Konsep TRINITAS: Mengapa Melampaui Akal Untuk Dipahami?

Doktrin Tritunggal: Roh Kudus
Doktrin Trinitas: Roh Kudus
MENURUT PENGANUT TRITUNGGAL Allah itu adalah Allah yang esa. Dan di dalam Allah yang esa itu terdapat 3 Pribadi Ilahi yaitu Allah Bapa adalah Allah, Yesus Kristus adalah Allah dan Roh Kudus adalah Allah. 3 Pribadi Keallahan itu bukan tiga allah, tetapi 3 Pribadi berbeda yang memiliki satu essensi atau hakekat yang satu atau esa yaitu Allah. Keberadaan tiga Pribadi Ilahi tidak sama dengan tiga allah (triteisme). Jadi yang esa itu hakekat-Nya. Konsep ini disebut sebagai doktrin Trinitas atau Tritunggal dan ini adalah ajaran monotheisme. Dan doktrin Tritunggal sama sekali tidak bertentangan dengan syema bangsa Israel.

Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa (Ul. 6:4)
Mengapa? Karena yang esa itu adalah hakekat Keallahnya (Godhead), bukan 3 Pribadi Ilahinya! Kekristenan sebagai ajaran monotheisme dikonfirmasikan oleh wikipedia Trinity

Kekristenan, kemunculannya setelah Yudaisme, adalah agama monotheis. Tidak pernah di dalam Perjanjian Baru konsep Trinitas menjadi “triteisme” (tiga allah-allah) maupun dua. Allah adalah esa, dan bahwa keAllahan adalah esa sangat ditekankan di dalam Alkitab

Christianity, having emerged from Judaism, is a monotheistic religion. Never in the New Testament does the trinitarian concept become a “tritheism” (three Gods) nor even two. God is one, and that the Godhead is a single being is strongly declared in the Bible
Tentunya bagi seorang Saksi Yehuwa konsep Tritunggal membingungkan. Perhatikan komentar Truthseeker [dulunya pernah menjabat sebagai penatua Saksi-Saksi Yehuwa] berikut ini:

1. Anda menegaskan bahwa Allah itu Esa (satu / monoteis).
2. Kemudian anda mengatakan bahwa Allah itu memiliki tiga pribadi, tetapi bukan tiga Allah.
3. Lalu anda katakan lagi bahwa tiga pribadi itu memiliki satu esensi atau hakekat (Yunani: Ousia) yang sama yaitu Allah.

Coba perhatikan : Allah itu satu, memiliki tiga pribadi bukan tiga Allah, tetapi ketiga pribadi itu memiliki satu hakekat yang sama yaitu Allah. ... hmmm...koq sepertinya kontradiktif ya? (klik di sini)
Lalu, mengapa doktrin Tritunggal tidak mudah dipahami sehingga melampaui akal sehat manusia? Pdt Stephen Tong dalam bukunya Allah Tritunggal, hlm. 13-18 menjabarkan tiga fakta ini yaitu: PertamaKebenaran Tritunggal ini adalah kebenaran yang bersifat dan berdasarkan wahyu Allah. Yang dimaksud dengan kebenaran yang bersifat dan berdasarkan wahyu Allah di sini adalah bahwa kebenaran Tritunggal bersumber dari Allah sendiri, bukanlah hasil spekulasi manusia, tetapi merupakan anugerah dari Allah yang tidak bisa kita mengerti, juga tidak bisa kita bantah (tolak), hanya bisa kita terima melalui pernyataan Alkitab sebagai 100% Firman Allah.

Dalam kerangka berpikir tentang wahyu (pernyataan dari Allah) ini, kita mengenal adanya wahyu bertingkat atau progresif yaitu wahyu yang mengalami kemajuan dari yang sangat tidak jelas, menjadi tidak jelas, kemudian menjadi kurang jelas, dan akhirnya menjadi jelas bahkan sangat jelas. Wahyu progresif ini dibagi dalam dua jenis wahyu, yaitu wahyu Allah secara umum (General Revelation of God), dan wahyu Allah secara khusus (Special Revelation of God). Wahyu Allah secara umum dinyatakan melalui peristiwa penciptaan dunia ini, dan wahyu Allah secara khusus dinyatakan melalui pribadi kedua dari Allah Tritunggal (Yesus Kristus) pada saat inkarnasi-Nya. Dalam konteks ini, kebenaran Tritunggal adalah kebenaran yang bersifat atau berdasarkan wahyu Allah secara khusus (Special Revelation of God). Dengan demikian jika kebenaran yang bersifat wahyu ini tidak diterima dengan iman, maka ini pasti akan menimbulkan kesulitan di dalam memahami-Nya. Ds. S.C. Hofland menulis: “Jangan sekali-kali kita berspekulasi mengenai Allah. Jangan sekali-kali mengemukakan pertanyaan yang nadanya untuk mencari tahu, bagaimana gerangan keberadaan Allah itu sebenarnya, di balik pernyataan-Nya kepada manusia. Manusia hanya dapat berbicara mengenai Allah dalam keterkaitannya dengan Allah sendiri, yaitu dalam suatu hubungan yang bersifat sangat ‘relasional’”. (Allah Beserta Kita; 1991; hlm. 23).

KeduaKebenaran Tritunggal adalah kebenaran yang berasal dari Sang Pencipta. Berbicara tentang Tritunggal adalah berbicara tentang Allah sebagai Sang Pencipta. Manusia berusaha untuk memahami Allah Tritunggal. Siapakah manusia yang mau memahami-Nya? Manusia adalah makhluk (ciptaan), dan Tritunggal adalah Allah (pencipta). Jadi yang ingin mengetahui adalah ciptaan, dan yang ingin diketahui adalah sang Pencipta. Pertanyaannya adalah, “Mungkinkah ciptaan memahami pencipta dengan sempurna?” Niftrik dan Boland mengatakan bahwa: “Apabila kita mau berbicara tentang soal “ketritunggalan” maka haruslah terlebih dahulu kita insafi, bahwa kita berbicara tentang Allah. Allah itu Allah yang hidup, bukan sesuatu pengertian atau persoalan yang dapat diselidiki dengan akal budi kita sampai menjadi “terang”. Bila kita mau memecahkan suatu persoalan, maka paham kita harus melebihi persoalan itu, sehingga dapat kita tangkap dan kuasai. Tetapi sebaliknya yang terjadi, bila kita bertemu dengan Allah yang hidup, yakni kita “ditangkap” dan “dikuasai” oleh Dia”. (Dogmatika Masa Kini, hlm. 547-548).

Perbedaan ini menghadirkan “gap” atau jurang pemisah antara Allah dan manusia. Dengan demikian ketika seseorang hendak mempelajari doktrin Tritunggal, berarti ia sedang berbicara tentang Dirinya Allah yang mustahil bagi manusia untuk memahami-Nya. Pencipta adalah kekal sedangkan yang dicipta adalah fana. Tak mungkin yang fana memahami yang kekal dengan sempurna. Pencipta adalah “Yang tak terbatas” sedangkan yang dicipta (ciptaan) adalah “yang terbatas” maka secara natural tak mungkin “yang terbatas” dapat memahami “Yang tak terbatas” sampai tuntas. Yang mungkin adalah bahwa “yang terbatas” dapat memahami “Yang tak terbatas” dalam batas-batas tertentu sesuai dengan keterbatasannya. Semuanya ini akan mengakibatkan kesulitan dalam memahami Allah, dalam hal ini adalah kebenaran Tritunggal.

Sebaliknya, jika kita sebagai ciptaan dengan segala keterbatasan pengetahuan yang kita miliki mampu memahami sang Pencipta dengan sempurna maka sebenarnya apa yang kita pahami itu sebagai sang Pencipta bukanlah sang Pencipta yang sebenarnya. Justru karena Allah adalah sang Pencipta maka kita sebagai ciptaan mustahil memahami sang Pencipta dengan sempurna. Misalnya seorang pencipta robot memahami sepenuhnya mekanisme dan segala sesuatu tentang ciptaannya yaitu robot. Tetapi saya percaya bahwa robot mustahil memahami sepenuhnya tentang penciptanya, yaitu manusia. Bagi saya, lebih menakutkan jika saya ternyata mampu memahami Allah dengan sempurna dan sepenuhnya karena pasti yang saya pahami dan mengerti itu bukanlah Allah yang sejati.

Ketiga, kebenaran Tritunggal adalah kebenaran mengenai Allah yang satu-satunya, Allah Yang Maha Esa (The Only One God). Kenyataan bahwa Allah adalah Ia yang satu-satunya, dan tak ada yang lain seperti Dia, membuat tak mungkin menemukan sesuatu yang dapat menggambarkan tentang diri-Nya secara sempurna. Stephen Tong mengatakan : “Biasanya kita mengerti sesuatu karena sesuatu itu mempunyai persamaan dengan sesuatu yang lain, sehingga melalui persamaan itu kita menemukan analoginya. Karena ada persamaan, kita mempunyai jembatan analogis untuk pengertian kita, sehingga dari sesuatu yang sudah dimengerti kita loncat ke sesuatu yang belum kita mengerti, akhirnya kita mengerti semuanya. Tetapi di dalam kita mengerti Allah, tidak ada pembanding-Nya, tidak ada persamaan-Nya, sehingga tidak bisa dimengerti dengan rasio sepenuhnya” (Tong, hlm. 16)

Nah, dalam konteks 3 fakta tentang ajaran Tritunggal tersebut di atas, Alkitab tidak menjelaskan secara eksplisit bagaimana relasi 3 pribadi dan pada saat yang sama adalah satu atau esa (ontologis)! Sampai detik ini, tidak ada satu manusia pun yang mampu memberikan sebuah penjelasan atau sebuah contoh yang patut dan dapat dipersamakan dengan konsep Trinitas. Misalnya saja Alkitab sama sekali tidak mencatat dari mana asal Allah, bagaimana bentuk asli-Nya, dengan bahan apa Allah menciptakan dunia dan lain-lain pertanyaan yang bersifat misteri. Namun demikian, merupakan sebuah fakta yang diimani oleh seluruh orang Kristen sejati bahwa Allah itu memang ada dan Dia adalah Sang Pencipta. Ketika kita tidak memahami hakekat Allah  bukan berarti keyakinan kepada Allah menjadi salah dan tidak masuk akal, bukan? Hanya memang kemampuan akal kita terbatas untuk memahaminya karena manusia hanyalah ciptaan. Demikian juga dengan konsep Trinitas. Meskipun tidak secara eksplisit (ontologis) dijelaskan karena menyangkut hakekat (substansi) Allah secara metafika yang bersifat misteri, tetapi Alkitab menjelaskan konsep Trinitas secara implisit (ekonomis).

Untuk memahami pernyataan saya “Alkitab tidak menjelaskan secara eksplisit bagaimana relasi 3 pribadi dan pada saat yang sama menjadi satu” (disebut sebagai Tritunggal Ontologis), dapat dijelaskan sebagai berikut: Si A memiliki hakekat manusia dan berpribadi. Si B juga berhakekat manusia dan berpribadi. Demikian juga dengan Si C. Jadi jelas Si A, B, dan C masing-masing 3 pribadi yang berbeda dengan hakekat yang sama yaitu manusia tetapi jelas tidaklah satu hakekat. Pemahaman si A, B, dan C sebagai 3 pribadi dengan hakekat yang sama mudah kita pahami karena  sudah ada  contoh untuk dipahami yaitu relasi antara sesama manusia. 

Sebaliknya, konsep Allah Tritunggal adalah 3 Pribadi yang berbeda (Bapa, Putra dan Roh Kudus) tetapi satu hakekat, yaitu Allah. Dan kesamaan hakekat berhubungan dengan kesetaraan dalam attribute atau sifat, seperti Bapa, Putra, dan Roh Kudus adalah sama-sama kekal, maha hadir, maha tahu, sebagai pencipta dan lain-lain attribute ilahi yang tidak dapat dipahami oleh pengertian manusia mana pun karena memang konsep yang demikian tidak pernah dialami oleh persepsi manusia mana pun. Sekali lagi saya tekankan bahwa konsep Trinitas tidak pernah ada di dalam pengetahuan dan pengalaman manusia. Karena tidak pernah ada maka manusia mengalami kesulitan untuk memahami konsep Tritunggal ini.

Pemahaman dan persepsi manusia sangatlah terbatas untuk mengetahui segala sesuatunya, khususnya mengenai hakekat Sang Pencipta. Hal ini selaras dengan penyataan Alkitab:

Dapatkah engkau mengetahui perkara-perkara yang dalam dari Allah, Atau dapatkah engkau mengetahui tentang Yang Mahakuasa selengkapnya? (Amsal 11:7)
Saya illustrasikan seperti seorang yang buta sejak lahir memiliki limitasi mengenai jenis-jenis warna. Seumur hidupnya, ia tidak pernah mengalami atau melihat warna merah, biru dan lain-lainnya kecuali persepsi warna hitam atau gelap. Ketika saya mencoba menjelaskan kepadanya perbedaan warna merah dan biru maka sangat mustahil baginya untuk memahaminya karena ia memang memiliki keterbatasan untuk memahaminya. Ketika ia tidak bisa memahami warna-warna itu, bukanlah berarti warna-warna itu tidak ada. Faktanya, warna-warna itu sungguh ada tetapi pemahaman, pengalaman dan persepsinya yang membatasi dirinya untuk mengerti. Bagi dia, warna-warna itu melampaui akal untuk memahaminya. Sebuah misteri.

Sebenarnya organisasi Saksi Yehuwa pun mengakui bahwa mustahil bagi manusia untuk mengetahui segala sesuatu tentang Allah dalam kutipan berikut:[1]

Bahwa memang mustahil bagi kita untuk mengetahui segala sesuatu tentang Allah tidaklah mengherankan. Sebagai contoh, walaupun pengetahuan kita mengenai alam semesta terus meningkat, para ilmuwan mengakui bahwa, mereka mungkin tidak akan pernah dapat memahami sepenuhnya misteri tentang benda-benda yang luar biasa kecil atau yang luar biasa besar. Jadi bagaimana makhluk ciptaan-Nya dapat mengerti sepenuhnya betapa dalamnya hikmat Yehuwa sebagai Pencipta? Ayub mengakui kepada Yehuwa, ”Aku bicara tentang hal-hal yang tidak kumengerti, tentang hal-hal yang terlalu ajaib bagiku ini.” (Ayub 42:3, BIS; bandingkan Roma 11:33.) Jadi, pengetahuan yang saksama tentang Allah dalam beberapa hal, berada di luar pengertian kita yang terbatas. Walaupun demikian, doktrin-doktrin dari banyak gereja telah melampaui batas-batas pandangan yang sederhana ini. (Sedarlah!, Maret, 1992, hlm. 20)
Ketika orang buta itu mendapat penyembuhan dari kebutaannya maka ia dapat memahami dan melihat warna-warna yang saya coba deskripsikan. Ia akan berkata, “Oooh, ternyata ini loh warna merah, ini loh warna biru” dengan penuh kekaguman. Sekarang semuanya menjadi masuk akal. Nah, demikian juga dengan konsep Tritunggal. Sekarang ini kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang tidak jelas, tetapi kemudian, ketika kita berjumpa dengan Tuhan Yesus maka semuanya menjadi jelas dan bukan lagi sebuah misteri, Hal ini dinyatakan oleh Paulus di 1 Kor. 13:12:

Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal
Demikian juga dengan konsep Tritunggal ontologis! Bukan karena konsep ini tidak ada, tetapi justru sebaliknya. Fakta bahwa Alkitab mengajarkan konsep “Tritunggal Ontologis yang melampaui akal” manusia mana pun untuk memahaminya membuktikan bahwa Alkitab bukan ditulis berdasarkan hasil pikiran atau bijaksana manusia yang memiliki keterbatasan pengetahuan dan pemahaman, melainkan bukti yang kokoh bahwa  Roh Kudus Allah sungguh-sungguh mengilhamkan konsep ini kepada para nabi dan rasul untuk menulisnya meskipun di luar pemahaman mereka. 

Sebaliknya, jika seseorang tidak memahami konsep Tritunggal yang benar, ia akan memiliki pandangan yang keliru akan eksistensi Allah; (1) Jatuh pada pemahaman triteisme yaitu keyakinan yang menolak kesatuan hakekat dalam Trinitas, suatu ajaran sesat yang dipelopori oleh Philoponus. (2) Atau pemahaman politheisme yaitu keyakinan kepada banyak allah.

Ajaran politheisme adalah bentuk kepercayaan yang mengakui adanya lebih dari satu Tuhan. Contoh politeisme yang paling terkenal dari zaman kuno adalah mitologi Yunani/Roma (Zeus, Apolo, Aphrodite, Poseidon, dan lain-lain). Contoh paling jelas dari politeisme modern adalah agama Hindu yang memiliki lebih dari 300 juta allah.

Organisasi Saksi Yehuwa merupakan organisasi anti-Tritunggal yang kerap kali melecehkan dan dengan sengaja salah mempresentasikan doktrin Tritunggal kepada para anggotanya, Saksi Yehuwa, seolah-olah konsep Tritunggal sama dengan ajaran bidat kekristenan, yaitu modalisme ataupun dengan konsep triadik maupun politeisme dalam agama-agama lain. Misalnya dalam brosur “Haruskah Anda Percaya Tritunggal” yang mempropagandakan anti-Tritunggal, hlm. 11, menulis:

Itu sebabnya, dalam Encyclopedia of Religion and Ethics, James Hastings menulis, ”Dalam agama di India, misalnya, kita temukan kelompok tiga serangkai Brahma, Syiwa, dan Wisnu; dan dalam agama Mesir kelompok tiga serangkai Osiris, Isis, dan Horus . . . Bukan hanya dalam agama-agama dalam sejarah, kita temukan Allah dianggap sebagai suatu Tritunggal. Kita khususnya dapat mengingat pandangan Neo-Platonik mengenai Realitas yang Paling Tinggi,” yang ”diwakili secara tiga serangkai.” Apa hubungan antara filsuf Yunani Plato dengan Tritunggal?
Benarkah konsep Tritunggal sama dengan konsep Brahma, Syiwa, dan Wisnu dalam agama Hindu? Dan kelompok triadik agama Mesir yaitu Osiris, Isis, dan Horus? Jika kita cermati konsep Brahma, Syiwa dan Wisnu dalam agama Hindu memiliki pola triadik, tetapi faktanya serupa tapi tak sama dengan konsep Tritunggal. Menurut Wikipedia, dewa Brahma adalah dewa pencipta, Wisnu adalah dewa pemelihara sedangkan dewa Syiwa adalah dewa perusak. Jelas masing-masing dewa memiliki 3 pribadi dengan 3 hakekat yang berbeda yaitu pencipta, pemelihara dan perusak. Konsep ini adalah politheisme. Sangat berbeda dengan konsep Tritunggal dengan uraian di bawah ini.

Misalnya, tidak diragukan bahwa Allah adalah sang Pencipta (Kej. 1:31, Yes. 44:24). Bagaimana dengan Kristus? Kitab Kolose 1:16 dan Yohanes 1:3 menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah juga sang Pencipta segala sesuatu.

Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia

Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan
Demikian juga Alkitab menyatakan bahwa Roh Kudus turut serta dalam mencipta (Kej. 1:2, Maz. 33:6). Dan hal ini diakui oleh Menara Pengawal sendiri dalam publikasinya berjudul ”Roh Kudus—Bekerja dalam Penciptaan!” yang dapat Saudara baca di sini. Namun demikian, tentunya dalam teologi Saksi Yehuwa, meskipun diakui bahwa Roh Kudus bekerja dalam penciptaan, tetapi Roh Kudus hanya diakui sebagai tenaga aktif-Nya. Sebaliknya, bagi Trinitarian, jelas ada 3 Pribadi berbeda yang mengerjakan hal yang sama yaitu mencipta. Nah, dari ilustrasi ini kita dapat memahami bagaimana 3 Pribadi Ilahi memiliki satu hakekat yang sama yaitu sebagai Sang Pencipta. 

Lalu bagaimana dengan dewa-dewa Osiris, Isis, dan Horus. Menurut Wikipedia, Orisis adalah dewa kebangkitan, sedangkan Isis adalah istrinya dan Horus adalah anak mereka. Jelas konsep dewa-dewa yang membentuk sistem dewa kekeluargaan ini bersifat politheisme dan tidaklah sama dengan konsep Tritunggal di mana tidak memiliki konsep istri dan 3 pribadi dengan hakekat peran yang berbeda.

Jelas sekali bahwa jika kita cermati dengan seksama tuduhan organisasi Saksi Yehuwa bahwa konsep Tritunggal adalah politheisme dan juga dimiliki oleh agama-agama lainnya tidaklah benar. Konsep Tritunggal hanya diajarkan oleh Alkitab.

Untuk memahami lebih lanjut tentang doktrin Tritunggal, saya persilahkan pembaca mengkaji artikel bersambung dan terkait dengan artikel ini:
1.  Memahami Pengetahuan Tentang Allah Tritunggal
2. Doktrin Tritunggal, Saksi Yehuwa & Modalisme


Artikel berikutnya akan membahas tentang Doktrin Roh Kudus: Masalah Personalitas

Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut (Amsal 16:25)

[1] Meskipun Menara Pengawal mengakui bahwa mustahil bagi manusia untuk mengetahui segala sesuatu tentang Allah. Tetapi di dalam artikel majalah itu sebenarnya sedang mengkritisi doktrin Tritunggal yang salah satunya menuduh ajaran Tritunggal “lebih misterius daripada yang seharusnya”.
[2] Sebagian tulisan bersumber dari http://airhidup.info/wp/doktrin-tritunggal-ii/

61 comments :

  1. mantab......,trim's atas pencerahannya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beberapa tahun yl. km ikut ibadat Kristen di Bandung dan pendeta kondang diundang dr Jakarta, Gilbert Rumuoindang. Konsep Tritunggal adalah existensi nya 3 pribadi Allah Bapa,putra dan Roh Kudus dan bisa menjadi 1 Allah.Pendeta lainnya menggambarkan Tritunggal bak buah mangga kalau dikupas ada kulit, ada isi dan ada biji.Yang lainnya seperti matahari ada panas, ada sinar dan ada bendanya kelihatan. jadi yg membuat bingung, ya mereka-mereka juga yg berupaya menggambarkan Tritunggal menurut versi mereka. Yang jelas di Alkitab tidak ada Tritunggal???

      Delete
    2. Terima kasih atas komentarnya Sdr Anonim (mungkin Anda adalah individu yg sama yg berkomentar di bawah). Bisakah memberikan initial nama Anda utk memudahkan berkomunikasi? Terima kasih.

      Anda berkata, "Pendeta lainnya menggambarkan Tritunggal bak buah mangga kalau dikupas ada kulit, ada isi dan ada biji.Yang lainnya seperti matahari ada panas, ada sinar dan ada bendanya kelihatan. jadi yg membuat bingung, ya mereka-mereka juga yg berupaya menggambarkan Tritunggal menurut versi mereka".

      Anda benar. Perhatikan artikel thread ini yg menjelaskan bhw memang sulit utk memahami konsep Tritunggal karena berbicara ttg hakekat Allah sebagai pencipta shg tidak ada pembanding dan persamaannya. Ini lah yg membuatnya melampaui akal manusia utk memahaminya. Oleh sebab itu saya katakan, "Sekali lagi saya tekankan bahwa konsep Trinitas tidak pernah ada di dalam pengetahuan dan pengalaman manusia. Karena tidak pernah ada maka manusia mengalami kesulitan untuk memahami konsep Tritunggal ini"

      Oleh karena itu, banyak pendeta/orang Kristen mencoba memberikan ilustrasi menjelaskan konsep Tritunggal yg malahan membuat jemaat menjadi tambah bingung. Ini tidak dpt dipungkiri. Mereka hanya berupaya menjelaskan dlm keterbatasan mereka ttg Pribadi-Pribadi Ilahi yg tak terbatas sebagai Pencipta.

      Tolong Anda pahami dulu penjelasan saya di thread ini ya agar Anda dpt memahaminya khususnya apa itu ontologis dan ekonomis

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  2. llah yaitu Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus tetapi 1 Allah. Jadi 3 pribadi Allah bisa menyatu menjadi 1 Allah dan bisa merubah jadi 3 Allah. Tapi kami teliti di Alkitab tidak ada kata Tri Tunggal. dan berbeda dng pencerahan Bpk Awi yang lebih jelas, menjabarkannya.Tapi mana yang benar?tq

    ReplyDelete
  3. Dear Anonim,

    Terima kasih atas komentarnya. Ketika Anda berkomentar lagi, bisakah memberikan initial nama Anda utk memudahkan berkomunikasi? Terima kasih

    Anda benar, istilah 'Tritunggal' tidak ada di dlm Alkitab. Sama juga dng istilah teokrasi, balai kerajaan, pengawas wilayah, badan pimpinan dan lain-lain istilah yg biasa digunakan oleh organisasi Saksi Yehuwa (Menara Pengawal). Tetapi apakah krn istilah tersebut tidak ada kemudian, Alkitab tidak mengajarkan konsep ttg teokrasi? Tidak, bukan? Konsep teokrasi ada di dlm PL dan bahkan MP banyak menggunakan istilah teokrasi, bukan?

    Nah, demikian juga dng konsep Tritunggal. Meskipun istilahnya tidak ada tetapi konsep Tritunggal ada.

    Salam kasih Tuhan Yesus

    ReplyDelete
  4. Tritunggal dalam Alkitab itu ada, tertulis dalam 1Yohanes 5:7 "Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu."
    Tapi ketahuilah ayat itu hanyalah ayat tambahan, jika dalam kitab suci katolik disitu dijelaskan bahwa ayat itu, ayat tambahan.
    Dan perlu anda ketahui dlm Alkitab juga di jelaskan dalam Ulangan 12:32 "Segalah yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya." Dan cobah anda baca dalam Wahyu 22:18-19.
    Di ayat itu anda akan paham dengan apa yang akan diterima oleh orang-orang yang menambah atau mengurangkan isi Alkitab.
    Andah perlu juga tahu bahwa Alkitab dibuat untuk kita mengenal siapa Sang Pencipta kita, jika seperti yang anda katakan melampaui akal manusia untuk memahaminya, lalu mengapa Alkitab harus ada? Jika memang begitu kenapa kita harus belajar Alkitab, jikalu memang melampaui akal kita untuk memahaminya?
    Saudara, jika memang Alkitab dibuat, itu berarti Allah Sang Pencipta Kita, ingin agar Kita mengenalnya dengan baik.
    Dalam Alkitab sendiri menyebutkan dalam Yohanes 17:3 "Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus" Dan dalam Yohanes 5:24 "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa mendengar perkataanku dan percaya kepada dia yang mengutus aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut kedalam hidup."
    Bukankah dalam 2 ayat ini menjelaskan bahwa yang mengenal dan percaya kepada-Nya akan beroleh hidup yang kekal.
    Dan bukankah dalam ayat itu ditekankan kita manusia untuk mengenal 2 pribadi sajah, diayat itukan tidak menyebut 3 pribadi atau tritunggal yang adalah satu.
    :)
    :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Anonim,

      Terima kasih atas komentarnya. Lain waktu Anda berkomentar, sudikah mencantumkan initial Anda agar memudahkan kita berdiskusi?

      Mengenai 1Yohanes 5:7 yg menurut Anda seolah-olah ditambahi/dikurangi, saya persilahkan Anda mengklik di sarapanpagi.org utk penjelasannya. Dan perlu Anda ketahui bhw LAI membuatnya dlm tanda kurung utk membedakan bhw ada bbrp terjemahan yg mencantumkannya dan ada yg tidak.

      Jk Anda setuju bhw kita tidak boleh menambah/mengurangi Alkitab. Bgm menurut Anda dng TDB di Kol. 1:16-17:

      karena melalui dia segala perkara [lain] diciptakan di surga dan di bumi, perkara-perkara yang kelihatan dan perkara-perkara yang tidak kelihatan, baik itu takhta ataupun pertuanan ataupun pemerintah ataupun kalangan berwenang. Segala perkara [lain] telah diciptakan melalui dia dan untuk dia. Juga, dia ada sebelum segala perkara [lain] dan melalui dia segala perkara [lain] menjadi ada,

      Perhatikan kata lain yg sengaja saya bracket di mana TDB sama sekali tidak mem-bracket-nya shg memberi makna lain akan karya Kristus. Sepengetahuan saya, tidak ada satupun terjemahan populer yg memuat kata lain seperti TDB. Bgm menurut Sdr?

      Sdr tulis:

      Andah perlu juga tahu bahwa Alkitab dibuat untuk kita mengenal siapa Sang Pencipta kita, jika seperti yang anda katakan melampaui akal manusia untuk memahaminya, lalu mengapa Alkitab harus ada? Jika memang begitu kenapa kita harus belajar Alkitab, jikalu memang melampaui akal kita untuk memahaminya?

      Anda sungguh2 tidak membaca cermat tulisan saya. Tolong baca dulu dng cermat sebelum berkomentar. Bahkan saya sarankan Anda baca link-2 di atas. Ini lebih bijaksana.

      Apakah Sdr dapat memahami sepenuhnya akan hakekat Allah sebagai Pencipta? Saya yakin tidak. Menara Pengawal pun mengakuinya, bukan? Ada hal2 yg dapat kita ketahui jika memang Alkitab menyatakannya. Dan ada hal2 yg tidak dinyatakan Alkitab shg mustahil kita mengetahuinya. Demikian juga Tritunggal. Tritunggal Ontologis memang tidak dinyatakan di dlm Alkitab, tetapi Tritunggal Ekonomis jelas dinyatakan. Sayangnya, jk Anda seorang Saksi, organisasi tidak pernah mengajarkan hal ini.

      Nah, kita tentunya belajar hal-2 yg dinyatakan Alkitab. Misalnya hal-2 yg tidak dinyatakan, ya buat apa dipikirkan. Misalnya terbuat dr apakah Yehuwa, dng bahan apa Yehuwa mencipta dll pertanyaan yg memang tidak dinyatakan Alkitab.

      Sdr tulis:

      Dalam Alkitab sendiri menyebutkan dalam Yohanes 17:3 . . . Dan dalam Yohanes 5:24 . . .

      Bukankah dalam 2 ayat ini menjelaskan bahwa yang mengenal dan percaya kepada-Nya akan beroleh hidup yang kekal.

      Dan bukankah dalam ayat itu ditekankan kita manusia untuk mengenal 2 pribadi sajah, diayat itukan tidak menyebut 3 pribadi atau tritunggal yang adalah satu.


      Sdr benar sekali. Jika kita percaya kepada Allah kita akan beroleh hidup yg kekal. Saya pun setuju. Tetapi tahukah Sdr bhw organisasi Saksi Yehuwa mengajarkan bhw hanya bergabung menjadi bagian dari organisasi seseorang baru dapat selamat? Silahkan klik di sini utk bahasannya. Tidakkah ini bertentangan dng apa yg Anda katakan atau bahkan Alkitab nyatakan? bgm pendapat Sdr?

      Anda benar di ayat tsb ditekankan agar manusia mengenal 2 pribadi saja. Saya pribadi pun tidak meyakini ajaran Tritunggal dpt menyelamatkan manusia. Tetapi Kristus lah yg mampu menyelamatkan manusia - termasuk saya dan Sdr - tidak ada yang lain.

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  5. edwin,halo kak nama saya edwin tinggal di makassar mempunyai rasa ingin tahu apakah saksi yehuwa itu sesat?tpi dalam benak saya ajaran mereka semua berasal dari alkitab,apakah itu disebut sesat?sorry kak saya hanya ingin tahu saja mana benar dan yang salah.aku juga agak pusing dgn artikel kakak yng panjang ==" maklum masih bocah SMA wkkwkw,intinya apakah SSY itu termasuk dalam orgnisasi agama kekristenan kah atau apa?soalnya ajaran SSY beda trhadap agama kristen yang saya ketahui selama ini,soalnya saya pernah bertanya pada salah satu SSY apakah masih ada kehidupan setelah mati dan apakah sorga dan neraka itu ada,dan mereka menjawab berdasarkan alkitab bahwa setelah mati segala sesuatu telah dihapus dan lenyap sementara itu berbeda dgn yng biasa aku dengar di gereja bhwa setelah mati roh kita pergi ke suatu tempat untuk penghakiman tetapi SSY mengatakan sebaliknya bahwa setelah mati semuanya lenyap jadi roh itu tidak ada?menurut pendapat kakak gimana?semntara pertnyaan saya tentang neraka SSY mengatakan bahwa itu neraka artinya kuburan saja sementara yng sering saya dngar dari guru dan pendeta saya bahwa neraka mrupakan tempat siksaan atas perbuatan yng kita lakukan di bumi menurut kakak manakah yang benar penafsiran tentang neraka itu ada ngak?dan apakah itu tempat siksaan atau kuburan saja sprti yng dikatakan oleh SSY? sry kak klo ada perkataan saya yng masih salah maklum masih bocah heheheeh hanya sekdar ingin tahu yng manakah yng benar apakah ajaran kristen pada umumnya atau kah ajaran SSY? tq atas perhatiannya GBU kak :) salam kasih tuhan yesus :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Edwin,

      Jika Edwin hanya membaca sepintas ajaran Saksi Yehuwa, kelihatannya masuk akal dan berdasarkan Alkitab, tapi faktanya tidak. Lihat kesesatan ajarannya di sini. Ajaran SSY sangat tidak masuk akal (bukan melampaui akal) yaitu memiliki ajaran2 yg berubah-ubah salah satunya misalnya di sini. Begitu juga ajaran hidup di bumi sangat mustahil terjadi jk dikaji dari sejarah LMP sendiri, baca di sini utk buktinya.

      Lembaga Menara Pengawal (LMP) di mana SSY bernaung bukan organisasi agama kekristenan karena tidak terdaftar di PGI (Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia). LMP adalah sebuah organisasi kultus yg berkedok agama Kristen. Setiap SSY memuja organisasi ini, bukan Allah

      Jelas Alkitab mengajarkan adanya neraka sebagai tempat siksaan, baca kisah Lazarus dan Orang Kaya di Lukas 16:19-31. Demikian juga roh manusia tidak berkematian.

      Mengenai neraka sebagai tempat kuburan umum atau siksaan, baca di sini. Saya percaya neraka sebagai tempat siksaan, bukan kuburan umum.

      Jika ada pertanyaan lagi silahkan bertanya ya. Mohon baca blog ini dng cermat ya utk memahami ajaran Menara Pengawal yang sebenarnya.

      Salam kasih Tuhan Yesus juga

      Delete
  6. masalah tritunggal sering menjadi blunder bagi orang kristen pada saat berdiskusi dg kaum muslim, tidak ada yg bisa menang hanya dg muslim aja, apalagi dg sy. coba renungkan ini, jika memang ada keterangan tritunggal pasti akan dg mudah dijelaskan tidak sampai kasih banyak perumpamaan yg sangat lemah argumennya!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sdr Ratno

      Terima kasih atas komentarnya. Saya percaya Andalah yg harus merenungkan hal ini yaitu jika memang ajaran Tritunggal tidak diajarkan oleh Alkitab, mengapa organisasi Saksi Yehuwa menggunakan penipuan di dalam publikasinya utk menyembunyikan ajaran Trinitas? Menara Pengawal banyak mengutip encylopedia ini dan itu secara tidak lengkap sehingga menipu pembacanya. Silahkan Anda klik di sini utk buktinya:

      1. KEPRIBADIAN ROH KUDUS: WAHYU BERPROGRESIF

      2. Doktrin ROH KUDUS: Masalah PERSONALITAS

      3. Bapa Gereja Pra-Nicea Dan Istilah Tritunggal

      Bgm pendapat Sdr? Jika masih kurang, dng senang hati saya akan buktikan lebih banyak lagi dusta-dusta Menara Pengawal.

      Nah, kelakuan Menara Pengawal ini sungguh menajiskan dan tidak sesuai dng klaimnya sebagai satu-satunya organisasi Allah di bumi krn tidak mungkin Allah Yehuwa menggunakan atau bekerja melalui suatu organisasi yg gemar menggunakan dusta utk membenarkan ajarannya.

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  7. Baru ketemu blog ini. Asik juga kalau bisa ngobrol-ngobrol tentang banyak hal (tapi yang pasti harus tetap santun dan tidak menyerang pribadi). Kalau boleh tahu, bagaimana pendapat Bapak AWI tentang:

    1. Tritunggal versi Tertulian?
    2. Tritunggal versi Origen?

    Thanks sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Anonim,

      Terima kasih atas komentarnya. Utk memudahkan diskusi kita, bersediakah Sdr mencantumkan initial nama Sdr ketika lain kali memberi komentar?

      Menurut saya pemahaman Tertullian ttg Trinitas secara khusus untuk melawan Praxeas, bidat yang memegang pikiran Monarkhianisme Dinamis (Sabellianisme) . Dan sangat menitik-beratkan kepada pribadi Kristus, bukan pada Roh Kudus krn saat itu Roh Kudus bukanlah hal yg diperdebatkan. Demikian juga dng Origen memiliki perjuangan yang sama. Tetapi tentunya meskipun masing-2 individu menggunakan istilah yg sama tetapi memiliki pemahaman yg berbeda. Namun demikian, masing-2 baik Tertullian dan Origen mengakui keilahian Yesus Kristus dan keesaan Allah.

      Origen mengatakan secara eksplisit Tritunggal yang bertingkat yaitu subordinasi dalam Tritunggal yaitu bahwa Allah Putra berada bawah di posisi Allah Bapa dan Roh Kudus berada di bawah Allah Putra. Ini menjadi Yesus Kristus sebagai ‘allah kedua’ . Namun demikian, Origen mengakui bahwa Yesus adalah Allah hanya tingkatannya saja yang lebih rendah.

      Pemahaman subordinasi Origen membuka jalan bagi Arius utk melangkah lebih jauh dng mengajarkan bahwa karena Yesus Kristus berada di bawah Allah Bapa maka Yesus adalah makhluk ciptaan

      Mudah-2 an ini membantu. Oh ya, apakah Sdr seorang Saksi Yehuwa?

      Salam kasih Kristus

      Delete
  8. Saya alex di sby. Saya kristen sejak dikandung lahir sampai skrg. To the point aja ya, ssy bukanlah ancaman. Bahkan menurut saya yg asli gkjw ini dari sekolah sampai kerja yg tiap mlm minggu tongkrongan di gereja kristen jawi wetan, seharusnya anak2 muda sepantaran saya ini harus meniru semangatnya para ssy yg mau mengabar ttg kerajaan allah tanpa kenal lelah dan malu. Tapi kebanyakan malas. Malu pak pendeta, atau panas pak pendeta dan 1001 alasan lain. Tapi obrolan kami sesaat setelah acara pemuda ya seputar cewek, musik, bahkan debat agama, kadang saya juga malu sama tuhan yesus, lha masa rumahnya dipakai bisnis jualan gadget mulai dari komputer, laptop tablet kamera sampai handphone. Ya itulah perbandingan diriku vs ssy.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sdr Alex

      Salam kasih Tuhan Yesus.

      Sdr tulis "ssy bukanlah ancaman.

      Jawaban saya:

      Tergantung dari sudut mana kita menilainya. Bgm Sdr bisa menilai demikian?

      Sdr tulis "Bahkan menurut saya yg asli gkjw ini dari sekolah sampai kerja yg tiap mlm minggu tongkrongan di gereja kristen jawi wetan, seharusnya anak2 muda sepantaran saya ini harus meniru semangatnya para ssy yg mau mengabar ttg kerajaan allah tanpa kenal lelah dan malu. Tapi kebanyakan malas."

      Jawaban saya:

      Semangat mengabar SSY memang luar biasa & patut ditiru. Tetapi yg utama adalah apakah berita injil yang disampaikan SSY sesuai dng Alkitab? Faktanya, tidak! Apa yg disampaikan SSY adalah injil lain yang dikutuk oleh Paulus. Silahkan baca di sini utk buktinya.

      Pepatah mengatakan bhw rumput tetangga lebih hijau dibandingkan dng rumput rumah sendiri. Apa yg Sdr saksikan yaitu penampilan SSY hanyalah kulit luarnya saja. Bukan isi dalamya. Di dalamnya Sdr akan tahu betapa menderita, bejad dll kehidupan SSY. Organisasi Saksi Yehuwa bukankah organisasi keagamaan melainkan suatu organisasi kultus yg ingin merekrut orang masuk menjadi anggotanya & diperbudak baik tenaga dan uang. Silahkan Sdr baca di di sini.

      Jk Sdr Alex pernah berhubungan dng SSY, sebelum Sdr membuat komitmen dng SSY, saran saya Sdr mempelajari dulu sejarah dan apa itu sesungguhnya organisasi SSY agar tidak terperangkap ke dalamnnya secara obyektif. Pelajari blog ini dng baik. Jk ada pertanyaan dng senang hati akan saya jawab.

      Tidak semua orang yg mengaku Kristen benar-2 Kristen sejati. Demikian juga dng saudara-saudara seiman Sdr Alex yg tidak mencerminkan orang Kristen sejati. Tidak ada satu orang pun yg sempurna. Setiap orang Kristen seharusnya memandang Kristus sebagai contoh dan panutan; Ini menurut saya. Jk saya memandang orang lain (entah pendeta, ortu dll) pasti kita kecewa dan jujur saya katakan bhw saya pun tidak mau jadi orang Kristen melihat orang Kristen yang tidak berlaku seperti org Kristen. Tetapi yang saya pandang adalah Tuhan Yesus yg tidak pernah mengecewakan saya. Ini yg utama menurut saya. Lagi pula orang lain juga bisa berpikiran buruk thp saya, bukan? Ya karena saya sendiri pun tidak sempurna.

      Mudah-2 penjelasan saya dpt mencerahkan Sdr Alex.

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
    2. Ini bukan suatu hal yang baru. Ingatlah, Yesus pun pada jamannya pun dianggap sesat. Apakah Anda yakin tidak mengulangi kesalahan yang sama?

      teakwood.

      Delete
    3. Dear Sdr Teakwood,

      Terima kasih atas komentarnya.

      Anda berkata "Yesus pun pada jamannya pun dianggap sesat. Apakah Anda yakin tidak mengulangi kesalahan yang sama?"

      Coba Anda renungkan betapa banyak publikasi organisasi Saksi Yehuwa menyatakan dan melabel organisasi Kristen sebagai "babilon besar" dan sesat. Nah, bukankah saya juga bisa mengatakan hal yang sama yaitu apakah Anda yakin tidak mengulangi yang sama?

      Ketika saya mengatakan organisasi SSY sesat, bukan asal nuduh melainkan dng bukti-bukti bgm organisasi yang Anda yakini diarahkan oleh Yehuwa sendiri hanyalah sebuah grup kultus berkedok agama Kristen. Coba Anda renungkan bukti-bukti berikut ini yang menjelaskan betapa sesatnya organisasi:

      1. Mengenali Nabi Dan Guru Palsu, Bagaimana yg membuktikan bgm dengan sengaja Menara Pengawal mendustai Anda dng menutupi kebenaran doktrin Tritunggal

      2. Ajaran Saksi Yehuwa: Bidat Atau Sejati? yg membuktikan ajaran SSY itu bidat.

      3. Membedakan Agama Kristen Palsu Dengan Yang Sejati, Bagaimana yg membuktikan bgm organisasi berdusta atas sejarahnya sendiri

      Jd berdasarkan bukti-bukti tsb, saya sangat yakin memang organisasi ini sungguh sesat dan hanyalah sebuah grup kultus.

      Saya sangat mengharapkan Anda dapat membuktikan bahwa saya salah

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  9. Salam perkenalan dgn penulis blog ini, paggil saja nickname saya Vaio.

    Saya sudah baca sebagian besar tulisan di blog ini, demikian juga comments dari para pembaca. Sungguh ada begitu banyak artikel yg menarik utk disimak dari berbagai tulisan dan komentar2 dari para pembacanya. Namun ada satu hal yg rasanya perlu saya komentari, seharusnya penulis blog ini juga memberikan solusi jawaban yg clear atas bbrp pertanyaan dari pembaca yang inti esensinya adalah: jika SSY itu sesat lalu agama Kristen apa yang benar itu? sebab ada begitu banyak denominasi dan sekte2 Kristen di dunia ini! Saya seorang simpatisan SSY dan saya melihat faktanya bahwa semua denominasi Kristen ada sisi sesatnya, itulah sebabnya saya memilih menjadi seorang Agnostic hingga saat ini. Menurut saya tidak ada agama yang tidak sesat, malahan bisa dikatakan semua agama yang ada di zaman kita ini sesat tak terkecuali agama apapun itu, apakah anda sependapat dengan saya? atau anda merasa diri benar? jika tidak sependapat, bisakah anda tunjukkan agama Kristen apa yg benar2 absolute tidak sesat?

    Ada begitu banyak situs internet dan blog semacam ini yang juga membongkar kesesatan agama-agama lain selain SSY, termasuk membongkar kesesatan Katolik dan Protestan, so what next? apa jalan keluarnya? apa alternative solution nya? mau mendirikan denominasi agama baru? atau mungkin penulis blog ini sudah membuat sekte agama Kristen baru dan sudah menemukan kebenaran sejati?

    Menurut saya, ada banyak hal yang baik dan benar dari ajaran SSY disamping memang ada hal yang sesat seperti yg sudah dijabarkan di blog ini, demikian juga halnya dengan agama-agama Kristen aliran denominasi lainnya, sama saja, tidak ada agama yang sempurna.


    Salam hangat- VAIO

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga Sdr VAIO

      Sdr bertanya, ” jika SSY itu sesat lalu agama Kristen apa yang benar itu? “

      Bukankah ini adalah pertanyataan banyak orang? Saya dulu juga bertanya akan hal ini. Saya melihat banyak pendeta2 yg bejat, tamak dll. Tingkah laku mrk tidak sesuai dng apa yg dikotbahkan. Saya down, bahkan sempat krisis iman. Tp satu hal melalui perenungan dan diskusi dng banyak orang, saya sadar banyak hal.

      Nah, inilah yg saya ingin share-kan pd Anda, mudah-2 membantu.

      Tahukah Anda bhw sebenarnya Kekristenan bukanlah sebuah agama? Istilah ‘agama’ dibuat utk membedakan antara 1 agama dng lainnya. Agama tidak memberikan keselamatan, hanya Kristus Yesus yg mampu krn IA menyatakan diri-Nya sebagai Jalan, Kebenaran dan Hidup shg tidak seorang pun yg sampai kepada Bapa tanpa melalui-Nya (Yoh. 14:6). Jd Kristus adalah JALAN & KEBENARAN sejati, bukan di dalam sebuah agama. Dan pernyataan Kristus ini melampaui pernyataan pendiri2 agama dunia manapun dan tidak ada satu pun pendiri agama yg berani mengklaim dirinya seperti Kristus. Jd Yesus melampaui ‘agama’ mana pun yg mengaku ‘memandu’ jalan kepada Allah. Diri-Nya sendiri adalah JALAN.

      Jd yg kita ikuti ya Kristus sebagai sang Kepala Jemaat, bukan pendeta atau agama manapun. Oleh krn itu, disebut orang Kristen, artinya pengikut Kristus. JANGAN ikut pendeta.

      Menjawab argumen Anda “Menurut saya tidak ada agama yang tidak sesat, malahan bisa dikatakan semua agama yang ada di zaman kita ini sesat tak terkecuali agama apapun itu”

      Anda benar jika berbicara “agama” dlm arti usaha manusia utk beroleh perkenan Allah. Sayangnya, Kekristenan bukanlah agama seperti uraian saya di atas.

      Anda berkata, “bisakah anda tunjukkan agama Kristen apa yg benar2 absolute tidak sesat?

      Jk ada suatu denominasi mengaku Kristen maka ajarannya itu dinilai sesat jika bertentangan dengan Alkitab. Jika beda tafsiran, tidak dapat disebut sesat. Apakah contohnya ajaran sesat itu? Saya silahkan Sdr baca Ajaran Saksi Yehuwa: Bidat Atau Sejati.

      Anda berkata “ ada banyak hal yang baik dan benar dari ajaran SSY disamping memang ada hal yang sesat seperti yg sudah dijabarkan di blog ini, demikian juga halnya dengan agama-agama Kristen aliran denominasi lainnya, sama saja, tidak ada agama yang sempurna.

      Saya menilai ajaran SSY tidak saja sesat, tetapi juga akan membawa setiap orang kepada kebinasaan kekal dng penyesatan yg dibuatnya. Jangan Anda terpana & terpesona dng penampilan dr SSY, teman Anda itu. SSY datang dng satu motivasi yaitu merekrut Anda menjadi anggota SSY krn mereka percaya bhw organisasi menyelamatkan manusia. Silahkan klik Keselamatan Di dalam Kristus atau Menara Pengawal

      Menilai suatu ajaran bukan pada tingkah laku tetapi pada ajarannya!; apakah sesuai dng Alkitab, atau tidak. Dan mustahil ajaran SSY adalah baik & benar krn organisasi SSY menggunakan banyak DUSTA dan PENIPUAN dlm publiksinya. Klik:

      1. Membedakan Kristen Yang Benar Dengan Palsu?

      2. Mengenali GURU & NABI PALSU: BUAHNYA

      Mungkinkah organisasi SSY mengajarkan hal yg benar dan sejati jika organisasi berdusta?

      Mudah-2 ini menjawab pertanyaan Anda.

      Silahkan diskusikan suatu hal jk Anda memilikinya dng senang hati akan saya bahas semampu saya.

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  10. Trimakasih atas tanggapan jawabannya sdr.AWI.

    sdr.AWI mengatakan 'Tahukah Anda bhw sebenarnya Kekristenan bukanlah sebuah agama?',--- Apa dasar teologisnya sehingga anda mengatakan bahwa Kekristenan bukanlah sebuah agama? darimana anda dapat berkesimpulan demikian? Jika yang anda maksudkan adalah 'Corpus Christianum' yaitu komunitas orang-orang yang mengikuti pola hidup Kristus maka itupun sebenarnya masuk dalam kategori Agama atau Christendom. Definisi Agama menurut KBBI adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dgn manusia serta lingkungannya.

    Jadi menurut saya jika anda katakan bahwa Kekristenan bukan Agama, maka hal itu menjadi suatu Oxymoron atau mungkin Paradox, sebab pada kenyataannya kekristenan adalah Agama. Jika ditinjau dari sejarahnya, agama Kristen pada dasarnya terdiri dari dua era, yaitu EARLY CHRISTIANITY dan MODERN CHRISTIANITY (after reformation). Sebenarnya dalam sejarah kekristenan gerakan reformis dan restoris kristen seiring sejalan secara bersamaan berkembang dari masa ke masa, misi keduanya muncul dalam upaya untuk mengembalikan "wajah" agama Kristen kembali ke "wajah kristen masa awal" mula berdirinya agama Kristen tersebut. Selama proses reformasi dan restorasi Kristen berlangsung, terjadi begitu banyak kontroversi doktrin dan penafsiran yang mengarah kpd pendiskreditan kelompok tertentu sbg bidah atau sesat, dan biasanya kelompok arus utama Kristen yang lebih kuat akan mendominasi kelompok Kristen minoritas yg lebih sedikit pengikutnya.

    sdr AWI mengatakan 'Jk ada suatu denominasi mengaku Kristen maka ajarannya itu dinilai sesat jika bertentangan dengan Alkitab. Jika beda tafsiran, tidak dapat disebut sesat.' ---- Bagaimana anda bisa mengatakan bahwa jika beda dgn Alkitab maka sesat tetapi jika beda tafsiran maka tidak dapat disebut sesat? hal itu juga akan menjadi suatu Paradox atau Oxymoron ! Semua denominasi agama Kristen memiliki landasan teologis mereka masing-masing terhadap referensi isi Alkitab berdasarkan penafsirannya. Tidak ada yang tidak menjadikan Alkitab sebagai landasan teologis doktrinnya - termasuk SSY. Apa parameter indikator yang anda pakai untuk menjustifikasi bahwa penafsiran kristen tertentu itu sesat dan penafsiran kristen yang lain atau mgkn yg anda anut absolutely tidak sesat? Contoh: dalam sejarah kekristenan tidak hanya SSY yang menentang penafsiran Trinitas keTuhanan, ada banyak denominasi Kristen lain yg demikian dan kelompok itu memiliki landasan teologis nya sendiri dalam ranah itu. Malahan saya pernah membaca sebuah artikel yg mengupas bhw agama Islam itu sebenarnya berasal dari aliran Kristen Ebionite atau Nestorian yang dicap sesat oleh gereja Katolik Ortodox, dan tokoh utama pembawa ajaran Kristen kpd nabi Muhammad adalah Pendeta Waraqah bin Naufal yang menentang Trinitas (paman kandung Siti Kadijah - istri Muhammad) sehingga isi Alquran sebagian mencaplok isi Alkitab hanya saja perbedaannya pada keTuhanan nabi Isa (Yesus) putra Siti Maryam. Saat ini pun ada kelompok yg menamakan dirinya Kristen Tauhid dan menentang Trinitas, mereka justru menilai aliran Kristen Trinitarian itulah yang sesat dan tidak berdasarkan Bible.

    Unitarianisme merupakan Teologi yang berkembang jauh sebelum reformasi Protestan. Setelah konsili Nicea tahun 325M yang merupakan titik tolak pertentangan antara Unitarian dan Trinitarian. yang kemudian dimenangkan oleh Trinitarian, maka aliran Unitarian ini dianggap aliran sesat.

    Jadi sesat dan tidak sesat masih merupakan issue kontroversial yg bersifat relatif sebab 'wasit' yang benar-benar credible sampai saat ini belum ada menurut saya, selain Tuhan itu sendiri. Bagaimana menurut anda? apakah anda bisa menjawab aliran kekristenan manakah yang tidak sesat itu? sebab semua aliran Kristen mengakui peran Yesus sebagai Juruselamat (termasuk yg dicap sesat).


    VAIO

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sdr Vaio

      Membaca argumen Anda, saya ingat akan Truthseeker, penatua SSY yg memiliki pola pikir yg sama dng Anda. :-) Saya tahu ia masih penasaran.

      Menurut Anda apakah tujuan essensial suatu agama itu? Coba Anda jabarkan akan hal ini.

      Bukankah dasar teologisnya sudah saya sampaikan yaitu Kristus menyatakan dirinya sebagai Jalan, Kebenaran dan Hidup? Dan pernyataan Kristus ini melampaui ritual agama (sistem kepercayaan + peribadatan kpd Tuhan) yg di bawa oleh pendiri agama manapun juga krn DIRI-NYA sendiri adalah JALAN DAN KEBENARAN. Jika pendiri agama hanya mampu memandu pada jalan menuju Allah, maka Yesus mengklaim Ia adalah JALAN itu. Jika pendiri agama menyatakan bhw apa yg diajarkan adalah kebenaran, tp Kristus mengklaim DIRI-Nya sbg KEBENARAN.

      Kristus datang ke dunia ini bukan mendirikan suatu agama! Buktikan pada saya bhw Kristus datang utk mendirikan agama? Kristus datang untuk memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang (Mat. 20:28). Orang-2 yg percaya & menerima tebusan ini (yg masih ada di dunia ini) disebut orang Kristen merupakan sekumpulan jemaat yg didirikan oleh Kristus sendiri (Mat. 16:18).

      Anda berkata “Bagaimana anda bisa mengatakan bahwa jika beda dgn Alkitab maka sesat tetapi jika beda tafsiran maka tidak dapat disebut sesat?”

      Sudahkah Anda membaca link-link yg saya buat dng cermat utk memahami apa maksud ‘sesat’? Jk ada seseorang bernubuat waktu kiamat atas nama Allah seperti yg dilakukan SSY, apakah menurut Anda tidak sesat?

      Anda berkata “dalam sejarah kekristenan tidak hanya SSY yang menentang penafsiran Trinitas keTuhanan, ada banyak denominasi Kristen lain yg demikian dan kelompok itu memiliki landasan teologis nya sendiri dalam ranah itu.”

      Organisasi SSY sebenarnya bukanlah menentang tp mendistorsi kebenaran ttg Trinitas krn upanyanya mengutip sana-sini publikasi sekuler maupun para ahli utk mendukung doktrinnya.

      Anda benar banyak organisasi yg menentang Trinitas, tp ini tidak membuktikan bhw Trinitas salah. Semua yg menentang Trinitas berarti JUGA menentang ajaran Kristen mula-mula (historis). Jika Anda membaca sejarah Bapa Gereja Awal pra Nicea akan menemukan bhw mereka meyakini Kristus adalah Allah. Perdebatan keilahian Kristus terjadi pd konsili Nicea.

      Anda berkata “Unitarianisme merupakan Teologi yang berkembang jauh sebelum reformasi Protestan “ seolah-olah mengatakan bhw keyakinan mula-2 adalah unitarian. Baca sejarah gereja dng baik. Keyakinan awal Bapa gereja bukan unitarian, mereka percaya Kristus sebagai Allah secara ekonomis, bukan ontologis. Baru saat Nicea dipahami secara ontologis.

      Anda berkata “Jadi sesat dan tidak sesat masih merupakan issue kontroversial yg bersifat relatif sebab 'wasit' yang benar-benar credible sampai saat ini belum ada menurut saya, selain Tuhan itu sendiri."

      Buat apa ada Alkitab jika masih menunggu Tuhan yg menjadi Hakimnya? Tolong baca link-link yg saya buat.

      Oh ya saya ingin tahu pendapat Anda ttg organisasi Saksi Yehuwa yg berulang-kali bernubuat atas nama Allah, setujukah Anda organisasi SSY ini nabi palsu berdasarkan Ul 18:20-22? Klik Nabi Palsu Berseru: Kiamat!, Kiamat!!untuk buktinya.

      Salam kasih Kristus

      Delete
  11. sdr.Awi kelihatannya paham benar dgn sejarah Kristen ya?

    sdr.Awi mengatakan 'Anda berkata “Unitarianisme merupakan Teologi yang berkembang jauh sebelum reformasi Protestan “ seolah-olah mengatakan bhw keyakinan mula-2 adalah unitarian. Baca sejarah gereja dng baik.'

    Mungkin anda pernah baca2 bbrp link berikut ini :
    http://en.wikipedia.org/wiki/Early_Christianity

    http://id.wikipedia.org/wiki/Unitarianisme#Sejarah

    Pak Awi, di situ memang ditulis : Unitarianisme merupakan Teologi yang berkembang jauh sebelum reformasi Protestan, bahkan sebagian kalangan Unitarian merupakan ajaran murni Yesus yang sesungguhnya.[8] setelah konsili Nicea pada tahun 325 yang merupakan titik tolak pertentangan antara Unitarian dan Trinitarian. yang kemudian dimenangkan oleh Trinitarian, maka aliran Unitarian ini dianggap aliran sesat. termasuk salah satu tokoh Unitarian Arius kemudian dihukum dianggap sesat dan dikucilkan oleh gereja hingga dia wafat. [9]

    sdr.Awi mengatakan : Bukankah dasar teologisnya sudah saya sampaikan yaitu Kristus menyatakan dirinya sebagai Jalan, Kebenaran dan Hidup? Dan pernyataan Kristus ini melampaui ritual agama (sistem kepercayaan + peribadatan kpd Tuhan) yg di bawa oleh pendiri agama manapun juga krn DIRI-NYA sendiri adalah JALAN DAN KEBENARAN. --- Lho, bukankah agama2 yg dicap bidah sesat seperti SSY, Mormon, dll, juga sangat beriman dan percaya bahwa Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup? setahu saya sih demikian, atau pak Awi mungkin bisa tunjukan artikel SSY yang menentang Yesus sbg jalan, kebenaran dan hidup? dari tulisan2 anda terlihat jelas pak Awi sangat menguasai ajaran SSY.

    sdr.Awi mengatakan 'Anda benar banyak organisasi yg menentang Trinitas, tp ini tidak membuktikan bhw Trinitas salah. --- Ya anda benar, tetapi bukankah bisa dikatakan hal sebaliknya bhw jika ada banyak organisasi Kristen yg memegang erat doktrin Tritunggal maka itu tidak otomatis membuktikan bahwa Trinitas itu benar, logiskah itu menurut anda?

    Thanks,
    VAIO

    ReplyDelete
  12. sdr.Awi mengatakan 'Buat apa ada Alkitab jika masih menunggu Tuhan yg menjadi Hakimnya? Tolong baca link-link yg saya buat.' ---- pada saat semua agama yg mengaku Kristen dan dicap sesat juga menggunakan Alkitab sebagai basic penafsirannya, apakah anda masih bisa menggunakan Alkitab sebagai hakim untuk membenarkan atau menyesatkan? karena kalian akan saling membenarkan dan menyesatkan, bukankah pada saat itulah diperlukan Tuhan yg menjadi hakimnya?

    Oh ya saya ingin tahu pendapat Anda ttg organisasi Saksi Yehuwa yg berulang-kali bernubuat atas nama Allah, setujukah Anda organisasi SSY ini nabi palsu berdasarkan Ul 18:20-22? Klik Nabi Palsu Berseru: Kiamat!, Kiamat!!untuk buktinya. ---- Ya setuju, bukankah saya sudah katakan bahwa semua agama sesat? skrg saya bertanya kpd anda, tolong dijawab ya, apakah menurut anda Protestan tidak sesat? Katolik tidak sesat?

    Thanks,
    VAIO

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear VAIO

      You said:

      saya sudah katakan bahwa semua agama sesat? . . apakah menurut anda Protestan tidak sesat? Katolik tidak sesat?

      Sekali lagi Kekristenan bukanlah agama dan jk Anda bersikukuh berpandangan demikian, buat apa berkomentar di blog ini? Saya sangat sibuk & saya yakin demikian juga Anda. Tidak ada titik temu kecuali membuang-2 waktu melayani Anda. Silahkan Anda kunjungi sarapanpagi.org utk mendiskusikan iman Anda apapun juga itu. Saya tidak bisa membantu Anda.

      Anda boleh berkomentar tetapi maaf tidak akan saya komentari

      Have peace!

      Saya tidak dpt menjawab mengenai apakah Protestan tidak sesat krn Protestan yg mana? Banyak aliran Protestan; ada yg sesat tentunya ada yg tidak. Lalu apa definisi sesat Anda? Anda terlalu mengeneralisir.

      Salah satu alasan saya mengatakan SSY sesat adalah krn SSY telah berulang-kali bernubuat kiamat atas nama Allah dan tidak terjadi. Ini bukan tafsiran, tp fakta. Ini sesat krn melanggar kaidah Ul 18:20-22. & Anda pun setuju, bukan?

      Saya bukan Katolik, banyak hal saya tidak sependapat, tp saya nilai tidak sesat krn Katolik pun memiliki penafsirannya sendiri atas Alkitab. Silahkan diskusikan dng Katolik.

      Berikut adalah jawaban saya atas tanggapan Anda

      Anda berkata:

      sdr.Awi kelihatannya paham benar dgn sejarah Kristen ya?

      Yah, minimal lebih tahu dr Anda. Ini buktinya.

      Anda merefensikan http://id.wikipedia.org/wiki/Unitarianisme#Sejarah “Unitarianisme merupakan Teologi yang berkembang jauh sebelum reformasi Protestan, bahkan sebagian kalangan Unitarian merupakan ajaran murni Yesus yang sesungguhnya.[8]

      Wiki merefensikan Dunn, James D. G. Christology in the Making 2nd edition. Siapakah Dunn? Ia bukan hanya seorang anti Trinitarian tetapi juga menolak kedatangan Kristus sebagai manusia. Lihat http://www.bible.ca/trinity/trinity-Dunn.htm. Jd pendapat Dunn tidak sah dlm hal ini. Ini seperti Wiki mereferensikan pendapat Muslim ttg Trinitas.

      Coba saya persilahkan Anda melihat http://en.wikipedia.org/wiki/Trinity yg mengatakan iman kepercayaan bapa pra Nicea:

      The Ante-Nicene Fathers affirmed Christ's deity and spoke of "Father, Son and Holy Spirit", even though their language is not that of the traditional doctrine as formalised in the fourth century. Trinitarians view these as elements of the codified doctrine.[16] Ignatius of Antiochprovides early support for the Trinity around 110,[17] exhorting obedience to "Christ, and to the Father, and to the Spirit".[18] Justin Martyr (AD 100–c. 165) also writes, "in the name of God, the Father and Lord of the universe, and of our Saviour Jesus Christ, and of the Holy Spirit".[19] The first of the early church fathers to be recorded using the word "Trinity" wasTheophilus of Antioch writing in the late 2nd century. He defines the Trinity as God, His Word (Logos) and His Wisdom (Sophia)[20] in the context of a discussion of the first three days of creation. The first defence of the doctrine of the Trinity was in the early 3rd century by the early church father Tertullian. He explicitly defined the Trinity as Father, Son, and Holy Spirit and defended the Trinitarian theology against the "Praxean" heresy.[21]

      Anda ragu dng keakuratan wiki itu, Anda dpt menemukan tulisan-2 asli Ante-Nicene Fathers yg dikumpulkan oleh Philip Schaff di http://www.ccel.org

      Jd maksud saya adalah Anda harus mencari tulisan asli para bapa gereja pra nicea ttg iman mereka, bukan apa pendapat orang.

      (bersambung)

      Delete
    2. (sambungan)

      Anda tulis:

      bukankah agama2 yg dicap bidah sesat seperti SSY, Mormon, dll, juga sangat beriman dan percaya bahwa Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup? setahu saya sih demikian, atau pak Awi mungkin bisa tunjukan artikel SSY yang menentang Yesus sbg jalan, kebenaran dan hidup?

      Fokus diskusi blog ini adalah pd ajaran SSY. Jk SSY mengajarkan bahwa seseorang harus bergabung dng organisasi SSY utk beroleh selamat apakah Alkitabiah? Alkitab mengatakan JALAN keselamatan hanya melalui Kristus krn diri-Nya adalah JALAN, bukan bergabung dng organisasi SSY! Jd sebenarnya SSY mengajarkan JALAN keselamatan tidak hanya melalui Yesus tapi organisasi bisa menyelamatkan! Konsep keselamatan “bergabung dng organisasi utk selamat” yg diajarkan SSY tidak ada di dlm Alkitab. Ini sesat!

      Anda tulis:

      pada saat semua agama yg mengaku Kristen dan dicap sesat juga menggunakan Alkitab sebagai basic penafsirannya, apakah anda masih bisa menggunakan Alkitab sebagai hakim untuk membenarkan atau menyesatkan? karena kalian akan saling membenarkan dan menyesatkan, bukankah pada saat itulah diperlukan Tuhan yg menjadi hakimnya?

      Menjawab argumen ini sebenarnya mudah yaitu jika Anda mengakui bhw organisasi Saksi Yehuwa adalah nabi palsu berdasarkan Alkitab, bukankah sebenarnya Anda setuju bhw SSY adalah sesat krn melanggar Alkitab? Jd Anda sudah menjadi hakimnya berdasarkan Alkitab sehingga tidak perlu Tuhan sendiri sebagai hakimnya, bukan? Lalu doktrin atau ajaran apakah yg dapat dihasilkan oleh nabi palsu? Dan kemanakah akhir dari nabi palsu beserta pengikut-2nya berdasarkan Why 20:10?

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  13. Ok baiklah sdr.Awi, saya skrg paham posisi anda dan kapasitas integritas anda sbg 'seorang kritikus' sampai sejauh mana.

    sdr.Awi mengatakan 'Menjawab argumen ini sebenarnya mudah yaitu jika Anda mengakui bhw organisasi Saksi Yehuwa adalah nabi palsu berdasarkan Alkitab, bukankah sebenarnya Anda setuju bhw SSY adalah sesat krn melanggar Alkitab? Jd Anda sudah menjadi hakimnya berdasarkan Alkitab sehingga tidak perlu Tuhan sendiri sebagai hakimnya, bukan? Lalu doktrin atau ajaran apakah yg dapat dihasilkan oleh nabi palsu? Dan kemanakah akhir dari nabi palsu beserta pengikut-2nya berdasarkan Why 20:10?'

    Ya benar! saya sudah jawab kan! dan menurut saya semua agama yang ada di dunia ini adalah buatan manusia dan most of ajarannya bersifat relatif,tidak ada yg absolute, dan saya mengatakan hal itu berdasarkan nalar dan bukan Alkitab, you see I'm an Agnostic. Tetapi anda tidak mau menjawab pertanyaan saya apakah Kristen Protestan itu tidak sesat berdasarkan Alkitab? dan apakah Katolik itu tidak sesat berdasarkan Alkitab? saya heran anda tidak mau menyatakan sikap anda terhadap hal itu sementara di banyak postingan di blog ini anda sangat lantang menyuarakan kebenaran sbg seorang yg berpikiran kritis, tetapi di saat yg sama anda bersembunyi bersama kepalsuan.

    sdr.Awi menulis 'Anda ragu dng keakuratan wiki itu, Anda dpt menemukan tulisan-2 asli Ante-Nicene Fathers yg dikumpulkan oleh Philip Schaff di http://www.ccel.org' ---- saya menaruh keraguan terhadap segala hal karena seringkali banyak hal bersifat relatif.

    Bahkan kredibilitas Alkitab yang ada saat ini pun diragukan keasliannya oleh banyak kalangan, apalagi kredibilitas agama-agama.

    Anda mungkin pernah membaca tentang kritik tinggi terhadap isi Alkitab dan terjemahannya, contoh tentang 101 kontradiksi di dalam Alkitab, meskipun memang belakangan ada sanggahan terhadap itu dari kalangan teolog.

    http://www.nairaland.com/30930/101-clear-contradictions-bible

    http://www.1001biblecontradictions.com/

    Yang saya mau katakan adalah, jika Alkitab saja isinya meragukan karena sudah ada begitu banyak proses campur tangan penulisan ulang sepanjang ribuan tahun sejarah Alkitab dan proses penerjemahan ke dalam berbagai versi dan berbagai bahasa, betapa lebih meragukan lagi isi dogma dan doktrin dari berbagai denominasi dan sekte agama Kristen.

    sdr.Awi mengatakan 'Fokus diskusi blog ini adalah pd ajaran SSY.' ---- Ya benar, tetapi so what next? what is the alternative solution? What other options should be selected? is there any other option? should be I guess, why don't you give an answer as an option for readers?

    Anda sudah mengakui bhw Banyak aliran Protestan; ada yg sesat tentunya ada yg tidak, lalu yang tidak sesat itu yang mana? dan jika ada sekte aliran protestan yg sesat (seperti pengakuan anda) bukankah fakta itu telah mencemari Protestan itu sendiri sebagai 'The main Christian religious institutions' ?

    Cheers,
    VAIO

    ReplyDelete
    Replies
    1. You said

      tetapi so what next? what is the alternative solution? What other options should be selected? is there any other option? should be I guess, why don't you give an answer as an option for readers?

      Datanglah kepada Yesus yang adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Bukan kepada agama. Agama tidak menyelamatkan. Berdasarkan Alkitab, jika Anda tidak datang kepada Yesus untuk beroleh hidup kekal itu maka alternatif lainnya adalah neraka!

      You said:

      Bahkan kredibilitas Alkitab yang ada saat ini pun diragukan keasliannya oleh banyak kalangan, apalagi kredibilitas agama-agama.

      Anda mungkin pernah membaca tentang kritik tinggi terhadap isi Alkitab dan terjemahannya, contoh tentang 101 kontradiksi di dalam Alkitab, meskipun memang belakangan ada sanggahan terhadap itu dari kalangan teolog.


      Inilah masalahnya. Saya percaya Alkitab 100% sebagai Firman Allah, dan jelas Anda tidak. Dan saya pahami dari awal. Oleh karena itu, saya katakan "Tidak ada titik temu kecuali membuang-2 waktu melayani Anda"

      Sebenarnya konsep cara Anda berpikir sama persis dng posisi terakhir Truthseeker, komentator blog ini. Anda hanya melanjutkan pemikirannya terakhirnya itu. Dan yg Anda dan Truthseeker CARI adalah sebuah pembenaran, bukan sebuah KEBENARAN SEJATI. Anda dan Truthseeker sadar bhw SSY memang sesat, tetapi tentunya Anda tidak puas jika tidak menyesatkan Protestan juga sehingga akhirnya Anda ingin membuktikan bhw semuanya sesat.

      Meskipun Protestan merupakan 'The main Christian religious institutions', tidak berarti semua orang yg mengaku Protestan tidak sesat. Jelas ada yg sesat dan ada yang benar. Kristus mengumpamakan seperti gandum dan ilalang. Sayangnya, karena Anda sedang mencari pembenaran, maka Anda membuat 'hasty generalization'.

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  14. sdr.Awi mengatakan 'Saya percaya Alkitab 100% sebagai Firman Allah, dan jelas Anda tidak', --- OK, Alkitab versi yang mana pak? ada ratusan bahkan mgkn ada ribuan versi Alkitab, apakah anda tidak tahu hal itu sdr.Awi? mengapa Alkitab pake ada versinya segala (contoh : King James Version, American Standard Version, dsb..dsb), koq Alkitab pake versi-versi segala macem itu? kayak software Microsoft Windows saja, kalo software pake Version wajar karena ada upgradable Patch atau Service Pack terhadap versi sebelumnya disebabkan adanya bugs atau error, maintenance atau enhancement s/w. Bagaimana dengan Bible? mengapa ada Versioning juga? tentunya krn adanya penyempurnaan terjemahan, krn terjemahan sangat significant pengaruhnya terhadap isi dan arti dari tulisan aslinya, bukankah begitu pak?. Makanya dulu gereja Katolik melarang keras para tokoh protestan atau reformis menerjemahkan tulisan Alkitab ke dalam bahasa Ingris atau bahasa2 lain, sampai2 jika ada yg menentangnya, maka Paus dan Uskup sendiri memerintahkan agar penerjemah Alkitab itu dibakar hidup-hidup bersama dengan Alkitab terjemahan dia, tujuannya adalah utk menjaga keAslian dan kemurnian Alkitab yg autentik.

    Sdr.Awi bilang : Oleh karena itu, saya katakan "Tidak ada titik temu kecuali membuang-2 waktu melayani Anda"

    Lho, bukankah sebagai seorang Kristen anda punya tanggungjawab moril untuk menyatakan kebenaran tentang Firman Tuhan kepada orang-orang yang memerlukan jawaban atas keragu-raguan mereka? jika anda tidak mau meladeni saya, maka para penginjil SSY yang berkunjung ke rumah saya utk memberikan kesaksian ternyata lebih gigih dan berintegritas dibandingkan dengan anda, mereka sangat ulet dan pantang menyerah menyampaikan informasi terhadap berbagai kritikan orang lain terhadap SSY, sampai orang lain benar2 mengusir penginjil SSY itu dari rumah-rumah yg dikunjunginya. Anda belum apa-apa sudah menyerah dan tidak mau meladeni saya. Dari awal saya bersikap sopan dan benar-benar ingin tahu apa pandangan anda terhadap kesesatan agama Kristen (berdasarkan sudut pandang saya), tapi reaksi anda terhadap pertanyaan saya sungguh unexpectable.

    sdr.Awi katakan : 'Datanglah kepada Yesus yang adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Bukan kepada agama. Agama tidak menyelamatkan. Berdasarkan Alkitab, jika Anda tidak datang kepada Yesus untuk beroleh hidup kekal itu maka alternatif lainnya adalah neraka!'

    Bisa tolong pak Awi jelaskan lebih detail :
    1. Apa yang anda maksudkan dengan "datanglah kepada Yesus"?
    2. Bagaimana caranya saya datang kepada Yesus tanpa agama?
    3. Bisakah saya percaya Yesus tetapi tidak percaya terhadap agama Kristen?
    4. Bagaimana caranya saya bisa memegang kepercayaan terhadap Yesus jika saya tidak mengikuti rutin ibadah agama Kristen di Gereja2 tertentu?
    5. dan yang terakhir : bisakah saya percaya kepada Yesus jika bahkan terhadap Alkitab yang sudah banyak versinya itu saya masih ragu? bisa dijelaskan bagaimana mekanismenya? Saya tidak sedang mencari pembenaran, sebab saya sendiri tidak pernah merasa diri benar, dan tidak pernah merasa menemukan kebenaran di mana pun. Thanks jika bersedia menjawab.

    Cheers,
    VAIO

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Pak Vaio,
      Kenalkan nama saya Robert saya seorang saksi Yehuwa terbabtis.
      Saya ingin bertukar pikiran dengan anda dengan mencoba menjawab pertanyaan2 anda diatas yaitu:

      1. sdr.Awi katakan : 'Datanglah kepada Yesus yang adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Bukan kepada agama. Agama tidak menyelamatkan. Berdasarkan Alkitab, jika Anda tidak datang kepada Yesus untuk beroleh hidup kekal itu maka alternatif lainnya adalah neraka!'

      Rob:
      Saya ingin mengomentari kalimat: "Berdasarkan alkitab, jika anda tidak datang kepada yesus untuk beoleh hidup kekal ini maka alternatif lainnya adalah neraka!".

      Saya tidak setuju dengan frase Pak Awi diatas sebab terlihat abingu yaitu pada frase: "Alternatif lain jika tidak beroleh hidup kekal adalah neraka!." Saya menganggap Pak Awi mengkontraskan kehidupan kekal dalam kristus dengan hukuman neraka (siksaan kekal).
      Hal ini jelas abingu sebab menurut subjek yg dimaksud Pak Awi bukankah anda juga tetap hidup kekal walaupun dalam siksaan neraka?

      Sedangkan menurut alkitab, bahwa lawan kehidupan adalah kematian(habis/punah) Roma 6:23 "Sebab upah yang dibayarkan oleh dosa adalah kematian, tetapi karunia yang Allah berikan adalah kehidupan abadi melalui Kristus Yesus, Tuan kita". Sekali lagi terlihat jelas konsep tentang "lawan dari kematian adalah kehidupan", dengan demikian tidak ada lagi siksaan neraka.
      Seseorang yang berdosa jika tidak bertobat dan menerima kristus maka akan mati saja (habis/punah).
      Seseorang yang berdosa jika bertobat dan menerima kristus maka akan hidup kekal atau dibangkitkan/dihidupkan kembali.

      Nah,Yesus mengundang siapa saja yang mau untuk belajar tentang kebenaran yang dia bawa ini. Kebenaran yang dia maksud tadi adalah prospek bagi manusia untuk memiliki ilmu pengetahuan yang tidak ada batas. agak aneh memang! sebab bagaimana bisa mencapainya dengan keterbatasan umur? Argumentasinya dicatat dalam alkitab :
      "Ini berarti kehidupan abadi, bahwa mereka terus memperoleh pengetahuan mengenai dirimu, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenai pribadi yang engkau utus, Yesus Kristus" Yoh 17:3.
      Jadi terlihat jelas ada prospek untuk hidup kekal dengan syarat: terus memperoleh pengetahuan tentang pencipta.

      Pengetahuan tentang pencipta bukan hanya soal aturan moral dan cara beribadah, tapi sangat-sangat luas, seluas alam semesta ini yang perlu dipelajari.
      ----------------

      disambung pada posting selanjutnya sebab kebanyakan....

      Delete
    2. Lanjutannya.....

      2. Apa yang anda maksudkan dengan "datanglah kepada Yesus"?

      Rob:
      Bagi saya, Ini memaksudkan undangan. "siapa yang mau dan haus ambilah air kehidupan dengan cuma-cuma". Tidak usah sekolah tinggi teologia berbayar dan bergelar untuk memperoleh air kehidupan itu.
      ---------

      3. Bagaimana caranya saya datang kepada Yesus tanpa agama?

      Rob:
      Menurut saya agama adalah identitas saat ini yang diperlukan untuk menunjukkan siapa yang terus berupaya dan menunjukkan/menghasilkan buah-buah sebagai murid2 Yesus (jika mainstreamnya kristus). Jadi penting sebab akan jelas dan tidak abingu.
      Mengapa harus ada identitas? sebab bayak sekali klaim identitas-identitas an/ kristen yang satu dengan lainnya saling bertentangan apapun alasannya. Jadi identitas itu penting untuk menunjukkan bukti-bukti. Nah, Apakah bisa datang kepada Yesus tanpa identitas agama mana?
      Silahkan tentukan pilihan, jika anda memutuskan tanpa memilih identitas agama manapun untuk datang kepada yesus maka inipun adalah bukti bahwa anda telah memilih indentitas anda sendiri, iya kan?

      --------------

      4. Bisakah saya percaya Yesus tetapi tidak percaya terhadap agama Kristen?

      Rob:
      Bisa.
      Frase "percaya" masih kurang detail atau masih perlu dijelaskan, sebab non kristenpun dalam konteks ini percaya Yesus (isa almasi ).
      Kembali lagi jika yang dimaksud "percaya" adalah keseluruhan bahwa yesus adalah jalan untuk memperoleh kehidupan kekal yaitu dengan terus mempelajari tentang pencipta, maka tentukanlah pilihan indentitas mana itu.
      Kalau saya, sampai saat ini saya SSY (sejak lahir saya dibesarkan dalam keluarga protestan sampai akhirnya dewasa saya memilih SSY, tidak secara instant tentunya).

      ---------------

      5. Bagaimana caranya saya bisa memegang kepercayaan terhadap Yesus jika saya tidak mengikuti rutin ibadah agama Kristen di Gereja2 tertentu?

      Rob:
      Sangat-sangat sulit. Anda pada akhirnya akan membentuk komunitas. iya kan?
      satu dua orang berkumpul karena persamaan yang ditemukan pada akhirnya perlu identitas.
      -----------------

      6. dan yang terakhir : bisakah saya percaya kepada Yesus jika bahkan terhadap Alkitab yang sudah banyak versinya itu saya masih ragu? bisa dijelaskan bagaimana mekanismenya? Saya tidak sedang mencari pembenaran, sebab saya sendiri tidak pernah merasa diri benar, dan tidak pernah merasa menemukan kebenaran di mana pun. Thanks jika bersedia menjawab.

      Rob:
      Belum bisa, namun anda harus memulai mencari, kalau anda tidak bergerak anda tidak mendapatkan apa-apa. Ada prinsip dalam situasi krisis "bergerak anda selamat".
      Tidak ada cara instant untuk memperoleh kebenaran tentang ajaran yesus. Jika anda ragu, periksa dan lihat fakta yg disodorkan kedua kutub itu tanpa berpihak sebagai langkah awal tentunya.

      salam

      Delete
    3. Salam kenal Sdr Ivan,

      izinkan saya menjelaskan hal2 berikut ini:

      Sdr berkata, Saya tidak setuju dengan frase Pak Awi diatas sebab terlihat abingu yaitu pada frase: "Alternatif lain jika tidak beroleh hidup kekal adalah neraka!." Saya menganggap Pak Awi mengkontraskan kehidupan kekal dalam kristus dengan hukuman neraka (siksaan kekal).
      Hal ini jelas abingu sebab menurut subjek yg dimaksud Pak Awi bukankah anda juga tetap hidup kekal walaupun dalam siksaan neraka?


      Anda benar. Agar tidak ambigu, saya koreksi. Saya meyakini ketika manusia mati, tubuhnya secara fisik memang tidak berfungsi tetapi rohnya tidak musnah. Jadi maksud saya adalah hidup kekal ini di sini tentunya hidup bersama-sama dng Kristus (Yoh. 14:1-7). Sedangkan binasa kekal adalah hidup tidak bersama-sama dng Kristus alias di hukum dalam neraka.

      Salam kasih Kristus

      Delete
    4. Pak Awi,
      Masih saja abingu pak. Coba pikir ulang...menurut anda apa definisi mati ?
      Silahkan anda search dimedia ilmiah manapun.

      Alkitab mengajarkan kehidupan kontra kematian, upah dosa adalah maut(habis/selesai).
      Hal ini sesuai dengan definisi kematian secara ilmiah bukan? bandingkan ayat ini:  
      "Sebab yang hidup sadar bahwa mereka akan mati; tetapi orang mati, mereka sama sekali tidak sadar akan apa pun, dan tidak ada upah lagi bagi mereka, karena kenangan akan mereka telah dilupakan"-penghotbah 9:5

      "Engkau [akan] kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.”—Kejadian 3:19


      Anda tulis: "Sedangkan binasa kekal adalah hidup tidak bersama-sama dng Kristus alias di hukum dalam neraka"

      Tetap saja abingu Pak, anda belum menemukan kontra argumen dari kehidupan kekal, sebab hasilnya adalah sama-sama kehidupan kekal, hanya yang satu hidup kekal bahgia bersama kristus sedangkan yang lain hidup kekal tersiksa di neraka.

      Juga ada kesalahan logika pada definisi "binasa kekal adalah hidup....", apa yang masih bersisa dari binasa kekal Pak? kenapa masih ada hidup? Ini sama saja dengan tidak binasa dong Pak. Argumentasi anda gugur dengan sedirinya alias kontradiksi.

      Alkitab dari ayat yang saya kutib tadi jelas menunjukkan kehidupan kontra kematian, dari ada menjadi tidak ada ( seperti arti 0 dan 1 dalam fisika)

      Bukti ilmiah tidak mendukung adanya kesadaran setelah seseorang mati.

      Lagipula, apakah adil menyiksa anggaplah saya yang adalah penjahat sejak muda sampai meninggal (30 thn profesi perampok tidak bertobat) dengan hukuman penyiksaan kekal?
      Silahkan dipikir ulang Pak...


      Salam

      Delete
    5. Dear Sdr Ivan,

      Saya percaya bhw ini bukanlah ambigu tetapi beda pemahaman Alkitab antara saya dng Anda.

      Anda berpikir bhw definisi mati adalah terbukti secara ilmiah yaitu musnah agak terlalu naif karena hal-hal yg ilmiah hanya mampu menjelaskan hal-hal yg kelihatan. Bagaimana dng hal-2 yg rohani, misalnya metafisika seperti alam roh, hantu-2? Apakah secara ilmiah bisa dibuktikan?

      Menurut saya definisi mati telah saya jelaskan yaitu "Saya meyakini ketika manusia mati, tubuhnya secara fisik memang tidak berfungsi tetapi rohnya tidak musnah" jd bagi saya ketika bicara Kej 3:19, tubuh fananya yg akan kembali menjadi debu/tanah sebaliknya rohnya kembali kepada Allah (Pkh. 12:7)

      Anda menyebut Pkh 9:5. Tetapi ini tidak membuktikan bhw jiwa tidak tahu apa-2 (sadar) hanya tubuhnya tidak tahu apa-2. Bagi saya memang ketika manusia itu mati ia tidak sadar dan tahu apapun juga secara tubuh/fisik, misalnya tubuhnya dibakarpun ia tidak akan merasakan apa-2 jadi kalau orang mati ya memang ia tidak bisa merasakan apapun juga akan tubuhnya karena antara tubuh dan rohnya telah terpisah (Pky. 12:7)

      Saya percaya ada 3 jenis kematian. Pertama, kematian fisik, atau keterpisahan jiwa dari tubuh seperti penjelasan di atas.

      Ke-2, Alkitab mengajarkan ada kematian rohani. Ini memisahkan jiwa dari Tuhan, kondisi orang belum percaya dimana Paulus berkata kalau mereka semua “mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu” (Efs 2:1), dan “jauh dari hidup persekutuan dengan Allah” (Efs 4:18).

      Ke-3, ada kematian kekal atau terpisah selamanya dari Tuhan. Semua yang menderita kematian kekal ada dalam keadaan sadar, tapi “akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya” (2 Tes 1:9), mereka “akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua” (Why 21:8).

      Menjawab argumen Anda tentang penjahat yg dihukum kekal. Ijinkan saya menjawabnya gini: Misalnya Anda tamasya dng istri & bayi umur 9 bln. Dlm perjalanan, Anda ngantuk & memejamkan mati 1 menit dan naasnya terjadi tabrakkan. Akibatnya anak Anda buta & lumpuh total dan ia dpt hidup selama 60 thn. Menurut Anda; apakah adil kesalahan 1 menit tp anak menderita selama 60 thn? Masalah keadilan tidak dpt dihitung berdasarkan berapa lama orang itu berbuat jahat & tidak mau bertobat. Pertanyaannya adalah apakah ia mau bertobat utk beroleh hidup kekal bersama-2 Tuhan atau hidup kekal terpisah dari Tuhan.

      Saya tahu Anda ingin memberi argumen akan pernyataan saya. Tapi tolong tahan dulu jangan dikomentari ya. Kita selesaikan di thread yg satunya lagi dulu. Setelah itu selesai kita selesaikan yg ini

      Salam

      Delete
    6. Pak Awi,
      Maaf saya memilih menjawab ini dulu.

      Awi wrote:
      "Anda berpikir bhw definisi mati adalah terbukti secara ilmiah yaitu musnah agak terlalu naif karena hal-hal yg ilmiah hanya mampu menjelaskan hal-hal yg kelihatan. Bagaimana dng hal-2 yg rohani, misalnya metafisika seperti alam roh, hantu-2? Apakah secara ilmiah bisa dibuktikan?"

      Rob:
      Tidak naif Pak, sebab bagaimana caranya anda mengetahui yang tidak kelihatan? dengan membaca alkitab saja? mengabaikan sains? justru disini naifnya terlihat. Sains mampu menjangkau hal-hal yang dulu disebut tidak kelihatan, iya kan?

      Bagi saya alkitab tidak memandang bahwa roh, hantu2, surga adalah hal-hal yang non ilmiah. Jadi jika anda tanya apakah hal-hal tadi dapat dijelaskan secara ilmiah, kenapa tidak?

      Roh (ru'akh) memiliki arti daya, tenaga ,energi.
      Tuhan, Malaikat dan hantu2: Eksistensi bentuk keberadaan lain dialam semesta ini.
      Membuktikan Tuhan? sederhana, hukum ketiadaan absolut.
      ---------------

      Awi wrote:
      "Menurut saya definisi mati telah saya jelaskan yaitu "Saya meyakini ketika manusia mati, tubuhnya secara fisik memang tidak berfungsi tetapi rohnya tidak musnah" jd bagi saya ketika bicara Kej 3:19, tubuh fananya yg akan kembali menjadi debu/tanah sebaliknya rohnya kembali kepada Allah (Pkh. 12:7)"

      Rob:
      Saya tidak menentang bahwa setiap mahluk hidup indentik dengan daya hidup(ru'akh), dengan demikian benda mati tidak memiliki itu.
      Saya juga setuju bahwa daya hidup itu kembali kepada Allah. Tapi tidak dijelaskan oleh penulis kitab penghotbah bahwa daya hidup yang kembali kepada Allah adalah memiliki kemampuan untuk mengingat apapun atau berpikir apapun (penghotbah 9:5;12:7).
      Mari kita berpikir ulang, jika maksud penulis ayat-ayat ini bahwa daya hidup (roh) yang keluar ketika mati juga dapat/masih memiliki kemampuan untuk mengingat apapun/berpikir apapun maka kita akan mendapati bahwa ide utama ayat2 itu menjadi inkonsistensi.

      Nah saya tunjukkan contoh ayat yang menunjukkan secara lengkap ide tubuh dan roh sekaligus.
      Mazmur 146:3,4: "Janganlah percaya kepada para bangsawan,
      Ataupun kepada putra manusia, yang padanya tidak ada keselamatan. Apabila rohnya keluar, ia kembali ke tanah;Pada hari itu lenyaplah segala pikirannya".
      Jelas bukan?, ide utamanya tetap konsisten, sebab frase "lenyaplah segala pikirannya" terkait dengan frase "apabila rohnya keluar".
      Jika penulis Mazmur mengaminkan bahwa roh yang keluar itu tetap masih memiliki pikiran tentu menimbulkan kontradiksi, sebab frase "segala" ternyata bukan "segala" alias abingu.

      Definisi mati rohani saya setuju yaitu keterpisahan dari persekutuan dengan Allah.
      ....bersambung....

      Delete
    7. Lanjutan....

      Awi wrote:
      "Ke-3, ada kematian kekal atau terpisah selamanya dari Tuhan. Semua yang menderita kematian kekal ada dalam keadaan sadar, tapi “akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya” (2 Tes 1:9)mereka “akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua” (Why 21:8)."

      Rob:
      Anda sebut "semua yang menderita kematian kekal ada dalam keadaan sadar". Bagaimana seseorang dikatakan menderita padahal dia dalam keadaan kematian kekal? Ini artinya tidak mati kekal dong Pak.
      Ayat yang anda kutib yaitu 2 tes 1:9 tidak menunjukkan ide apapun bahwa orang-orang yang dimaksud akan disiksa selama-lamanya, justru mendapatkan kebinasaan selama-lamanya.

      Frase "api dan belerang" digunakan sebagai bahasa lambang dari kematian kekal.
      Bahwa ”lautan api dan belerang” tidak mungkin tempat siksaan aksara. (Wahyu 19:20) Jika Setan harus menderita siksaan yang hebat di sana untuk selama-lamanya, Yehuwa Allah harus membuatnya tetap hidup. Padahal kehidupan adalah suatu karunia, bukan hukuman.

      Kematian adalah hukuman untuk dosa, dan menurut Alkitab, makhluk-makhluk yang mati tidak merasa sakit. (Roma 6:23; Pengkhotbah 9:5, 10) Selain itu, belakangan kita membaca bahwa kematian itu sendiri, bersama dengan Hades, dicampakkan ke lautan api dan belerang yang sama ini. Memangnya kematian dan Hades dapat menderita rasa sakit!—Baca Wahyu 20:14, jelas ini adalah lambang.

      ..bersambung...

      Delete
    8. Lanjutan...

      Awi Wrote:
      "Menurut Anda; apakah adil kesalahan 1 menit tp anak menderita selama 60 thn? Masalah keadilan tidak dpt dihitung berdasarkan berapa lama orang itu berbuat jahat & tidak mau bertobat". Pertanyaannya adalah apakah ia mau bertobat utk beroleh hidup kekal bersama-2 Tuhan atau hidup kekal terpisah dari Tuhan.

      Rob:
      Memangnya si Ayah mau salahkan siapa? Tuhan! (karena takdirNYA?)
      Anda bertanya "adil kah kesalahan 1 menit anak menderita 60 thn?"
      Saya harus bertanya kepada siapa adil tidak nya Pak? Tuhan! Lho yang salah si Ayah kok Tuhan yang disalahkan.

      Kalau kita paksakan juga tanya ke Tuhan soal adil tidaknya kasus ini, kira-kira dia mau menjawab apa? Tidak adil atau Adil? Kalau Tuhan menjawab tidak adil, saya sebagai siAyah akan berkata " ya udah tolong bereskan Tuhan..kan ini takdirmu! Begitu Pak Awi?

      Nah,Kalau tuhan menjawab sudah adil, ya udah dong.. apa lagi yang mau di bahas?

      Lagi pula apa hubungannya subjek si ayah yang tertidur 1 menit dengan frase anda "apakah ia mau bertobat.."?
      Apakah anda memaksudkan orang yang sudah berobat tidak akan pernah lalai walaupun 1 menit saja? Anda sudah/sedang menjalaninya? wah..wah ..ada ada aja Pak Awi nih.

      Problem yang saya angkat adalah seseorang dihukum dalam siksaan kekal(saya yakin anda paham arti kekal) padahal dia berbuat jahat hanya 30 thn.

      Lihat ayat2 berikut:
      Yeremia 7:30-31
      "Sungguh, orang Yehuda telah melakukan apa yang jahat di mata-Ku, demikianlah firman TUHAN, telah menempatkan dewa-dewa mereka yang menjijikkan di rumah yang atasnya nama-Ku diserukan ini untuk menajiskannya.
      Mereka telah mendirikan bukit pengorbanan yang bernama Tofet di Lembah Ben-Hinom (gehena-yunani) untuk membakar anak-anaknya lelaki dan perempuan, 'suatu hal yang tidak pernah Kuperintahkan dan yang tidak pernah timbul dalam hati-Ku'

      Jelas bukan?, Bahwa Allah Israel bahkan tidak pernah terpikir untuk membakar hidup-hidup atau menyiksa orang dalam api.

      Kalau Pak Awi masih tidak terima juga begini saja, panjatkan doa dalam bilik tertutup yang paling dalam di rumah pak awi dan tanyakan kepada Allah:
      Tuhan, mengapa engkau berubah? mengapa awalnya engkau katakan "tidak pernah perintahkan bahkan timbul dalam hatiku" kok sekarang engkau berubah "membakar/menyiksa orang hidup2 dalam api neraka"? Dimana konsistensi Mu Ya Tuhan?

      Bisa jadi Tuhan yang salah atau PAk Awi yang salah, silahkan dijawab dalam hati yang dalam.

      Salam


      Delete
    9. Dear Sdr Ivan,

      Terima kasih atas jawabannya.

      Jika Anda perhatikan bagaimana cara blog ini di desain maka jelas ada perbedaan yg mencolok dng blog-blog lain yaitu yg membahas dlm sisi doktrin, misalnya apa Yesus adalah Allah atau suatu allah, jiwa berkematian atau tidak, hidup di bumi atau di surga dan lain-lain. Sebaliknya, saya tidak. Mengapa? Karena saya tidak menganggap penting hal-hal doktrin ketika berdiskusi dng SSY. Bagi saya apa yg nampak perdebatan teologis hanyalah dipermukaan saja karena semuanya berdasarkan tafsiran; yaitu bagaimana cara kita memandang dan memahami ayat-ayat Alkitab. Tafsiran bisa salah. Buktinya organisasi mengubah-ubah doktrinnya, bukan?

      Oleh karena itu, saya minim mendiskusikannya dng SSY, karena intinya bukan masalah doktrin. Untuk memahami konsep atau pola pikir saya ini, silahkan klik di sini dan di sini

      Jadi, bagi saya; yg mengikat Sdr Ivan adalah keterikatan kepada organisasi, bukan kepada Alkitab, Allah ataupun Yesus Kristus. Saya percaya meskipun Sdr mengatakan bhw Sdr 100% percaya kepada pernyataan Alkitab tetapi ketika ajaran SSY mutlak bertentangan dng Alkitab, maka Anda tetap akan memilih ajaran SSY dibandingkan Alkitab. Tentunya Sdr akan bersikukuh mengatakan bahwa Sdr percaya kepada Alkitab. Nah, marilah kita buktikan dng mendiskusikannya di Kehadiran Kristus 1914 Dan Keruntuhan Yerusalem 607

      Harapan saya adalah ketika kita mendiskusikannya dng santai saja (di tengah-2 kesibukan kita dng dunia sekuler) kasus per kasus agar tidak melenceng atau tidak fokus. Kita bisa mendiskusikannya beberapa bulan, saya rasa tidak apa-2, tentunya jika Sdr bersedia. Ya, saling sharing pemahaman.

      Setelah diskusi di link tsb selesai dan Anda puas akan hasilnya. Kita bisa melanjutkannya mengenai topik ini.

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
    10. Pak Awi, berikut tanggapan saya setelah anda.

      Awi Wrote:
      Terima kasih atas jawabannya.
      Jika Anda perhatikan bagaimana cara blog ini di desain maka jelas ada perbedaan yg mencolok dng blog-blog lain yaitu yg membahas dlm sisi doktrin, misalnya apa Yesus adalah Allah atau suatu allah, jiwa berkematian atau tidak, hidup di bumi atau di surga dan lain-lain. Sebaliknya, saya tidak. Mengapa? Karena saya tidak menganggap penting hal-hal doktrin ketika berdiskusi dng SSY. Bagi saya apa yg nampak perdebatan teologis hanyalah dipermukaan saja karena semuanya berdasarkan tafsiran; yaitu bagaimana cara kita memandang dan memahami ayat-ayat Alkitab.

      Rob: Pak Awi, saya tidak akan menjawab kalau anda tidak melempar kontra argumentasi. Dari awal terlihat jelas bahwa anda menguraikan dengan cukup komprehensif tentang doktrin kematian termasuk ayat2 pendukungnya sampe ada 3 definisi kan?-Nah kalau sekarang anda tidak berminat karena menganggap tidak penting lagi, ya.. mbo ya diomongin dari awal Pak..biar saya gak capek-capek nulis dan menerangkan.
      Soal tafsiran ajaran-ajaran dogma yg kita bicarakan sekarang..ya silahkan tentukan sendiri mau yang mana…kewajiban saya hanya menjawab pertanyaan/argumentasi secara logis. Organisasi SSY tidak pernah memaksa kami untuk menjadi SSY.
      -------------------

      Awi Wrote: Tafsiran bisa salah. Buktinya organisasi mengubah-ubah doktrinnya, bukan?

      Rob:Ya benar, tafsiran boleh salah dan organisasi SSY memang terus bergerak untuk berubah jika salah. Contoh:Dulu kami merayakan Natal, Paskah, memakai Salib dan lain-lain hampir tidak beda dengan kristen kebayakan, tapi seraya kami terus mengkaji dan menyelidiki alkitab kami melihat ajaran2 tersebut harus ditinggalkan. Begitu juga soal aturan moral. Dulu kami membiarkan pelaku-pelaku amoral tidak bertobat bergaul di sidang, perokok tidak dipecat/didisiplin, sekarang? No!, siapapun yang tidak meninggalkan kebiasaan2 dosa serius silahkan angkat kaki dari SSY alias dipecat! Tidak pandang bulu, ras ,etnis & kelas.
      Nah,Sekarang anda lihat Gereja-gereja susunan Kristen? Bagaimana dng mereka? Silahkan dijawab dalam hati yang dalam. Objektifitas dapat berada di tangan anda jika anda mau, bandingkan SSY vs Susunan Kristen.

      Ada kutiban ayat yg bagus tentang perubahan organisasi kami: “Jalan orang benar seperti cahaya fajar sampai rembang tengah hari”. Kami belum mengklaim bahwa kami sudah rembang tengah hari. Tapi kami terus bergerak meninggalkan apa yang salah, yang sangat sulit diakukan oleh agama agama lain.
      ---------------

      Awi Wrote:
      Oleh karena itu, saya minim mendiskusikannya dng SSY, karena intinya bukan masalah doktrin. Untuk memahami konsep atau pola pikir saya ini, silahkan klik di sini dan di sini

      Rob: Tapi kita sudah terlanjur diskusi Pak, beda klo dikasih tau dari awal....ya..dilihat positifnya saja deh. Saya tidak meminta anda mengaminkan doktrin yg kita bahas diatas ..tidak..sebab itu bukan urusan saya. Pilihan ada ditangan masing-masing. Nti saya pelajari linknya ya…..
      ..bersambung....

      Delete
    11. ..lanjutannya...
      Awi wrote:
      Jadi, bagi saya; yg mengikat Sdr Ivan adalah keterikatan kepada organisasi, bukan kepada Alkitab, Allah ataupun Yesus Kristus. Saya percaya meskipun Sdr mengatakan bhw Sdr 100% percaya kepada pernyataan Alkitab tetapi ketika ajaran SSY mutlak bertentangan dng Alkitab, maka Anda tetap akan memilih ajaran SSY dibandingkan Alkitab. Tentunya Sdr akan bersikukuh mengatakan bahwa Sdr percaya kepada Alkitab. Nah, marilah kita buktikan dng mendiskusikannya di Kehadiran Kristus 1914 Dan Keruntuhan Yerusalem 607

      Rob: Sudah saya jawab di thread itu..monggo ditanggapi Pak. Soal keyakinan anda bahwa saya lebih berpegang kepada organisasi 100% dari pada Alkitab sangat keliru! . Sudah saya jawab disana bahwa Organisasi SSY tidak pernah mengklaim sempurna.
      Apakah karena problem 607 atau 583 menyebabkan saya harus keluar dari organisasi SSY? Harus gitu? Sudah saya jawab disana bahwa kami adalah siswa-siswa alkitab, artinya perbedaan pandangan adalah biasa. Jangankan BP SSY, badan penatua saja di sidang bisa berbeda pandangan. Bagaimana menyelesaikannya? Roh kesabaran dan kelemah lembutan.
      Kelihatannya Pak Awi maunya kami harus tidak boleh salah…iya begitu Pak?
      -----------------------------

      Awi wrote:
      Harapan saya adalah ketika kita mendiskusikannya dng santai saja (di tengah-2 kesibukan kita dng dunia sekuler) kasus per kasus agar tidak melenceng atau tidak fokus. Kita bisa mendiskusikannya beberapa bulan, saya rasa tidak apa-2, tentunya jika Sdr bersedia. Ya, saling sharing pemahaman.

      Rob: Ya setuju Pak Awi. Prinsipnya kita bertukar pikiran sebab jika sudah sama apanya yang mau ditukar?


      Salam

      Delete
    12. Dear Sdr Ivan,

      Maaf ya seperti yang saya katakan, saya tidak akan menanggapi dulu komentar Anda di thread ini sebelum kita selesaikan di thread ini

      Dan tolong jangan berkomentar di artikel-2 lainnya karena tidak akan saya tayangkan kecuali kita selesaikan dulu di thread yg saya minta Anda menyelesaikannya.

      Saya sungguh ingin membahasnya secara fokus, satu per satu sehingga pada akhirnya ada penyelesaian.

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  15. Salam buat Mr. Vaio
    akhirnya saya menemukan orang yg sependapat dengan saya, bahwa semua agama itu salah...
    untuk Mr. Awi,
    untuk menjelaskan Tri Tunggal harus seribet itukah? Apakah anda pikir semua manusia itu cerdas seperti anda? Bagaimana anda dpt memenangkan banyak jiwa jika penjelasannya seribet itu? Apakah di Alkitab ada penjelasan seperti itu? Yang mudah jangan dibikin sulit. Ingat! Tujuan mempelajari pengetahuan tentang Allah adalah untuk memberitakan Injil ke semua orang..., sekarang buktikan dulu di lapangan, dengan penjelasan yg ribet tentang tri tunggal, berapa banyak jiwa non kristen yg dpt anda menangkan, door to door ya...., bukan online.

    Saya pernah belajar dengan SSY selama 5 thn.saya tahu kesalahannya dimana, bkn spt yg anda jelaskan sebelumnya
    1. SSY benar dalam hal tri tunggal
    2. Watch Tower yg sekarang, tdk sama seperti para pendahulunya, Charles T Russell. Yg sekarang ini berani-beraninya mengaku sebagai bagian dari 144000 orang yg dimeteraikan.
    3. Kesalahan SSY yg paling fatal adalah pada thn 1991 mereka mendaftarkan diri sebagai NGO (Non Provit Organization) yg berada di bawah naungan PBB, yg notabene adalah musuh dari ANAK DOMBA menurut tafsiran mereka.
    persyaratan untuk mjd anggota NGO adalah mengakui dan mendukung Piagam PBB (akhirnya menelan ludah sendiri). Tujuan mrk menjadi anggota NGO adalah untuk mendapatkan akses masuk ke Perpustakaan PBB, yg dikenal sebagai perpustakaan paling lengkap di dunia. Informasi di dalam majalah Sedarlah berasal dari perpustakaan PBB. Hal inilah yg membuat para anggotanya keluar, karena para kaum terurap sdh menjalin hubungan dengan musuh Anak Domba. Sempat dimuat di Guardian Newspaper, silahkan di googling.
    Saya pernah menanyakan masalah ini langsung ke kantor pusat SSY di jakarta, dan jawabannya....." kami baru tahu mengenai hal ini" dan untuk penjelasan selanjutnya malah dilemparkan ke SSY Balikpapan, tempat dimana saya belajar bersama mereka. Di Balikpapan pun tdk seorangpun yg tahu tentang masalah itu. Alih-alih memberikan jawaban malah saya dituduh sebagai penyusup.
    4.main-main di blog saya, baca artikel tentang 666
    harley1608.wordpress.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sdr Harley,

      Terima kasih atas komentarnya.

      Sdr tulis, "semua agama itu salah"

      Silahkan klik di Apakah Kekristenan Sebuah Agama untuk mengerti pemahaman saya ttg agama.

      Sdr tulis, "untuk menjelaskan Tri Tunggal harus seribet itukah? Apakah anda pikir semua manusia itu cerdas seperti anda? Bagaimana anda dpt memenangkan banyak jiwa jika penjelasannya seribet itu?"

      Ada bbrp hal yg perlu Anda pahamkan, yaitu Pertama, untuk memenangkan jiwa-jiwa tidak perlu dijelaskan ttg doktrin Tritunggal krn pemahaman doktrin ini tidak menyelamatkan. Tidak ada satupun pernyataan Alkitab yg menyatakan bhw memahami doktrin ini dapat menyelamatkan.

      Untuk memenangkan jiwa-jiwa yg dibutuhkan adalah mendengar Injil sejati yg berdasarkan Alkitab, bukan penjelasan ttg Tritunggal. Apa Injil itu, silahkan klik Saksi Yehuwa: Pemberita Injil Sejati Atau Palus. Setelah seseorang memahami Injil barulah ia dapat datang kepada Kristus seperti yg saya jelaskan dlm artikel Apakah Kekristenan Sebuah Agama

      Kedua, Alkitab sendiri menyatakan bhw ada hal-hal yg sulit dipahami (2 Pet 3:15-16). Ketika berbicara ttg Tritunggal adalah tentang hakekat/esensi Allah yg Maha Kuasa sebagai pencipta. Saya meyakini bhw jika kita dapat memahami Allah sepenuhnya, maka jelas apa yang kita pahami bukanlah Allah Sang Pencipta krn mustahil ciptaan mampu memahami sang Pencipta.

      Sdr berkata, sekarang buktikan dulu di lapangan, dengan penjelasan yg ribet tentang tri tunggal, berapa banyak jiwa non kristen yg dpt anda menangkan, door to door ya...., bukan online

      Anda telah membatasi pekerjaan Allah, seolah-olah Allah tidak mampu bekerja melalui dunia maya. Fakta berbicara sebaliknya. Sebagai contoh seorang Saksi Yehuwa yg bernama I-One telah bertobat dng membaca blog ini, silahkan klik di sini untuk buktinya. Juga ada orang-2 yg bernama Ibu Ina, Yuli dkk yg sedang PAR dng SSY berhenti mengikuti ajaran SSY setelah membaca blog ini. Silahkan klik di sini utk buktinya.


      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  16. Om Awi,
    Putri baru membaca komentar dr Om Harley, ternyata banyak jga Saksi yg belum tau klo WTS bergabung dgn PBB...
    klo begitu di ***i inc dan ***** *****s mereka juga belum tau donk....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sdri Putri

      Putri benar, tidak banyak SSY yg tahu mengenai bergabungnnya MP dng PBB karena pada prinsipnya MP tidak merekomendasikan SSY browsing internet. Ketika berjumpa langsung dng SSY pun saya sampaikan hal ini. SSY (bahkan penatuanya) tidak tahu. Jangankan PBB, sebagian besar SSY tidak tahu bhw dulunya mereka menggunakan salib, organisasi SSY pernah bernubuat kiamat dll masa gelap MP. Jd kesimpulannya, seseorang menjadi SSY krn ia tidak tahu apa-2 ttg sejarah SSY yg sebenarnya. Jd tugas kita sebagai orang Kristen memberikan informasi yg sebenarnya ttg organisasi SSY kepada sebanyak mungkin orang agar orang Kristen tidak disesatkan dan terjebak.

      Demikian juga dng masalah ***i inc dan ***** *****s.

      Saat ini saya belum dapat membahas isu ***i inc dan ***** *****s krn dalam perspektif kultus karena informasinya sangatlah minim.

      Ketika saya membuat sebuah artikel, saya harus mampu mempertanggungjawabkannya secara iman dan berdasarkan kebenaran. Jadi informasinya harus solid tidak bisa hanya berdasarkan informasi yg minim.

      Mudah-2an Putri paham akan hal ini.

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  17. AWI menulis : Dear Sdr Harley, Terima kasih atas komentarnya. Sdr tulis, "semua agama itu salah" Silahkan klik di [Apakah Kekristenan Sebuah Agama untuk mengerti pemahaman saya ttg agama].

    Itu mah bukan jawaban dari argumen sdr.Harley. Coba saya bantu perjelas argumentasi dari sdr.Harley : Salam buat Mr. Vaio, akhirnya saya menemukan orang yg sependapat dengan saya, bahwa semua agama itu salah.

    Sekarang saya ingin bertanya, apakah sdr.AWI sependapat dengan sdr.Harley dan sdr.VAIO bahwa semua agama itu salah??? Ya atau Tidak?

    Jika tidak sependapat maka coba sebutkan agama apa, atau denominasi apa atau sekte apa yang tidak salah itu? dan tolong dijawab secara langsung 'to the point' ya, jangan muter-muter lagi.


    Reinhard

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan pembaca melihat jawabannya di sini

      Delete
  18. Tritunggal bukan monoteisme.

    Coba pakai hikmat. Jika hanya hakekat saja yang esa, tidak merobah kenyataan ada 3 Allah.

    Manusia mempunyai hakekat yang sama. Artinya bisa juga manusia disebut sebagai satu hakekat. Tetapi, apakah 3 pribadi manusia yang sehakekat itu disebut monoperson? Tidak bukan?

    3 pribadi manusia itu disebut triperson, atau juga bisa disebut sebagai polyperson.

    Kita diberi hikmat dan kebenaran oleh Allah. Tritunggal itu polyteisme.

    Sebelum mengkritik, PERTIMBANGKANLAH!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear MJ

      Sebelum Anda berkomentar, apakah sudah minum obat pusing atau darah tinggi?

      Di sini Anda berkat:

      Allah itu bukan Mahahadir, tetapi Mahatahu.
      Segala sesuatu yang diperbuat Allah, dilakukan melalui Pengantara. Lihat Gal 3:20.


      Jelas Anda bukan seorang Saksi Yehuwa tetapi penganut bidat lainnya karena memiliki doktrin sesat percaya Allah mahahadir tetapi tidak mahatahu. Silahkan kunjungi teolog terdekat ya utk mendiskusikan masalah Anda.

      Sekarang Anda berkata:

      Manusia mempunyai hakekat yang sama. Artinya bisa juga manusia disebut sebagai satu hakekat. Tetapi, apakah 3 pribadi manusia yang sehakekat itu disebut monoperson? Tidak bukan?

      Manusia memang memiliki hakekat yang sama dng manusia lainnya tetapi tidak satu hakekat (se hakekat)!

      Hakekat saya sebagai manusia sama dengan hakekat Anda sebagai manusia tetapi jelas hakekat kita tidak satu! Jadi kesimpulan Anda "bisa juga manusia disebut sebagai satu hakekat" sangat SALAH. Yang benar adalah 2 pribadi dengan 2 hakekat yang sama yaitu saya dan Anda.

      Anda berkata, "3 pribadi manusia itu disebut triperson, atau juga bisa disebut sebagai polyperson"

      Jawaban saya benar. 3 pribadi dengan 3 hakekat yang sama jadi bisa disebut triperson atau polyperson.

      Sebaliknya, doktrin Trinitas mengajarkan 3 Pribadi memiliki SATU hakekat yang sama. Jadi Tritunggal bukan polyteisme

      Sekali lagi Anda benar bahwa Allah memberi kita hikmat dan kebenaran, jadi tolong Anda pakai sebelum berkomentar.

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
    2. yang jelas dong ngasih argumen!

      manusia itu punya hakekat yang sama atau tidak. konsisten.

      Delete
    3. Dear MJ

      Apakah Anda sudah berkunjung ke pendeta atau teolog terdekat sebelum berkomentar seperti yg saya sarankan?

      Anda berkata:

      manusia itu punya hakekat yang sama atau tidak. konsisten.

      Jawaban Awi:

      Saya jelas mengatakan seperti di atas yaitu:

      Manusia memang memiliki hakekat yang sama dng manusia lainnya tetapi tidak satu hakekat (se hakekat)!

      Hakekat saya sebagai manusia sama dengan hakekat Anda sebagai manusia tetapi jelas hakekat kita tidak satu! Jadi kesimpulan Anda "bisa juga manusia disebut sebagai satu hakekat" sangat SALAH. Yang benar adalah 2 pribadi dengan 2 hakekat yang sama yaitu saya dan Anda.

      Anda renungkan ya pernyataan saya. Kata "sama" tidaklah sama artinya dengan kata "satu". Bingung? Gitu aja koq repot :-)

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  19. SSY itu cuman berdasarkan logika. Inget neraka diciptakan untuk SETAN. SETAN ingin manusia masuk neraka bersamanya. Saya sangat mendukung pendapat saudara awi. Tuhan Yesus Memberkati

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anonymous

      Untuk apa Setan di masukan ke Neraka ???

      Delete
  20. Begitulah bila tafsir yang dilakukan oleh manusia terlalu jauh, begitulah bila manusia merasa paling pintar menafsir kehendak Allah, Trinitas hanya sebuah pendapat manusia, pendapat kumpul2 konsili nicea. pendapat dari manusia2 yang tak luput dari kekhilafan, pendapat yang tidak disertai adanya kehadiran Roh Kudus, maka pendapat tersebut malah menjadi polemik sepanjang masa.

    ReplyDelete
  21. Kunci untuk memahami konsep tritunggal adl memahami terlebih dahulu Yesus adl Allah yg berinkarnasi, masuk kedalam sejarah manusia. Setelah paham, bukan berarti bisa menjelaskan kepada semua orang, karena, tidak ada satu pun contoh benda yg dapat mewakili konsep tritunggal.

    Sebatang kapur yg dipotes mjd 3bagian & dpt disambung kembali tidak cocok utk menggambarkan tritunggal. Segelas kopi manis, ada unsur air, gula, &kopi juga tidak tepat menggambarkannya. Seorang pria 40th yg berstatus bapak (krn punya bbrp anak) sekaligus berstatu sbg suami, & sekaligus berstatus sbg anak (krn bapaknya 70th msh hidup) jg belum tepat mewakili tritunggal. Semua baru mendekati

    Perhatikan ilustrasi berikut: seorang ibu mengatakan pd anaknya 10th "nak, ibu mencintaimu". Si anak tdk paham konsep cinta seorang ibu krn ia sering jg dimarahi ibunya. Si ibu pasti paham cintanya pd si anak ttp sulit menjelaskannya pd si anak dgn kata2. Pertama perbedaan usia, yg kedua tdk ada cukup benda yg bisa menggambarkan cinta seorang ibu, krn cinta abstrak, apakah cukup dgn krn ibu memberi makan, mencucikan baju, memberi uang jajan, dll?

    Jika orang sdh paham tritunggal, mk jk disodori ratusan ayat koleksi ssy sekalipun, tdk akan goyah, krn si jahat ssy merendahkan Yesus serendah-rendahnya, mempermalukanNya dgn klaim telah menginspeksi, melantik, mengurapi nabi PALSU.

    Camkanlah para saksi yg mempromosikan osiris, isis, anubis. Kalian adl agen kematian, yg dihisap organisasi kultus, menelan mentah2 artikel najis scr kasat mata digiring menuju neraka asli versi kitab suci dgn api abadi.

    Sadarlah!
    AS

    ReplyDelete
    Replies
    1. AWI,,
      bacalah kitab Yohanes. khususnya pasal 17.
      jika engkau bernalar dan semoga bernalar karna telah bisa menjelaskan kata kata sedemikan rupa. kamu pasti bisa mengerti kebenaran

      Delete
    2. Penjelmaan penghulu malaikat Mikhael sbg manusia tidak akan berani mengucapkan doa "...sama seperti Engkau, ya Bapa, didalam Aku dan Aku didalam Engkau..." & "...sama seperti Kita adalah satu...". Doa yg sedemikian hanya dapat diucapkan oleh 2pribadi yg sehakikat

      Mari bernalar: sekurangajar itukah malaikat bisa didalam Allah penciptanya? Sekurangajar itukah malaikat & Allah penciptanya adl satu kesatuan?

      Secara garis besar Yoh pasal 17 adl doa panjang terakhir yg didengar para murid. Disinilah Yesus menyatakan relasi Nya dgn Bapa sehakikat. Kata kuncinya "didalam". Di bumi tidak ada suatu benda yg bisa menggambarkan 2buah benda X dan Y, X didalam Y dan Y didalam X. Mis baterai & hape: baterai mungkin didalam hape, tapi hape mustahil didalam baterai

      Mohon dikoreksi jika ada yg salah
      Salam
      AS

      Delete
  22. Sederhananya begini:

    Anak kucing adalah ...?? Kucing.
    Anak sapi adalah ...?? Sapi.
    Anak manusia adalah ...?? Manusia.
    Anak Allah adalah ...?? Allah.

    Yesus adalah Anak Allah, maka Yesus adalah Allah.

    Yang membuat kucing lahir adalah ...?? Kucing.
    Yang membuat sapi lahir adalah ...?? Sapi.
    Yang membuat manusia lahir adalah ...?? Unta? Bukan! Manusia!
    Yang membuat Allah lahir adalah ...?? Allah.

    Roh Kudus yang membuat Yesus (Allah) lahir ke dalam dunia. Berarti Roh Kudus adalah ...?? Allah!

    ReplyDelete
  23. Dalam filsafat ada ajaran isi adalah kosong, kosong adalah isi. Ada yg bisa menerima konsep tsb, ada juga yg menganggap konsep itu tolol. Yang memahami sulit menjelaskannya kpd orang yg sejak awal anti filsafat.

    Untuk bisa paham Tritunggal harus membuang terlebih dulu konsep unitarian baru ada ruang diotaknya untuk diisi. Setelah itu bacalah sumber asli dari Yohanes sendiri, pada awalnya akan bingung. Itu pertanda anda masih dituntut lagi berpikir tidak dengan otak tapi gabungan otak dan hati (kalbu), kesadaran tertinggi yg pernah anda miliki. Maka lama kelamaan anda akan paham dengan sendirinya tapi tidak bisa diungkapkan dengan kata2, seperti seorang pria yg sedang kasmaran namun sulit mengungkapkannya pada si wanita. Penjelasan dari Yohanes ttg tritunggal sudah yg terbaik, tergamblang yg pernah ada.

    Isi adalah kosong, kosong adalah isi pun tidak butuh embel2 lagi. Satu paragraf penjelasanya hanya dipandang sbg pengantar saja.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  24. Unitarian memang cocok hanya pada era perjanjian lama. Allah Abraham, Ishak, dan Yakub adl Allah satu-satunya, & nabi adl hamba, utusan, messenger, jurubicara Allah.

    Benda2 unitarian sbg contohnya banyak. Podium juara1, 2, 3. Mobil mewah, mobil biasa, mobil-mobilan. Lantai atas, lantai tengah, lantai dasar, dll. Nah disinilah bahaya unitarian. Roh Kudus posisinya ada dimana? Pasti ditaruh paling bawah (kw3), dan ini sangat fatal. Yang sesederhana ini masa nggak paham. Kelemahan unitarian yg langsung terasa.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  25. Mengenai istilah tritunggal yg tidak terdapat di alkitab itu gampang. Contohnya Einstein menemukan suatu rumus, maka rumusnya diberi nama. Penyilang anjing menemukan jenis yg baru, maka hasil silangannya diberi nama. Ahli zoologi keluar masuk hutang nemu spesies baru, maka diberi nama. Astronom nemu galaksi, diberi nama. Demikian juga nama konsep Tritunggal. Rumus relativitas tidak dikritik, nama golden rettriever diterima baik, spesies abcd nggak apa2, galaksi xyz dianggap keren. Tapi kalau istilah Tritunggal kita disuruh SSY mencarinya dalam kitab suci.

    Salam
    AS

    ReplyDelete

Tolong SEBUTKAN Nama Atau Initial Anda saat memberi komentar agar memudahkan Mitra diskusi Anda mengidentifikasikan Anda.

Non Kristiani, mohon tidak memberi komentar.

Jika Anda ingin komentar, silahkan klik DI SINI DULU

.