paulus [yang kenal Gamaliel] menyampaikan kepada Lukas,apa yang di katakan oleh Gamaliel atau mungki n dari orang dalam yang bersimpati dengan Lukas.

    Sebetulnya tidak perlu Gamaliel;yang harus berkata demikian,bisa saja saya misalnya atau siapa saja.
    Sebab kata-kata itu,kapanpun dikatakannya dan oleh siapapun, mengandung kebenaran,sebab siapa yang melawan Allah, akhirnya, PASTI akan menerima sanksinya, apapun agamanya,termasuk SSY.

    Saya tidak tahu bagaimana bunyi doktrin Tritunggal yang sebenarnya.
    Kalau saya ambil dari MP,nanti dikatakan palsu.

    Dari internet diantaranya dikatakan: Tritunggal mengandunag arti: Tiga Pribadi dalam satu kesatuan essensi Allah.

    Satu Allah yang esa namun hadir dalam Tiga Pribadi Allah:
    Allah Bapa dan Putra dan Roh Kudus dimana ketiganya adalah sama essensiya,sama kedudukannya,sama kuasanya dan sama kemuliannya.

    Ada satu Allah yang benar dan satu-satunya tetapi didalam keesaan dari keallahan ini ada tiga pribadi yang sama kekal,dan sepadan , sama didalam hakekat,tetapi berbeda dalam pribadi

    [2]

    ReplyDelete
  9. To Sdr Dylan.
    Terima kasih atas komennya.
    Maaf saya tidak akan menanggapi lagi karena saya pikir apa yang saya jelaskan sudah cukup jelas. Jika Sdr masih tidak memahami, silahkan baca penjelasan saya dengan saksama lagi. Namun demikian, saya perlu jelaskan beberapa hal:

    Sdr berkata:
    Kalau belum pernah menyaksikan baptisan SSY,jangan membrri komentar mengenai baptisan SSY.

    AWI:
    Memang sy tdk pernah menyaksikan baptisan SSY, tetapi masalah ini begitu penting sehingga sy pernah menanyakan kepada penatua. Dan dijawab; ya benar pemahaman sy tidak keliru.

    Sdr berkata:
    Sdr Awi mengatakan:TIDAK PERNAH DARI DULU SAMPAI SEKARANG MP MENGUMUMKAN JUMLAH KEUANGAN KEPADA JEMAAT DENGAN CUKUP RINCI. YANG ADA ADALAH HANYA INFORMASI GLOBAL PENGELUARAN SEDANGKAN jika PEMASUKKAN TIDAK PERNAH ADA
    Bisa dibuktikan di publikasi mana jika MP mengumumkannya?

    AWI:
    Apapun juga yg sy tulis bisa dibuktikan & dipertanggungjawabkan. Ini buktinya:

    Selain untuk membiayai proyek pembangunan Balai Kerajaan, juga dibutuhkan dana untuk menunjang pekerjaan pengabaran secara langsung. Dalam satu tahun Lembaga mengeluarkan biaya kurang lebih 30 juta dolar, atau kira-kira 54 milyar rupiah, guna menutup perongkosan 1.724 utusan injil, 13.269 perintis istimewa dan juga para pengawas keliling yg melayani 3.212 wilayah dan 380 distrik di seluruh dunia. Selain itu masih banyak pengeluaran lain untuk pembangunan dan pemeliharaan fasilitas-fasilitas di 95 kantor cabang, mesin-mesin cetak, dsb. Semua biaya tersebut diperoleh dr sumbangan sukarela. (Pelayanan Kerajaan, KM No. 130, 12/89, hlm 6)

    Sdr berkata:
    Rupanya Sdr Awi gemar sekali mengungkit-ngunkit peristiwa-peristiwa yang sudah kuno.

    AWI:
    Ya benar, krn ini membuktikan MP bukanlah organisasi seperti yang diklaimnya krn tidak mungkin apa yg ditanam dulunya (doktrin yg salah) bisa menghasilkan doktrin yg benar.

    Sdr berkata:
    Bukankah Tritunggal itu merupakan kebohongan ?

    AWI:
    Tolong buktikan diluar dr tulisan MP jangan asal ngomong.

    Mengenai doktrin2 yg Sdr pertanyakan, maaf tidak akan sy bahas krn sia-sia saja krn hal yg sederhana sj tidak Sdr pahami apalagi yg lainnya. Yg Sdr yakini tafsiran MP atas Alkitab, bukan apa yang Alkitab ajarkan.

    Pertimbangkan utk menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat & Allah Yehuwa yg hidup demi keselamatan kekal Sdr.

    Doa sy yg tiada henti agar Roh Kudus mencerahkan hati & pikiran Sdr.

    Salam kasih Kristus Yesus

    ReplyDelete
  10. Salam Sdr Awi.
    Bukankah kata-kata:"Bisa buktikan di publikasi mana jika MP mengumumkannya" ,adalah kata-kata Sdr Awi sendiri?
    Jadi Sdr Awi sendiri yang telah membuktikan pertanyaan Sdr Awi sendiri.
    Terima kasih untuknya.

    Saya pikir bukan Sdr Awi menganggap sia-sia,tetapi Sdr tidak berani membahasnya,sebab kalau Sdr mau membahasnya selaras dengan kebenaran alkitab,maka Sdr akan membuktikan siapa yang dapat dibenarkan dan siapa yang dapat dipersalahkan.
    Dan ini yang Sdr hindari dengan menyebut, secara kasarnya, saya orang bodoh dan tidak perlu diberi pemahaman.
    Mohon saksikan sendiri baptisan SSY dan jangan tanya SSY,sebab saya kurang percaya apa yang Sdr katakan.

    Sekian dan terima kasih saya, yang saya sampaikan atas nama Yehuwa dan PutraNya Yesus Kristus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sdr Dylan

      Jika Sdr teliti dgn saksama tulisan2 artikel di blog sy; jelas sy berikan alasan mengapa berdiskusi ayat2 Alkitab sia-sia dng Saksi Yehuwa, lihat Iman Saksi utk bahasan detailnya mengapa sia-sia.

      Di dlm artikel2 sy berulang kali sy katakan bhw Saksi Yehuwa adalah orang yg pintar, tetapi memang ketika berada di bawah mind control memiliki pola pikir yg berbeda dlm upaya membela Menara Pengawal, tetapi tidak bodoh.

      Mengenai baptisan yg diterima Saksi Yehuwa, silahkan klik Apakah Saksi Umat Kristen.

      Memang bagi Saksi biasa, ia tidak menyadari bhw ia tidak dibaptis atas nama Bapa, Putra dan Roh Kudus.. Tetapi penatua tahu akan hal ini. Nanti akan ada 'Kebaktian Distrik' silahkan Sdr amati dan saksikan sendiri. Ini akan mencerahkan Sdr.

      Salam kasih Tuhan Yesus.

      Delete
  11. Hormat Sdr Awi.

    Saya ini orang yang kurang pintar,maka saya kurang mengerti ,apa yang dimaksudkan dengan “diskusi ayat”

    Yang saya tahu,bahwa kalau ingin selamat ,maka orang harus dapat melakukan kehendak-kehendak Yehuwa.
    Untuk dapat melakukannya,maka orang perlu mengenal Yehuwa dan Yesus yang diutus oleh Yehuwa. [Yoh. 17 : 3]
    Dengan mengenal MEREKA melalui firmanNya, kita akan mengenal kehendak-hendakNya.

    Nah,kalau ada orang yang mengatakan sesuatu yang keliru mengenai apa yang dikatakan firman Allah,maka saya perlu memperbaikinya.
    Bicara panjang lebar mengenai sejarah LMP,tidak dapat meluruskan kebenaran firman Allah yang dipakainya tidak benar.
    Saya tidak dapat meluruskan ayat-ayat alkitab yang dipakainya dengan tidak tepat dari hasil diskusi mengenai sejarah LMP

    Misalnya,seperti yang Sdr Awi sampaikan,bahwa keselamatan yang kita peroleh bukanlah berdasarkan perbuatan baik kita,melainkan berdasarkan iman.
    Sedangkan firman Allah sebaliknya mengatakan,bahwa oleh PERBUATAN-PERBUATAN, iman menjadi sempurna.[Yakobus 2]
    Berarti,betapapun besarnya iman kita,maka kalau iman kita,kita tidak sempurnakan dengan perbuatan-perbuatan,maka SA-SIA saja. Tanpa menunjukan Yakobus 2 orang yakin,bahwa apa yang Sdr Awi sampaikan pasti benar. Tetapi dengan membaca Yakbus 2 orang tahu,bahwa yang Sdr Awi sampaikan tidak selaras dengan apa yang alkitab ajarkan.

    Ada theolog yang mengatakan Yesus adalah 100% Allah dan 100% manusia.
    Ini sudah jelas tidak alkitabiah,maka perlu diluruskan,maka saya dapat katakan:Coba tanya ribuan pendeta yang ada dan kepada jemaat,kalau kepada mereka disampaikannya dengan benar,maka mereka semua pasti tahu bahwa Yesus diutus sebagai manusia sempurna.

    Sudah pernah saya jelaskan,bahwa kalau mereka sudah tahu,maka mengapa harus dicatat dalam firman Allah: Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke SELURUH dunia,yang TIDAK mengakui,bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia.Itu adalah si penyesat dan antikristus.[1 Yoh.2-3 dan 2 Yoh.1 :7]
    Firman Allah perlu mencatat ini,disebabkan,karena banyak,entah berapa banyak,yang TIDAK percaya,bahwa Yesus diutus sebagai manusia saja, yang sempurna.Mereka mengatakan bahwa Yesus itu YA manusia tetapi JUGA YA [1]

    ReplyDelete
  12. Allah. Jauh sebelumnya Yehuwa PASTI sudah tahu,bahwa akan muncul penyesat-penyesat,antikristus-antikristus seperti itu.

    Dan sudah saya jelaskan juga: Kalau Yesus ya manusia,tetapi juga ya Allah,maka bagaimana sewaktu Yesus mati dibunuh? Apakah Allah Yesusnya juga ikut mati. Kalau ikut mati,maka apakah Allah bisa mati?

    Ada yang menjawab saya di blog bukan kepunyaan Sdr Awi:Yang mati manusia Yesusnya dan
    Allah Yesusnya tidak mugkin mati,karena Allah itu kekal dan selalu ada,tidak bisa mati.
    Ini berarti,bahwa pada HARI KEMATANNYA ,Yesus sudah ada[ingat 1 Petrus 3 :18],jadi tidak perlu dibangkitkan lagi.Jadi BELUM juga satu hari penuh mati, sudah ada Yesus , tidak perlu menunggu hari ketiga.
    Apakah ini yang diajarakan Alkitab?

    Bagaimana saya dapat meluruskan kekliruan ini,tanpa memakai ayat-ayat alkitab?

    Juga mengenai Lukas 23 : 43 sudah menjadi perdebatan,mengenai siapa yang benar: Yang mengatakan,bahwa pada hari” INI dikatakan” atau pada hari INI si penjahat akan bersama -sama dengan Yesus didalam Firdaus.
    Untuk Yesus BISA bersama-sama dengan si penjahat dalam Firdaus pada hari itu juga ,maka Yesus harus sudah ada pada hari itu juga,sedangkan alkitab mengatakan,bahwa baru pada hari ketiga Yesus dibangkitkan dari kematianNya.[Lukas 9 :22]

    Perlu ayat-ayat untuk dapat mengerti jalan mana yang harus kita lalui dan jalan yang mana yang jangan kita lalui.

    Ada jalan yang disangka orang lurus,tetapi ujungnya menuju kemaut [Amsal 4 :12]

    Bagi SSY melihat apa yang dicapai oleh LMP sekarang yang penting,bukan melihat sejerahnya yang sudah basi.

    Sdr Awi banyak bicara mengenai Yesus sebagai Penebus dosa,maka tentunya tahu,bahwa betapun besarnya dosa[bukan dosa terhadap Roh Kudu] yang dibuat oleh seseorang,pasti akan dapat pengampunan dosanya kalau ia dengan tulus membuat pertobatan dan meninggalkan perbuatan-perbuatannya masa lalu.

    Kalau saya lihat dari tulisan-tulisan Sdr Awi,maka saya sampai pada kesimpulan,bahwa bukan kasih yang Sdr Awi perlihatkan,tetapi kebencian yang amat terhadap SSY/LMP

    Apa lagi mengingat adanya lebih dari 40.000 wadah kristen di dunia yang muncul dari satu sumber,yaitu alkitab,maka PASTI perpecahan yang hebat telah terjad ,tetapi yang jadi sasaran Sdr Awi hanya SSY/LMP.
    [2]

    ReplyDelete
  13. Pasti yang baca tulisan Sdr Awi banyak yang akan bertanya –tanya:Mengapa SSY ini kok begitu Sdr benci?Melihat ,bahwa hanya SSY saja yang jadi sasaran Sdr, banyak kemungkinan, mereka akan mencari tahu dari SSY yang kebetulan mereka temui.
    Zaman sekarang orang bukan seperti puluhan tahun yng lalu,dulu orang mudah dininabubukan.Orang-orang zaman sekarang jauh sekali lebih kritis dari zaman dulu.

    Mengenai pertanyaan saya: Sebelum Yesus dibangkitkan dari kematianNya pada hari ketiga,Yesus ada dimana?

    Sebetulnya,sudah saya memberi penjelasannya,tetapi tidak apa kalau saya ulang.

    Hanya 2 ayat yang diperlukan untuk meruntuhkan ajaran Tritunggal.
    1} 1 Petrus 3 : 18 yang mengatakan,bahwa Yesus telah mati dalam keadaanNya sebagai manusia,tetapi telah dibangkitkan menurut Roh.{dalam wujud tubuh Rahani}
    2}Pengkhotbah 12 :7 yang mengatakan,bahwa debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.

    Kalau kita pakai yang di yakini oleh mereka yang BUKAN SSY,maka kalau orang mati,debu kembali menjadi tanah seperti semula,tetapi tubuh rohaninya yang kekal kembali kepada Allah.

    Baik kita terapkan kepada pertayaan:Sebelum Yesus dibangkitakn dari kematianNya pada hari ketiga,Yesus ada dimana.

    Kalau menurut apa yang diyakini oleh mereka yang BUKAN SSY,maka sewaktu Yesus mati dibunuh,maka tubuh rohani Yesus tidak ikut mati,yang berarti, bahwa pada hari kematianNya,Yesus sudah ada, tidak perlu ada kebangkitakn Yesus. Jadi Yesus tidak perlu menunggu sampai pada hari ketiga untuk dibangkitkan dari kematianNya.
    Sedangkan alkitab mengatakan,bahwa Yesus dibangkitkan PADA HARI KETIGA.{Lukas24:7}
    Bukan yang diajarkan alkitab,bukan?

    Kalau menurut pemaham Yehuwa yang Ia berikan kepada SSY melalui kaum terurap,yang Yehuwa lantik untuk memberi makan rohani kepada umatNYa,maka dalam Pengkhotbah 12 : 7 roh yang kembali kepada Yehuwa adalah life forceNya[daya kehhidupan] Yesus dan B U K A N tubuh Rohani Yesus.

    Menurut 1 Yoh 4: 2-3 dan 2 Yoh.1 : 7 , Yesus adalah HANYA manuia saja dan BUKAN ya Allah dan juga ya manusia,maka sewaktu Yesus mati dibunuh,maka yang berlaku bagi manusia kalau ia mati, juga berlaku bagi MANUSIA Yesus
    Jadi sewaktu Yesus mati dibunuh,maka life forceNya atau daya kehidupanNya yang kembali kepada Allah. Dari hari kematianNya sampai hari Ia dibangkitkan dari kematianNya Yesus tidak ada DIMANA-MANA. Daya kehidupanNya kembali [3]

    ReplyDelete
  14. kepada Yehuwa dan berada dengan Yehuwa selama Ia belum dibangkitkan.
    Jadi dari waktu kematian Yesus sampai waktu pada hari Ia dibangkitkan, di seluruh alam semesta,diseluruh jagat raya TIDAK ada Yesus,sebab life forceNya masih berada dengan Yehuwa.

    Yesus sebagai Oknum Kedua dari Allah Tritunggal TIDAK diketemukan dimanapun juga .

    Pada waktunya Ia dibangkitkan,maka Yesus yang TIDAK ada dikembalikan lagi MENJADI ada dalam wujud Tubuh Rohani. oleh Yehuwa.

    Sudah saya pernah jelaskan juga,bahwa kalau misalnya seseorang MATI karena serangan jantung,adakalanya ia masih dapat dihidupkan kembali dengan memberi dia nafas buatan,karena kelangsungan hidup daya kehidupan menamg harus ditunjang dengan oxygen.
    Kalau belum terlambat,maka oxygen dapat mengaktipkan kembali daya kehidupan,sehingga semua organ tubuh berfungsi kembali dan orang itu hidup kembali. Kalau life forcenya sudah meninggalkan tubuh dan kembali kepada Yehuwa,maka upaya apapun untuk menghidupkan orang itu adalah sia-sia saja.

    Kalau bayi dilahirkan tidak menangis,maka ia dibuat menangis supaya ia dapat menghirup udara yang mengandung oxygen. Jadi bayi yang dilahirkan itu sudah memiliki daya kehidupan dan oxygen dari udara yang ia hirup mengaktipan daya kehidupannya sehingga semua organ dapat berfungsi seperti semestinya,dan bayi itu dapat menangis.

    Bagaimana dengan keyakinan mereka diluar SSY.
    Kalau orang mati karena serangan jantung,maka karena dia sudah mati,maka tubuh rohaninya kembali kepada Allah dan sewaktu ia diberi nafas buatan,maka oxygen yang masuk itu untuk apa?
    Untuk memanggil kembali tubuh rohaninya yang sudah berada dengan Allah?
    Sama sekali tidak masuk akal bukan?

    Yesus yang TIDAK ada sebelum Ia dibangkitan, DIJADIKAN ada kembali oleh Yehuwa,apakah Sdr Awi tahu apa artinya itu?
    Apakah Wahyu 3:14,Kolose 1 :15 dll tidak benar ?

    Apakah TRITUNGGAL memang diajarkan oleh alkitab?

    Puluhan ayat dipakai untuk membuktikan adanya Tritunggal,tetapi hanya dibutuhkan 2 ayat saja untuk meruntuhkan ajaran Tritunggal.

    Maka jangan menganggap sepele pemahaman,bahwa ada orang-orang yang dilantik oleh Yehuwa untuk,di antarnya,memberi makanan rohani dan pemahaman kepada
    Saksi-Saksinya.
    [4]

    ReplyDelete
  15. Mengenai Kej.1 : 28,mengapa Sdr Awi juga tidak memberi penjelasannya?
    Karena Sdr Awi tahu,bahwa apa yang diyakini SSY mengenai digenapinya Kej 1 :28, [baca:Yesaya 46:10; Yesaya 55:11;Bi 23:19] adalah benar dan,bahwa ajaran yang mengatakan, bahwa SEMUA yang selamat akan ke sorga adalah TIDAK benar.[Sdr Awi mungkin sudah membacanya di buku Pemahana dari SSY,yang Sdr miliki]


    Saya tidak akan mengatakan,bahwa lebih dari 2000.000.000 orang telah diajarakan yang palsu,tetapi yang saya katakan adalah :Mereka diajarkan PEMAHAMAN yang keliru.

    Kalau mereka tidak mebuat koreksi atas kekliruan mereka,maka pasti pertangungjawbannya adalah sangat berat. Saya yakin itu.


    Sekian dulu dan salam kristen saya atas nama Yehuwa dan Yesus Kristus.



    NB.
    Sdr tidak mau menjawab pertanyaan-pertanyaan
    saya,tidak masalah,sebab saya yakin,bahwa Sdr sudah menjawab pertanyaan-pertanyaan itu untuk diri Sdr Awi sendiri dan saya juga yakin Sdr tahu, fihak mana yang mengajarkan selaras dengan alkitab dan mana yang tidak.
    Sdr bukan orang yang bodoh dan saya yakin Sdr tahu jawaban-jawabannya.

    Boleh percaya boleh tidak,bahwa pemahaman firman Allah sampai kapan pun tidak akan bisa dipahami sepenuhnya, oleh siapapun, kalau tidak melalui kaum terurap yang dilantik oleh Yehuwa , diantara lain, untuk maksud tujuan itu.

    Dari SATU alkitab muncul ribuan wadah kristen sudah membuktikan,yang tak dapat disangkal,bahwa pemahaman alkitab sudah dibuat kacau balau.

    Setiap wadah kristen pasti memiliki team mereka yang BERDOA supaya Roh Kudus Allah memberi pemahaman yang benar,mengenai isi alkitab, kepada mereka.Tetapi apakah masuk akal kalau Roh Kudus mendengar DOA-DOA mereka dan memberi pemahaman yang bebeda-beda?
    [5]

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sdr Dylan

      Berdiskusi ayat-ayat Alkitab dengan SSY bagi saya hanyalah fenomena yang nampak di luar. Sia-sia jika Sdr tidak dapat berpikir di luar program Menara Pengawal. Meskipun saya telah membuktikan Menara Pengawal nabi palsu sehingga pemahaman Sdr pasti keliru juga, Sdr akan jatuh ke dalam rasionalisasi2 sebagai pembenaran.

      Misalnya Sdr mengatakan "Bagi SSY melihat apa yang dicapai oleh LMP sekarang yang penting,bukan melihat sejerahnya yang sudah basi."

      Pola pikir ini adalah rasionalisasi pembenaran. Mengapa? Doktrin yg Sdr yakini sekarang merupakan hasil dari masa lalu. Russell mengajarkan 'anti Tritunggal, jiwa yg berkematian, dll'. Padahal Russell adalah nabi palsu yg memprediksi kiamat tahun 1914.

      Rutherford thn 1930an mengajarkan konsep Buka Tutup Surgawi dan Rutherford juga seorang nabi palsu yg telah memprediksi kebangkitan nabi-nabi PL.

      Demikian juga zaman Knoor dan Franz. 1975 Akhir Sejarah.

      Hasilnya? Tidak ada bedanya. Nubuatan palsu

      Bagaimana mungkin sejarah masa lalu menjadi basi jika keyakinan yg Anda anut sekarang ini diperoleh dari manusia2 yg mengaku sebagai "kaum terurap yang dilantik oleh Yehuwa" di mana menurut Sdr pemahaman Alkitab "tidak akan bisa dipahami sepenuhnya, oleh siapapun, kalau tidak melalui kaum terurap yang dilantik oleh Yehuwa"? Bgmn mungkin Yehuwa melantik nabi2 yg prediksi keliru?

      Jadi bagi saya, pembenaran Sdr itu sangat non-sense!! Ibaratnya, Sdr menaman bibit duren mengharapkan buahnya pepaya, mustahil bukan? Bibit ajaran sesat yg ditanam maka buahnya jg sesat! Dan Sdr akan binasa masuk ke dalam neraka sebagai tempat penyiksaan!

      Jk hal-hal yg sederhana seperti yg saya jelaskan di atas tidak dimengerti oleh Sdr. Maka diskusi ayat-ayat pun sia-sia, hanya membuang-buang waktu bagi saya.

      Kecuali, Sdr mengaku, 'ya saya akui mereka adalah nabi palsu dan saya rasa ajaran mereka itu keliru. Dan sekarang sy ingin tahu kebenaran yg sejati dan mendiskusikannya dengan AWI'

      Nah, jk sdr menyatakan demikian, dengan senang hati saya akan berdiskusi. Jika tidak, maaf. Cari situs lain yang pernah sy beritahu kepada Sdr untuk mendiskusikan ayat-ayat.

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  16. Salam.
    Terima kasih untuk balasannya.

    Kalau pemahaman saya salah,yang saya dapatkan dari LMP,maka satu saja yang saya ingin bertanya:Apakah pemahaman yang saya dapati dari kaum terurap yang dilantik oleh Yehuwa untuk memberi makanan rohani kepada umatnya SALAH atau BENAR?

    Pemahaman yang saya dapati dari mereka, berkenaan orang-orang yang selamat TIDAK akan ke sorga,selain mereka yang akan memerintah bersama-samaNya di KerajaanNya.

    Apakah menurut Sdr Awi,pemahaman itu keliru? Sebab Sdr mengatakan,bahwa kalau pemahaman itu saya dapatnya dari mereka, pasti juga keliru? Sebab menurut Sdr kan mereka itu nabi-nabi palsu.

    Mohon Sdr Awi buktikan,bahwa pemahaman mereka yang mengatakan,bahwa semua orang yang selamat TIDAK akan ke sorga,selain mereka yang akan memerintah dengan Yesus di sorga.

    Saya benar-benar ingin tahu apakah mereka memberi pemahaman-pemahaman yang keliru.
    Kalau menurut Sdr bagaimana pemahamannya?

    Sekian.Saya tunggu penjelasannya.
    Salam saya demi nama Yehuwa dan Yesus Kristus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sdr Dylan

      Banyak ajaran MP yang tidak masuk akal dan bertentangan dengan Alkitab. Saya menyarankan Sdr menguji sendiri setiap detail ajaran MP; yaitu tidak asal percaya (1 Tes. 5:21). Dan mengikuti saran Paulus bahwa Allah memberikan roh pikiran yang sehat (2 Tim. 1:7) agar kita dapat bernalar dgn baik. Keselamatan kekal Sdr tergantung kepada pemahaman Sdr akan Alkitab; yaitu siapakah Allah sejati dan siapa yang harus disembah dan lain-lain ajaran, bukan kepada MP! Mempercayai seluruh tafsiran MP tanpa mengujinya sungguh hal yang keliru dan melawan Alkitab yang mengajarkan kepada kita untuk menguji segala sesuatu dan menggunakan akal sehat.

      Sdr sulit melihat ketidak-masuk-akalan ajaran MP dan bertentangan dgn Alkitab karena Sdr berkeyakinan 100% bahwa MP ‘tidak mungkin’ salah. Padahal MP sendiri terbukti banyak melakukan kesalahan sehingga perlu merubah doktrinnya. Jika Sdr berpikiran terbuka dan siap mengujinya secara obyektif tanpa mencoba merasionalisasikan kesalahan MP, mata Sdr akan terbuka; betapa palsunya doktrin MP.

      Contohnya ajaran yg tidak masuk akal dan sudah terbukti palsu adalah janji MP manusia hidup di firdaus.

      Ide bumi berubah menjadi firdaus dicetuskan oleh Rutherford pada saat yg sama dengan nubuatan kebangkitan nabi2 PL di buku ‘Jutaan Manusia’, klik di sini dan di sini utk bahasannya.

      Nah, jika 2 prediksi Rutherford di buku yg sama yaitu kebangkitan nabi2 PL terbukti palsu, bgmn saya bisa percaya ajaran lainnya yaitu hidup di bumi merupakan ajaran yang benar? Pasti keliru juga, bukan?

      Contoh ajaran lainnya yg tidak masuk akal adalah Buka Tutup Surga. Memangnya siapa MP sehingga begitu berani membuka dan menutup panggilan surga? Allah Yehuwa pun tidak melakukannya karena memang bukan ajaran Alkitab.

      Jika Sdr sungguh2 ingin memahami Alkitab, ada jalannya, yaitu meminta Roh Kudus yang mewahyukan Alkitab menjelaskannya sendiri kepada Sdr.

      Sayangnya, Sdr tidak percaya Roh Kudus sebagai salah satu dari Pribadi Allah Tritunggal. Padahal Yesus berkata di Yoh 14:25-26, 16:7-14 bahwa Roh Kudus lah yg akan mengajar manusia segala kebenaran Alkitab. Karena Sdr tidak meyakini Roh Kudus sebagai Allah, memang Alkitab tertutup bagi Sdr.

      Syarat bisa mentafsirkan Alkitab dgn benar hanya bagi orang Kristen yg sudah lahir baru. Saran saya Sdr berdoa kepada Tuhan Yesus; meminta pengampunan atas dosa-dosa Sdr dan mengakui Yesus Kristus sebagai Allah dan Juru selamat pribadi. Ini satu-satunya cara agar Sdr boleh lahir baru dan Roh Kudus akan memberi pencerahan kepada Sdr untuk mengerti Alkitab dgn benar.

      Bagaimana berdoanya? Mudah, begini:

      Bapa Surgawi, saya mengakui saya orang berdosa (Sebutkan dosa2 dihadapan Allah).
      Saya percaya bahwa darah YESUS KRISTUS telah dicurahkan untuk penebusan atas segala dosa saya; baik dosa masa lalu ataupun masa mendatang.
      Saya percaya hanya melalui TUHAN YESUS saya beroleh pengampunan dan keselamatan yang kekal.
      Dan mulai saat ini juga, saya menerima TUHAN YESUS sebagai Tuhan Allah yang inkarnasi dan Juruselamat saya pribadi.
      Saya juga mengundang ROH KUDUS yang adalah Allah Tritunggal tinggal di dalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Allah Tritunggal.
      Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan YESUS KRISTUS, amin.


      Jika kamu berdoa demikian dgn tulus, sungguh2 dan segenap hati, saya jamin; ketika Sdr membaca Alkitab dengan teliti, Sdr akan memahami banyak hal yang baru yg selama ini tidak diajarkan atau ditutupi oleh MP.

      Coba usul saya ya. Demi keselamatan kekal Sdr sendiri. Jika sudah Sdr lakukan. Silahkan hubungi saya kembali. Kita diskusi.

      Doa saya untuk Sdr Dylan selalu.

      Delete
  17. Selamat pagi....

    Sy salut pd Pa Awi, memberi jwban yg 'to the point', cape memang Pa menerangkan pd org yg pertama mengaku tidak begitu pintar, tp kemudian 'menjelaskan', kontradiktif skali prnyataan Dylan, maaf Pa saya mau coba tangkap maksud Pa Awi, bahwa ajaran atau pemahaman MP yg skrg itu sbnrnya merupakan 'produk' masa lalu yg diciptakan oleh pendiri2 LMP dulu, yg mana sudah bnyk terbukti bhw pemahaman2nya keliru dan terbukti tdk benar, begitukah Pa.? Lalu kl bnyk ajaran masa lalu itu bnyk yg tdk benar sudah pasti yg lainnya jg salah paham atau salah memahami Alkitab, bgitu tdk Pa.?

    Nah yg sulit diterima oleh saksi yehuwa (mis:dlm hal ini Dylan) adalah bahwa MP pernah salah ( atau inikah juga suatu ketakutan saksi yehuwa utk mau mengatakan MP bisa salah ), jd Dylan berusaha membela MP utk mengatakan ga smua ko ajaran MP salah, ada jg loh yg benar, pdhl dia membela MP dng pembelaan MP sndiri yg sudah ditanamkan pd Dylan lalu disuarakan oleh Dylan, tanpa Dylan riset lg, terima begitu saja.
    Ada pepatah Pa, 'sekali lancung orang, seumur hidup tak akan dipercaya' ini pun dikecualikan bg MP oleh para saksi yehuwa, atau spt kata Pa Awi 'keledai saja tidak mau jatuh pada lubang yg sama 2x, tp bagi saksi yehuwa 10x pun tidak cukup utk tetap jatuh pd lubang yg sama.'

    Saya ada ide Pa, bagaimana kalau saksi yehuwa ini kan terlalu tergantung pd ajaran MP dan kitab nya TDB, Pa Awi namakan saja blog Pa Awi ini dngn nama Menara Pengawal by Awi, jd kan mrk bisa merasa tdk terlalu berdosa kl belajar memahami tulisan2 Pa Awi di blog ini, atau mrk akan takut menganggap tulisan Pa Awi ini salah, krn berarti menganggap salah artikel2 dr 'Menara Pengawal' mskipun ada by Awi nya....
    Karena saya lihat susah sekali mereka membuka wawasan mereka, cara berpikir yg terlalu literal dr MP, logika sempit, yg cm mau menganggap bahwa Menara Pengawal selalu benar pemahaman nya tapi selalu menutup mata pd stiap kesalah-pahaman yg prnh LMP buat.
    Bahasa sederhanapun sptnya mrk tdk akan mengerti kalau bukan dr MP, bagi mereka 'MP tidak mungkin salah, harga mati'.
    Salah atau tidak Pa kl sy menangkap dr tulisan Pa Awi bhw 'kaum terurap' skrg tdk prnh memberikan makanan rohani lg, jd makanan yg sudah lama itu hanya di hangati terus menerus dan cuma itu2 saja makanannya.?
    Kl benar, berarti anggapan mrk bahwa 'kaum terurap' selalu memberikan makanan utk skrg ini tidak benar dong, krn trnyata ajaran yg skrg itu produksi pendiri2 LMP dr jaman dahulu yg bnyk sdh terbukti keliru, cm yg belum dirasa keliru benar terus dipakai sampai skrg sambil mereka berdoa, mudah2an saja pemahaman MP yg skrg tdk salah lg spt yg dulu2. Tp andaikata ternyata keliru lagi, dirubah lg, yah tetap harus terima lg, smbil brdoa lg mudah2 an kali ini MP ga salah lg dan ga rubah lg pemahaman nya, andai berubah lg, yah mau bilang apa, trpaksa ikut lg jg dng perubahan pemahaman LMP, habis menurut majalah MP kan cm mrk organisasi Allah, mau salah atau benar ajarannya hrs diterima tanpa syarat sbg yg paling benar untuk saat ini, sambil brdoa lg mudah2an jangan lg brubah ajarannya, terus dan terus begitu.

    Itu menurut saya berjudi (spekulasi), terlalu naif menggantungkan keselamatan hidup kekal dngn cara berjudi, betulkah Pa apa yg bs sy tangkap maksud Pa Awi

    Trimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Bp Binsar

      Memang benar fondasi 'doktrin yg salah' atau kesalahpahaman pemahaman Russell tentang Tritunggal dan lain-lainnya menghasilkan produk yang sekarang ini diyakini oleh setiap SSY. Sejak kelahirannya sudah keliru, jd tidak mungkin bisa dibenarkan. Ibaratnya saya membuat fondasi bangunan bentuk segi empat, bagaimana bisa mendirikan bangunan bentuk bulat di atasnya? Mustahil, bukan?

      Saat itu, eskatologi Russell dipengaruhi oleh aliran Adventis yaitu William Miller yg menantikan kedatangan Kristus ke dua tahun 1870-an. Advent mengakui Tritunggal, tp Russell tidak percaya krn ia dipengaruhi oleh yg lainnya.

      Ketika seseorang tidak mengakui Roh Kudus sebagai Allah yang mengilhamkan Alkitab, hasilnya jelas, yaitu penyimpangan semakin dalam sampai tidak terukur. Demikian juga Russell dan penerusnya.

      Setiap SSY diajar untuk berpikir secara rhetorical fallancy untuk membenarkan dirinya sendiri. Misalnya saja pola pikir pasti MP digunakan oleh Allah krn buktinya organisasi ini berkembang dan keanggotaan terus bertambah'. Nah, ini pemikiran yg keliru krn pada waktu yg sama 'sepupu' kita juga mengklaim yg sama. Secara psikologis, jk kita berpikir seperti ini secara terus menerus...ya sebetulnya ia sedang bermimpi atau 'wishful thinking'. Ia berharap koin yg dilemparkan ke langit tidak jatuh ke bumi...faktanya krn gravitasi pasti jatuh.Tp krn sedang mimpi, ya gak jatuh-jatuh. Sampai suatu saat, ia sadar - meski mungkin terlambat - koin itu jatuh.

      Kasus Sdr Dylan memang sangat alot. Sy percaya ia sedang bingung krn secara hati nurani, mau tidak mau ia harus mengakui bhw ajaran MP banyak yg keliru dan tidak masuk akal. Tetapi, tidak mudah keluar dr jeratan 'mind control' kultus. Makanya, ia mencoba merasionalisasikan segala sesuatunya untuk membuktikan bahwa saya salah dan ia benar.

      Maksud saya, untuk doktrin yg utama (terutama perubahan) kaum terurap msh memberi, tetapi untuk pengulangan; bagian penulisan. Ini sy baca dr salah seorang yang 'non kaum terurap' dan menulis artikel MP dan Sedarlah! dan murtad sehingga ia cerita.

      Terima kasih atas idenya. Tp saya tetap menggunakan judul 'Fakta di Balik Ajaran SY' krn memang sy sedang membongkar di balik ajaran MP. Lagi pula sy tidak ingin memberi kesan seolah-olah menjadi MP krn sy berdiri berseberangan. Setiap SSY hrs melihat fakta ttg MP apa adanya meskipun meyakitkan.

      Inilah ironisnya bagi setiap SSY yg mempercayai MP secara membabi buta tanpa mengujinya seolah-olah doktrin MP mutlak benar. Padahal beberapa tahun kemudian, doktrin yg dianggap benar, dianggap salah dan dibuang ke sampah. Bagaimana kita bisa meyakini ajaran yg demikian? Ya, tidak mungkin kita meyakini dan menggantungkan keselamatan kekal kita kepada tafsiran MP. Siapa yang mau? Sy rasa tidak ada tetapi pertanyaannya mengapa orang seperti Dylan mau ya? Nah, ini kekuatan dari mind control.

      Jika kita bandingkan tafsiran teolog2 Trinitarian, tidak ada perubahan doktrin meskipun sudah ratusan tahun ada dan tafsiran itu masih sampai saat ini dibaca dan dikotbahkan pendeta-pendeta krn memang berdasarkan Alkitab. Ironis, organisasi yg mengklaim dirinya mendapat dukungan ilahi memiliki doktrin yg dipercaya hari ini tp beberapa tahun dibuang. Siapa yg memiliki tafsiran sejati jika demikian?

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  18. Terima kasih Sdr Awi utuk balasannya.

    Saya lihat,bahwa Sdr memang kurang memahami alkitab.
    Sdr menganjurkan saya untuk mengundang Roh Kudus yang adalah Tritunggal di dalam hati untuk menuntun saya dalam setiap langkah dalam pengenalan Allah Tritunggal.

    Sdr menganjurkan kepada saya seakan-akan Roh Kudus selama ini tidak membimbing saya dalam memahami alkitab.
    Roh Kudus selalu menuntun saya untuk mengatakan,bahwa Tritunggal itu buatan orang-orang yang sok mau lebih pintar dari Allah Yehuwa.

    Apakah Sdr Awi tidak sadar dan tidak tahu,bahwa setiap wadah kristen pasti mempunyai orang-orangnya[ team] yang berdoa agar mereka diberi pemahaman yang benar?
    Aapakah mereka pernah didengar?Keyakinan mereka,bahwa doa-doa mereka pasti didengar,pasti ada ,tetapi apakah faktanya membuktkan bahwa mereka PERNAH didengar?
    Kalau Roh Kudus mau mendengar doa-doa mereka,maka MENGAPA ada sampai ribuan wadah kristen? Kalau Roh Kudus Allah mendengar doa-doa mereka, PASTI tidak ada perpecahan yang begitu sangat menyedihkan.
    Memang banyak sekali orang yang mengatakan seperti yang Sdr katakan:Kalau mau memahami isi alkitab,doa dulu,minta Roh Kudus untuk membantunya.
    (1)

    ReplyDelete
  19. Tetapi saya berani dengan yakin mengatakan,bahwa JANGAN memimpi di hari siang bolong,bahwa Yehuwa akan mendengar doa-doa mereka,kalau mereka TIDAK memiliki kerendahan HATI untuk mau menerima saluran yang Yehuwa sediakan.

    Sdr Awi seorang yang pintar,seharusnya DAPAT bertanya pada diri sendiri”Ya,kalau doa didengar,mengapa Yehuwa memberi pemahaman-pemahaman yang berbeda- berbeda.
    Susah ya memang,kalau tidak mau memiliki kerendahan hati?


    Yesus bukan ciptaan Allah.
    Roh Kudus bukan active power of God.
    Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal untuk semua yang selamat.
    Allah bisa mati.
    Yesus adalah yang dibungkus dalam daging.
    Yesus ya Allah ya manusia.
    Semua yang selamat akan ke sorga.
    Allah Tritunggal
    Yesus bangkit secara jasmani.

    Terlalu banyak utuk disebut,semua kata-kata yang kosong itu.

    Mengapa mereka diluar SSY dapat mengatakan,bahwa Yesus itu ya Allah tetapi juga manusia.
    (2)

    ReplyDelete
  20. Apakah Yehuwa yang mengatakan itu?Dimana Yehuwa mengatakan itu?
    Apakah karena Yesus dapat menghentikan badai?Dapat membangkitkan orang mati?Dapat mengusir roh jahat,dapat menyembuhkan semua orang yang minta disembuhkan ds,ds?

    Sebetulnya karena KUASA Yehuwa, manusia yang berdosa pun dapat melakukan , dalam pandangan manusia,bahkan lebih apa yang Yesus telah lakukan.

    Musa dengan kuasa Yehuwa telah membelah laut Merah.
    Bayangkan , laut dibelah, sehingga memberi jalan kepada bangsa Isreal.
    Lihat apa yang dilakukan oleh Yosua dengan KUASA Allah, ia berkata:Matahari,BERHENTILAH di atas Gebeon.....
    Matahari tidak bergerak ,kira-kira sehari penuh.[ Yosua 10:12]

    Matahari memang diam, [sekarang kita tahu] tetapi yang lainnya bergerak ,ya bumi ya planet lainnya semuanya mengelilingi matahari.Tidak tahu apa yang dilakukan Yehuwa, terhadap tata suryaNya,sewaktu Yosua berkata:Matahari,berhentilah di atas Gebeon.

    Jadi Sdr dapat bayangkan.Sdr Awi pasti lebih pintar dalam hal ini,jadi Sdr Awi tahu betapa hebatnya yang dapat dilakukan manusia tidak sempurna dengan KUASA Allah
    Petrus dan juga Elia membangkitkan orang mati,semuanya dengan kuasa Yehuwa.
    (3)

    ReplyDelete
  21. Sampai kapan pun,kalau orang berdoa kepada Yesus dan bukan kepada Allah Yehuwa,maka saya yakin doanya aka sia-sia saja.

    Memang ada kata-kata yang seolah-olah membenarkan doa yang disampaikan kepada Yesus dan banyak orang percaya,bahwa itu adalah cara yang benar.

    Maka sekali lagi, TIDAK melalui saluran yang Yehuwa sediakan,pemhaman tidak bisa didapati SEPENUHNYA,banyak yang keliru melulu.

    Yesus sendiri yang mengajarkan,ke siapa doa kita, harus kita sampaikan dan Yesus juga mengatakan kalau kamu minta apapun demi namaNya,kamu akan diberi.Mengatasnamakan doa kita.

    Janganlah kita sekali-kali MELAWAN apa yang Yesus ajarkan.
    Sepurnakanlah iman kita kepada Yesus dengan apa yang Ia kehendaki dari kita.
    Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa PERCAYA kepadaKU,ia akan melakukan juga pekerjaan- pekerjaan yang Aku lakukan,...[Yoh14:12]. Tercakup SEMUA yang Ia ajarkan dan sampaikan.
    Janganlah Sdr Awi mau lebih tahu dari Yesus Kristus.

    Kalau Sdr berdoa dalam nama Yesus Kristus,itu benar,tetapi JANGAN SEKALI-KALI BERDOA KEPADA YESUS,TETAPI (4)

    ReplyDelete
  22. BERDOALAH KEPADA ALLAH YEHUWA dalam nama Yesus Kristus.

    Sdr Awi mengatakan:[secara singkatnya]Kalau saya berdoa seperti yang Sdr Awi ajarkan dan membaca alkitab dengan teliti,maka saya akan memahami banyak hal yang baru yang selama ini tidak diajarkan atau ditutupi oleh MP.

    Misalnya,hal pemahaman yang baru yang bagaimana?
    Yang baru yang bagaimana yang telah Sdr pahami?

    Hal pemahaman yang baru yang bagaimana yang Sdr peroleh tentang Kej1 : 28. Ingin tahu saya.

    Jangan hanya mengajarkan bagaimana saya harus berdoa ,tetapi beritahu saya pemahaman yang baru yang bagaimana yang Sdr sudah peroleh,sebagai bukti.

    Isi doa Sdr sudah jelas-jelas TIDAK selaras dengan kehendak Allah,maka bagaimana mau bisa diterima,meskipun diatasnamakan Yesus Kristus.
    Menurut hemat saya,Sdr mengajarkan yang SESAT kepada saya.


    Sekian dan salam saya demi Yehuwa dan PutraNya Yesus Kristus.
    (5)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sdr Dylan,

      Ya saya akui bahwa saya masih perlu banyak belajar akan Firman Allah. Maafkan saya jika tidak dapat membantu memberikan pencerahan krn pencerahan dari Roh Kudus sendiri telah Sdr tolak.

      Sdr sudah memilih meyakini ajaran MP yang mengklaim dirinya sebagai saluran komunikasi Allah, tp faktanya berulang kali dlm sejarahnya terbukti keliru. Padahal jika Sdr memilih minta diajarkan langsung oleh Roh Kudus, bisa koq seperti yg saya jelaskan di atas. Sayang, Sdr tidak mau memilih pengajaran langsung dari Roh Kudus, malahan pihak lain yang terbukti palsu menjelaskannya kepada Sdr. Sdr sudah memilih binasa daripada dari pada selamat.

      Hanya pesan saya ingat baik-baik ya usul-usul saya; terutama berdoa kepada Tuhan Yesus, minta pengampunan dan meminta Roh Kudus mencerahkan hati nurani dan pikiran Sdr agar Sdr dapat melihat ajaran Alkitab yang sejati.

      Salam kasih Tuhan Yesus Kristus

      Delete
    2. Salam Sdr Awi

      Pikir punya pikir,saya merasa,bahwa saya ini, sangat beruntung untuk menjadi orang yang TIDAk se-pintar,se-cerdas Sdr Awi?
      Mengapa saya katakan demikian?
      Sebab orang yang mempunyai segalanya seperti Sdr Awi,saya lihat,bahwa tanpa disadari orang seperti Sdr,telah membangun tembok besi dihadapannya,yang tidak dapat ditembus,untuk dapat menikmati hidup di Kerajaan Allah.
      Pengorbanannya dianggap terlalu besar untuk dapat menembus tembok besi itu.
      Maka:
      Banyak orang yang menyandang satu atau lebih titel di depan atau belakang namanya,memang SANGAT-SANGAT sukar untuk berendah hati.
      Orang-orang semacam itu,seakan-akan selalu ada kata-kata diujung mulutnya : Kamu itu siapa.....?

      Mereka tidak pernah melihat apa yang ditulis dalam firman Allah yang mengatakan:Allah memberikan kami,para rasul tempat yang PALING RENDAH,sama seperti orang-orang yang telah dijatuhi hukuman mati,.. [1KOr.4:9]

      Tetapi apa yang bodoh bagi dunia ,dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat,dan apa yang lemah bagi dunia,dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia,dipilih Allah,bahkan apa yang tidak berarti,dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,supaya JANGAN ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah. [1 Kor. 2 : 27-29].

      Bagi saya tidak ada yang berarti yang saya harus korbankan untuk BISA memilih,apakah "injil" yang diberitakan kepada saya adalah selaras dengan apa yang diberitakan para penulis injil atau tidak.
      Sebab Galatia 1 :8 mengatakan:Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu SUATU INJIL yang berbeda dengan Injil yang telah K A M I [bukan para pendeta] beritakan kepadamu,TERKUTUKLAH dia.
      Baca juga ayat 9.

      Jadi,bagi saya tidak sukar untuk menerima berita itu dari siapapun,apakah dari seseorang SSY yang berpendidikan sangat tinggi ataupun dari seorang SSY PEMBANTU rumah tangga.

      Yang penting bagi saya, BUKANLAH siapa yang memberitakan Injil itu,tetapi apakah Injil yang diberitakan kepada saya itu selaras dengan apa yang ditulis di Firman Allah.

      Sekian dan salam kristen saya demi nama Yehuwa dan Yesus Kristus.

      Delete
  23. Pak Awi, artikel yg bagus :) tapi ga terbaca karena terlalu panjang heheh..

    Saya John, seorang mahasiswa dan kebetulan gereja tiap minggu di gereja yang dibagikan selebaran "rincian persembahan" yg formatnya sama persis spt di atas. Sebenarnya saya kurang suka cara tsb karena si penyumbang akan dibaca dibaca di depan beserta nilai sumbangannya. Kalau mengenai "motivasi" yg bapak bilang, bukannya cara "pengumuman" di atas sama saja akan mengundang "motivasi" untuk pamer. Memang ada yg menulis "tanpa nama" tapi ada juga yg menulis nama komplit dengan gelar2nya heheh...bukankah "rincian tertulis" dan "pengumuman di depan" tsb secara tidak langsung sama saja dgn mengumumkan sendiri?

    Satu lagi saya ingin bertanya ttg pendapat bapak tentang saalah satu gereja yang menerapkan sistem perpuluhan yg sangat ketat. Salah satu nya tetangga saya, mereka keluar dari gereja tsb karena perpuluhan otomatis potong dari rek. bank dan ketika mereka bangkrut, perpuluhan tetap dipotong bernilai sama...karena itu mereka keluar.
    Pendapatan gereja ini memang tergolong sangat besar keliatannya, karena mobil2 para pendeta juga "wah"


    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sdr David

      Meskipun dari tulisan Anda terkesan pergi ke gereja, tetapi maaf, sebelum menjawabnya bolehkah saya tahu lebih jelas lagi; apakah Anda Saksi Yehuwa atau bukan?

      Saya ingin tahu ini agar dapat memberikan jawaban yang pas bagi Saudara.

      Salam kasih Kristus

      Delete
    2. Dear Pak Awi,

      Saya jujur dengan yg saya tulis bahwa saya ke Gereja tiap hari Minggu.
      Kalau saya ke "tempat lain" saya pasti akan mengatakannya..
      Maaf Pak, berhubung ini dunia maya, saya tdk akan mengucapkan nama gereja saya maupun gereja/aliran lain
      karena saya tidak mau mengundang komentar dari pihak2 tsb yg akhirnya berkepanjangan.

      Saya percaya pertanyaan saya ini lebih ke "administratif". Sejak muda dulu, saya bertanya2 dgn cara ini,
      kalau diumumkan, bukankah semua akan termotivasi/berlomba2 memberi banyak dan malu apabila tdk memberi.

      Oiya Pak apakah kiriman saya double post (terkirim 2x) karena bapak mereply dengan nama saya 'David'

      Delete
    3. Dear Sdr John

      Maaf, jika saya tulis 'Sdr David' krn nama David lupa saya hapus di word.

      Sy bukannya tidak percaya, tetapi ingin tahu dgn siapa sesungguhnya saya berdiskusi agar dpt memberi jawaban yg tepat. Itu saja. Bukankah lebih repot jika salah beri komentar?

      Begini, diskusi saya dengan Saksi Yehuwa itu ttg 'pemberian tersembunyi' yaitu ketika memberi tidak boleh terlihat orang, yg mana menurut Saksi, inilah yg benar. Tentunya saya tidak sependapat krn Alkitab tidak mendukung hal yg demikian.

      Menurut saya, kita memberi boleh dilihat orang asal kita yang memberi tidak memiliki motivasi untuk pamer agar mendapatkan pujian dari orang.

      Tuhan Yesus dan para rasul mengingatkan kita bhw akan banyak nabi-2 & guru-2 palsu (Mat 7:15, 2 Pet. 2:1). Fakta ini tidak terbantahkan dan terbukti pada zaman ini. Di PL pun ada contohnya yaitu anak-2 imam Eli yg korupsi persembahan (1 Sam 2:12-17).

      Oleh sebab itu, bagi saya tidak aneh jika ada oknum-2 di dalam gereja yang sebetulnya adalah guru-2 palsu yang mengejar kekayaan bagi dirinya sendiri. Apalagi dengan berkembangnya teologi 'kemakmuran' yang mengajarkan beri 10 maka umat mendapat 1.000 atau ketika menjadi Kristen maka menjadi kaya secara harta ataupun sembuh dari sakit-penyakit. Ajaran ini tidaklah alkitabiah. Kita harus mewaspadainya.

      Mengenai persembahan yang diumumkan melalui lembaran gereja beserta nama-2 penyumbang sebenarnya utk akuntabilitas saja. Misalnya, saya sebagai penyumbang ingin benar-2 tahu apa iya dana yg saya sumbangkan benar-2 masuk ke gereja atau 'nyangkut' di suatu tempat. Ingat loh, yg mengelola juga manusia. Jika ada jemaat ingin pamer dgn sumbangannya, ya salah krn Yesus berkata; 'Kamu sudah mendapat upahnya'. Artinya ia mendapat pujian dr manusia, tetapi Bapa di sorga belum tentu krn melihat motivasinya dalam memberi.

      Saya pernah ke gereja kecil (-/+ 25 jemaat) ataupun besar (+/- 3.000-an), tidak pernah mengalami seperti yg Anda alami yaitu si penyumbang akan dibaca dibaca di depan beserta nilai sumbangannya.

      Ini agak aneh. Biasanya hanya diumumkan saja di lembaran berita gereja atau di dinding utk tujuan akuntabilitas. Tentunya saya tidak bisa beri komentar mengenai hal ini, Anda harus menanyakan langsung ke gereja itu, apa motivasinya. Jika motivasinya mendorong agar jemaat memberi lebih, saya rasa keliru pengajaran.

      Untuk gereja yg menerapkan perpuluhan yg begitu ketat sampai memotong langsung rek. bank, menurut saya; ya tinggalkan gereja itu. Cari gereja lain yg mengajarkan doktrin lebih baik.

      Prinsip Alkitab adalah kita dalam memberi harus dgn sukacita(2Kor 9:7). Jika tidak suka cita, apalagi bagi gereja yg tidak dpt mempertanggungjawabkan kepercayaan yg diberikan jemaat, jangan diberi.

      Semoga jawaban ini menjawab pertanyaan Sdr John. Jika kurang jelas, jangan sungkan utk bertanya.

      Setia dalam Tuhan dan terus maju, ya

      Salam kasih Tuhan YESUS

      Delete
  24. Sdr Anonim [penulis 8 Jul.2012.

    Saya telah membaca tulisan Anda dan saya berpendapat,bahwa Anda sedikit banyaknya setuju dengan apa yang sampaikan,berkenaan memberi kolekte.
    Sdr Awi itu, saya yakin, adalah seseorang yang berpendidikan tinggi. Anda tahu,bahwa bagi orang-orang yang berpendidikan tinggi,sangat sukar untuk bersependapat dengan orang yang tidak setuju dengan keyakinannya.

    Sdr Awi memilki, entah berapa banyak majalah-majalah buku-buku diantaranya buku Pemahaman dan entah apa lagi dari SSY.Saya yakin,bahwa dia banyak sekali mengetahui mengenai kebenara alkitab.
    Tetapi kalau Anda memakai ayat-ayat untuk membuktikan apakah yang sedang didiskusikan selaras dengan alkitab maka, ia, feeling saya,selalu mengelak dan selalu mengatakan bahwa dia tidak mau untuk berdebat ayat.

    Mengapa ia tidak mau berdebat ayat alkitab dengan SSY? Sebab bukan karena ia TIDAK tahu jawabannya.Saya yakin seyakin-yakinnya,bahwa ia tahu,apa jawabannya - jawabannya,tetapi kalau dia MAU menjawab,mau tidak mau dia harus memakai jawaban yang dimiliki SSY. Pasti,untuk mengatakan bahwa jawaban saya benar,misalnya pasti ia tidak bisa,karena orang-orang pintar,sangat sukar untuk dapat berendah hati.

    Sdr Awi menjelaskan tentang Tritunggal dengan sangat panjang lebar.Tetapi pernah saya kupas mengenai Trituggal yang kami SSY yakin adalah doktrin yang TIDAK diajarkan alkitab. Sampai sekarang Sdr Awi tidak pernah menyampaikan pendapatnya. Juga mengenai Kej.1:28.

    Saya yakin,bahwa Sdr Awi percaya adanya NERAKA.
    Saya ada ayat yang saya ingin sampaikan kepada Sdr Awi,yaitu yang tertulis di Roma 6:7 dan yang bunyinya:Sebab siapa yang telah mati,ia telah BEBAS dari DOSA.
    Apakah orang yang sudah BEBAS dari DOSA masih memiliki DOSA.
    Kalau jawabannya TIDAK. Mengapa masih dihukum? Kan bagi orang-orang kristen yang bukan SSY,kan hanya ada sorga untuk yang selamat dan NERAKA untuk yang tidak selamat.

    Seperti Yudas Iskariot yang telah berdosa terhadap Roh Kudus,yang telah menginjak-nginjak Putra Allah pasti tidak akan selamat.Tetapi setelah ia mati kan Yudas sudah BEBAS dari dosa,apakah masih akan dilempar kedalam api neraka.

    Apakah Allah Yehuwa BERDUSTA dengan mengatakan: upah dosa ialah maut.Ia mati maka,ia sudah BEBAS dari dosanya? Jika demikian apa yang terjadi dengan Yudas yang sudah BEBEAS dar DOSA. Apa yang Yehuwa katakan dalam Kej.3 :19? KataNya: engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.
    Itu saja yang terjadi dengan Yudas Iskariot.Tidak lebih dari itu!

    Sekarang, Sdr Anonim tunggu,apa yang Sdr Awi akan katakan mengenai Roma 6 :7.
    Salam kristen saya dalam nama Yehuwa dan Putranya Yesus Kristus.

    ReplyDelete
  25. Persembahan para saksi masuk rekening bank guru palsu. Berebut aset bangunan balai kerajaan itu melelahkan lho. Ikhlaskanlah dari sekarang

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  26. Aset balai kerajaan hanya bernilai jika bebas sengketa dan tidak bercacat.

    Bagaimana jika diperebutkan banyak orang yg ingin menarik kembali sumbangannya ? Pasti kaca jendelanya pecah, gentengnya bocor, surat tanahnya raib, furniturnya berserakan, AC nya dicongkel paksa, temboknya penuh grafiti berisi makian.

    Kenapa bisa begini? Mana ada sih yg rela ditipu dalam situasi apa2 serba mahal. Pengeluaran makan sehari2 mahal, transportasi mahal, bayar listrik mahal, sementara gaji tidak naik, eee ...kena tipu pula!. Ya ambil positifnya saja belum sampai ketipu lebih dalam koceknya. Itulah upah mengikuti ajaran guru palsu.

    Begini prosesnya
    Saksi yg tersadar akan melewati proses gontok2an melawan saksi terbaptis. Dapat dipastikan dua kutub tidak menemukan ujung temu. Kekecewaan berbuah kekerasan verbal yg dipupuk guru palsu sejak awal. Kekerasan verbal itu saudara kembarnya kekerasan fisik. Jika begini prosesnya, maka hindarilah. Anda tidak akan lebih mulia dgn serpihan aset tapi mengotori seluruh hidup anda dgn kekerasan fisik, malah bisa2 berurusan dg polisi. Ya itu pelajaran hidup yg mahal.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  27. Persembahan jutaan saksi dialokasikan untuk pembayaran kompensasi kasus pedofilia (silentlambs.org) dan pembangunan proyek kantor pusat yg baru yg hanya bermanfaat untuk segelintir orang. Orang2 yg itu itu juga, dia lagi dia lagi.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
    Replies
    1. Persembahan jutaan saksi jatuh ke tangan yg salah alias dirampok dengan ikhlas, digunakan untuk bisnis property dan diternakkan oleh hedgefund. Sangat tidak alkitabiah dan tidak ada peluang diaudit. Mana ada penjahat yg mau diaudit.

      Salam
      AS

      Delete
  28. Tanpa basa-basi. Persembahan para saksi (pada masa tuan rutherford) dipakai untuk

    Membeli mansion beth sarim
    Membeli fasilitas mondar-mandir tuan rutherford sebuah mobil mewah pada masa itu cadillac sekian cc.
    Menyewa stadion utama cuman untuk acara pidato millions now living WILL DIE (wkwkwkwk....)
    Membelikan miras untuk tuan rutherford ( bahkan sblm khotbah pernah dlm kondisi mabok, dipapah ke mimbar, & setelah khotbah langsung dituntun ke kamar tidurnya) semua bisa dilihat di youtube cari sendiri.
    Membeli gramophon untuk ditenteng2 kolporternya, & alat ini akhirnya mubazir & ditertawakan orang saat ini.
    Membayar pengobatan tuan rutherford yg sakit di masa tuanya ( kalo yg ini ga papa deh, demi kemanusiaan)
    Membeli berton-ton kertas untuk proyek armagedon. Tuan rutherford tercatat boros kertas, boros miras, banjir publikasi.

    Percaya syukur, nggak percaya juga ngga papa.

    Salam
    AS

    ReplyDelete

Tolong SEBUTKAN Nama Atau Initial Anda saat memberi komentar agar memudahkan Mitra diskusi Anda mengidentifikasikan Anda.

Non Kristiani, mohon tidak memberi komentar.

Jika Anda ingin komentar, silahkan klik DI SINI DULU

.