Showing posts with label Ajaran Menara Pengawal: Yesus Kristus. Show all posts
Showing posts with label Ajaran Menara Pengawal: Yesus Kristus. Show all posts

SIAPAKAH Yesus KRISTUS?

siapakah yesus kristus
Apakah Anda Mengenal Siapakah Yesus Sebenarnya?
SIAPAKAH YESUS KRISTUS? Setiap orang, sesuai dengan latar agamanya, memiliki pemahaman yang berbeda akan siapa dan asal-usul pribadi Yesus Kristus. Misalnya, agama Islam dengan kitab sucinya Alquran menyatakan Yesus Kristus adalah manusia biasa yang dilahirkan oleh Maryam (Maria). Tentunya, apa yang dinyatakan Alquran berbeda dengan apa yang dinyatakan oleh Alkitab, Kitab Suci Kristen, khususnya Perjanjian Baru menyatakan bahwa Yesus Kristus bukan sekedar manusia biasa, melainkan adalah Allah sendiri yang ber-inkarnasi menjadi manusia oleh sebab itu Ia sudah bereksistensi sebelum segala ciptaan ada (Yoh. 1:1; 8:58;17:5; Kol. 1:13-17 ). Saya percaya bahwa memahami pribadi Yesus yang sebenarnya dan utuh merupakan kunci utama menentukan kehidupan kekal manusia; hidup kekal di surga atau hukuman kekal di neraka. Mat. 25:46 mengatakan: “mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal” (LAI)

SIAPAKAH YESUS Menurut Ajaran Saksi Yehuwa?

Siapakah Yesus? Allah atau Ciptaan?
MEMAHAMI PRIBADI YESUS Kristus secara utuh dan benar diperlukan untuk mewarisi hidup kekal. Salah memahami pribadi Yesus Kristus dapat berarti hidup di surga atau neraka karena seluruh keselamatan kekal seseorang ditentukan oleh imannya kepada Yesus Kristus (Yoh. 3:16). Jika kita memahami Yesus tidak sesuai dengan apa yang dinyatakan Alkitab, ya neraka menjadi bagiannya. Sebaliknya, jika kita memahami-Nya secara tepat dan benar maka surga ganjarannya. Mengapa demikian? Karena jika seseorang salah memahami jati diri Kristus yang sebenarnya maka akan jatuh kepada dua kutup ekstrem yaitu merendahkan atau memberhalakan Yesus. Misalnya saja saya percaya Yesus adalah Allah sejati, satu hakekat dengan Allah Bapa. Tetapi jika faktanya keyakinan saya tersebut keliru maka jelas saya telah menempatkan Kristus bukan pada tempatnya yaitu Allah padahal Ia hanyalah ciptaan belaka sehingga secara langsung saya telah memberhalakan Yesus. Demikian juga sebaliknya berlaku. Jadi memahami Yesus yang sejati dan sesuai dengan apa yang Alkitab nyatakan sangatlah penting dan utama.

.